Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pasca-badai Seroja pada April 2021 dan perilaku penangkapan ikan menggunakan bom mengakibatkan ekosistem terumbu karang rusak di seputar perairan Laut Sawu. Menilik kondisi tersebut, maka Yayasan Rumah Yapeka menginisiasi proyek penguatan komunitas lokal dalam restorasi atau transplantasi terumbu karang yang bakal dilaksanakan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun.

Kick off atau peluncuran proyek restorasi terumbu karang ditandai dengan pengguntingan pita bersama perwakilan Yapeka, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Pemerintah Desa Lifuleo, dan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dilaksanakan di Pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 8 Mei 2023.

Team leader Yayasan Rumah Yapeka, Picessylia Safiransi Anakay kepada Garda Indonesia menyampaikan, Yapeka telah mengembangkan ekosistem masyarakat pesisir sejak tahun 2020 dan menanam sekitar 1.000 fragmen terumbu karang.

“Salah satunya dibangun pusat informasi ekowisata yang memiliki kerangka Paus Pilot Sirip Pendek di Pantai Oesina,” terang Cessy panggilan akrabnya.

Yapeka sendiri, imbuh Cessy, telah masuk ke NTT (pulau Sumba) sejak tahun 2015 dengan mengembangkan proyek pengembangan rendah emisi. Kemudian, pada tahun 2020 dilakukan penanaman terumbu karang sekitar 0,4 hektare di pantai Oesina yang masuk ke dalam area perairan Laut Sawu.

Yapeka pun terus membangun kemitraan dan berkolaborasi dengan PLN UIW NTT dan Blue Partnership Action Fund dengan memberikan penguatan kepada komunitas lokal dalam proses restorasi terumbu karang yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja.

“Kami berharap komunitas lokal dapat melanjutkan kerja (restorasi terumbu karang) yang telah dimulai (dilakukan) Yapeka,” tandas Cessy.

Pada kesempatan sama, Wiyudha Pandu Laksana, S.Pi. sebagai Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Pertama dari BKKPN Kupang menyampaikan, ekosistem terumbu karang memelihara kualitas perairan sekitar, mengurangi erosi dan bahaya badai di wilayah pesisir, sebagai penghasil produksi ikan tertinggi dengan mendukung berbagai jenis ikan ekonomis penting.

Adapun jenis terumbu karang yang bakal ditanam bakal beragam jenis dan disesuaikan dengan jenis arus laut, dan hasil penelitian yang bakal dilakukan oleh Yapeka dan tim ahli.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Pria di Jepang Jadi Sorotan Buka Layanan Donasi Sperma

    Seorang Pria di Jepang Jadi Sorotan Buka Layanan Donasi Sperma

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Loading

    Namun ternyata mayoritas justru pasangan sesama jenis perempuan, disusul perempuan lajang yang ingin punya anak tanpa menikah.   Osaka | Belakangan ini, seorang pria berusia 38 tahun dari Jepang yang dikenal dengan nama Samaran Hajime mengegerkan publik usai ia menawarkan layanan donasi sperma dengan cara yang tak biasa seperti berhubungan seks langsung dengan kliennya. Selain […]

  • SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

    SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pembayaran gaji tenaga kontrak daerah Provinsi NTT (guru dan tenaga kependidikan / GTK) tahun anggaran 2024 berdasarkan arahan Pj. Gubernur Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC yang disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTT sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden Jokowi guna memberikan dukungan bagi kesejahteraan para pendidik termasuk guru honorer. Hal […]

  • Penjabat Wali Kota Kupang Serahkan Surat Keputusan 423 P3K

    Penjabat Wali Kota Kupang Serahkan Surat Keputusan 423 P3K

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang menghelat upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 51 Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI), pada Selasa pagi, 29 November 2022 di lapangan upacara kantor Wali Kota Kupang. Selaku Inspektur dalam upacara tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Kupang, […]

  • Pulihkan Papua, Panglima TNI & Kapolri Dapat Suport dari Lapisan Masyarakat

    Pulihkan Papua, Panglima TNI & Kapolri Dapat Suport dari Lapisan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pasca demo anarkis yang berujung ricuh di Jayapura, Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkantor di Papua sejak Senin, 2 September 2019. Memasuki hari ke-4, situasi Papua semakin kondusif, aman dan terkendali. Masyarakat sudah kembali beraktivitas normal, perekonomian warga berjalan lancar, dan situasi kembali aman. Namun […]

  • ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | ARRA Clinic sebagai wadah edukasi dan layanan kesehatan yang digagas oleh sepasang suami isteri yang berprofesi sebagai dokter yakni dr. Andree Hartanto,Sp.OG., dan dr Herawati Lianto melakukan road show edukasi kesehatan keliling Nusa Tenggara Timur. Mengambil konten ARRA Goes To Flobamora, (ARRA [=penggalan nama Andree dan Hera] dan merupakan akronim dari […]

  • Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “…jangan cepat menyalahkan pengusaha karena pengusaha tidak dilarang untuk mendapatkan untung, tentu saja pengusaha akan mencari bidang yang untungnya lebih banyak,” begitu kata Faisal Basri. Tentu kita setuju, bahwa insting pengusaha adalah cari untung. Mana ada pengusaha cari buntung? Kali ini kita pakai saja basis data (dari GAPKI) seperti yang disampaikan […]

expand_less