Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pasca-badai Seroja pada April 2021 dan perilaku penangkapan ikan menggunakan bom mengakibatkan ekosistem terumbu karang rusak di seputar perairan Laut Sawu. Menilik kondisi tersebut, maka Yayasan Rumah Yapeka menginisiasi proyek penguatan komunitas lokal dalam restorasi atau transplantasi terumbu karang yang bakal dilaksanakan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun.

Kick off atau peluncuran proyek restorasi terumbu karang ditandai dengan pengguntingan pita bersama perwakilan Yapeka, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Pemerintah Desa Lifuleo, dan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dilaksanakan di Pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 8 Mei 2023.

Team leader Yayasan Rumah Yapeka, Picessylia Safiransi Anakay kepada Garda Indonesia menyampaikan, Yapeka telah mengembangkan ekosistem masyarakat pesisir sejak tahun 2020 dan menanam sekitar 1.000 fragmen terumbu karang.

“Salah satunya dibangun pusat informasi ekowisata yang memiliki kerangka Paus Pilot Sirip Pendek di Pantai Oesina,” terang Cessy panggilan akrabnya.

Yapeka sendiri, imbuh Cessy, telah masuk ke NTT (pulau Sumba) sejak tahun 2015 dengan mengembangkan proyek pengembangan rendah emisi. Kemudian, pada tahun 2020 dilakukan penanaman terumbu karang sekitar 0,4 hektare di pantai Oesina yang masuk ke dalam area perairan Laut Sawu.

Yapeka pun terus membangun kemitraan dan berkolaborasi dengan PLN UIW NTT dan Blue Partnership Action Fund dengan memberikan penguatan kepada komunitas lokal dalam proses restorasi terumbu karang yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja.

“Kami berharap komunitas lokal dapat melanjutkan kerja (restorasi terumbu karang) yang telah dimulai (dilakukan) Yapeka,” tandas Cessy.

Pada kesempatan sama, Wiyudha Pandu Laksana, S.Pi. sebagai Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Pertama dari BKKPN Kupang menyampaikan, ekosistem terumbu karang memelihara kualitas perairan sekitar, mengurangi erosi dan bahaya badai di wilayah pesisir, sebagai penghasil produksi ikan tertinggi dengan mendukung berbagai jenis ikan ekonomis penting.

Adapun jenis terumbu karang yang bakal ditanam bakal beragam jenis dan disesuaikan dengan jenis arus laut, dan hasil penelitian yang bakal dilakukan oleh Yapeka dan tim ahli.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkopolhukam: “Papua dan Papua Barat Bukan Anak Tiri!”

    Menkopolhukam: “Papua dan Papua Barat Bukan Anak Tiri!”

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari, Garda Indonesia | Saat berada di Sorong, Menko Polhukam menyampaikan bahwa Papua dan Papua Barat merupakan anak emas pemerintah Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya dana yang didistribusikan untuk membangun Papua dan Papua Barat. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/19/rusuh-terjadi-di-manokwari-perusuh-membakar-sejumlah-fasilitas-umum/ “Kalau ada yang mengatakan Papua dan Papua Barat itu anak tiri Indonesia, itu salah besar,” kata […]

  • Apresiasi Prestasi Dikson Thon, Pertina NTT Tanggung Pendidikan Anak Sonia Thon

    Apresiasi Prestasi Dikson Thon, Pertina NTT Tanggung Pendidikan Anak Sonia Thon

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur memiliki segudang atlet tinju berprestasi. Salah satu mantan petinju yang pernah mengharumkan nama NTT adalah Dikson Thon yang menorehkan prestasi terbaik meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XV tahun 2000 di Surabaya Jawa Timur. Sang Juara menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 29 Maret 2019, meninggalkan istri […]

  • Diduga, Bocah 2,8 Tahun Jadi Korban Malpraktik RSUD Gabriel Manek

    Diduga, Bocah 2,8 Tahun Jadi Korban Malpraktik RSUD Gabriel Manek

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bocah berumur 2,8 tahun Gamaliel Pobas berdomisi di Kompleks Kuburan China, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); diduga menjadi korban malpraktik dr. Mega dan dua perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek Atambua, pada Kamis malam, 15 April 2021, sekitar pukul 21.20 […]

  • Bersama Anak, Dinas PPPA NTT Berbagi Bahagia di Hari Anak Nasional 2021

    Bersama Anak, Dinas PPPA NTT Berbagi Bahagia di Hari Anak Nasional 2021

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Momentum Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2021 dipakai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi NTT untuk berbagi sukacita kepada anak-anak kurang mampu di sekitar lokasi kantor. Sekitar 15 anak datang dengan berbagai keluguan dan keceriaan mereka dari golongan kurang mampu memenuhi undangan Dinas PPPA NTT dengan […]

  • Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

    Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ada hal unik yang mewarnai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI yang dihelat di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Jika pada pidato di Sidang Tahunan MPR Presiden Jokowi mengenakan setelan jas berwarna biru lengkap dengan dasi merah, […]

  • Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya temuan transaksi mencurigakan yang mengalir ke calon legislatif (caleg) dan partai politik (parpol). Hal itu menanggapi temuan PPATK soal adanya transaksi hingga Rp 80,6 triliun dengan angka paling tinggi untuk satu parpol mencapai Rp9,4 triliun, termasuk aliran […]

expand_less