Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 28 Nov 2019
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) Periode 2019 dilaksanakan pada Kamis, 28 November 2019 pukul 19.00 WITA—selesai di Aula Hotel Aston Kupang. Sebanyak 209 mahasiswa/mahasiswi menjalani yudisium dan bakal diwisuda pada Sabtu, 30 November 2019.

Ketua Jurusan Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng. di hadapan para pejabat lingkup Politeknik Negeri Kupang, mahasiswa, dan undangan, menyampaikan pesan kepada para mahasiswa/mahasiswi yang diyudisium bahwa proses yudisium merupakan kesuksesan di bangku kuliah namun merupakan babak baru kesuksesan di dunia nyata dan membuat harum nama almamater.

Kajur Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng.

“Doa orang tua yang membawa kalian hingga tahap ini dan jangan pernah sombong dan tetap semangat,”  pesan tambahan Dian sapaan akrabnya.

Kajur Jurusan Teknik Sipil PNK ini juga menyerahkan 209 wisudawan kepada Politeknik Negeri Kupang untuk diwisuda.

Sementara itu, mewakili Direktur Politeknik Negeri Kupang, Pembantu Direktur II PNK, Ramzy G.G.L. Sayonara, S.T., M.T. mengatakan bahwa untuk meraih kesuksesan diperlukan usaha dan hari ini para mahasiswa sudah bebas namun merupakan langkah awal memasuki dunia kerja yang bakal menguji kompetensi.

Proses yudisium mahasiswa Jurusan Teknik Sipil oleh Kajur Dian Erlina Waty Johannis

“Satu hal yang harus diingat saat berada dalam dunia kerja, ingat nama Politeknik Negeri Kupang melekat karena sebagai alumni jika berbuat salah yang ditanya pasti dari lulusan perguruan tinggi mana. Namun saat berhasil yang ditanya nama yang bersangkutan,” ujar Ramzy Sayonara.

Selain itu tambah Ramzy, Pemerintah menaruh harapan besar terhadap para generasi milenial agar dapat menjadi pembuka lapangan kerja bukan menjadi pencari kerja karena negara ini tak akan maju jika semua lulusan Perguruan Tinggi memegang map untuk melamar pekerjaan ke mana-mana.

“Harapan pemerintah jika 10 persen lulusan dapat menjadi pelaku usaha maka negara bakal maju pesat,” tandas Ramzy.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan 5 (lima) calon wisudawan/wisudawati dengan lulusan terbaik di antara 209 calon wisudawan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUSPA NTT Edukasi Hak Perempuan dan Anak bagi Pemulung TPA Alak

    PUSPA NTT Edukasi Hak Perempuan dan Anak bagi Pemulung TPA Alak

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id| Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) NTT melalui Forum Komunikasi Wilayah (Forkomwil) PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan pembekalan tentang perlindungan hak perempuan dan anak bagi para pemulung yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Alak Kota Kupang, Kamis/25 Oktober 2018 di Restoran Nelayan. […]

  • Mutasi 7 Pejabat Pemprov NTT, Wagub Nae Soi: Berkinerja Majukan Daerah

    Mutasi 7 Pejabat Pemprov NTT, Wagub Nae Soi: Berkinerja Majukan Daerah

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 7 (tujuh) pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) lingkup pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada Jumat, 6 Agustus 2021. Saat memberikan sambutan, Wagub Nae Soi menegaskan setiap jabatan yang dimiliki harus ditandai dengan adanya kinerja yang bermanfaat […]

  • Pentingnya Peran Partai Politik Lindungi Hak Perempuan di Masa Pandemi

    Pentingnya Peran Partai Politik Lindungi Hak Perempuan di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kekerasan terhadap perempuan bukan saja mengancam hak perempuan untuk merasa aman, namun juga mengancam hak kebebasan dan kesetaraan. Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, di mana berbagai persoalan seperti impitan ekonomi serta beban mental yang berat dan berlarut membuat perempuan semakin rentan menjadi sasaran kekerasan. “Kekerasan terhadap perempuan sesungguhnya mengancam 3 […]

  • HUT Ke-135 Kota Kupang, Pemkot Urai Penanganan Covid-19 & Badai Seroja

    HUT Ke-135 Kota Kupang, Pemkot Urai Penanganan Covid-19 & Badai Seroja

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pasca-Badai Seroja dan Pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengajak seluruh warga dan lapisan masyarakat yang ada di Kota Kupang untuk bangkit bersama bersatu padu, saling bahu membahu dan bergandengan tangan memulihkan kota dan mewujudkan cita-cita Kota Kupang yang cerdas, mandiri dan sejahtera. […]

  • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

  • Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. memberi batas waktu (deadline) kepada para lurah soal pendataan warga penerima bantuan sosial. Penegasan ini disampaikan saat membuka Panel Diskusi dalam rangka Verifikasi dan Validasi (Verivali) Data Bantuan Sosial (Beasiswa, Sembako, BPJS, Kacamata dan Lampu Jalan) di Aula Rumah Jabatan […]

expand_less