Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » 5 Hewan Pelari Tercepat di Dunia

5 Hewan Pelari Tercepat di Dunia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

Loading

Macan tutul adalah hewan liar yang sangat disukai banyak orang. Ukurannya tidak sebesar harimau, tetapi memiliki keterampilan yang lebih baik daripada harimau dalam semua aspek. Penampilan macan tutul yang indah juga menjadi daya tarik bagi beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan penurunan tajam terhadap jumlah populasi hewan liar yang satu ini.

Cheetah (istilah ilmiahnya Acinonyx jubatus) adalah kucing karnivora, dan merupakan satu-satunya spesies dalam genus Cheetah. Dibagi menjadi lima subspesies dan satu varian. Yang terbesar adalah subspesies Afrika Utara, dengan jantan dewasa berbobot 29—71 kg, semuanya berbobot 45 kg, dan betina dewasa berbobot 21—63 kg, semuanya berbobot 38 kg; bobot dewasa empat subspesies lainnya umumnya di bawah 35 kg. Mereka disebut cheetah karena penampilannya mirip dengan macan tutul dan kecepatan larinya yang sangat cepat.

Selain cheetah, ada beberapa spesies macan tutul lain yang ada di dunia, sebagai berikut:

  1. Jaguar

Jaguar adalah kucing terbesar di benua Amerika dan makanannya sangat bervariasi. Secara umum, sebagian besar mangsa jaguar terdiri dari lumba-lumba air dan rusa, tetapi ketika makanan langka, mereka juga akan turun ke sungai untuk berburu buaya. Meskipun jaguar memiliki pola yang sama dengan macan tutul, struktur tubuhnya mirip dengan harimau, oleh karena itu disebut jaguar. Jaguar sangat kuat dan mirip dengan harimau, dan dapat bertarung dengan beruang grizzly.

  1. Macan Tutul

Macan tutul umumnya hidup di sabana Afrika dan seperti kucing lainnya, mereka lebih suka menyendiri. Macan tutul memiliki kemampuan memanjat pohon yang kuat dan kecepatan memanjatnya sebanding dengan babon, sehingga macan tutul juga sering memangsa babon. Secara umum, kemampuan bertarung macan tutul jauh lebih tinggi daripada babon, dan dengan kemampuan memanjat pohon, hampir tidak ada musuh yang berani melawannya di padang rumput selama macan tutul tidak ceroboh. Bahkan singa pun terkadang tidak dapat melawan mereka.

  1. Macan Tutul Emas

Macan tutul emas utamanya bermukim di daerah pegunungan dan perbukitan. Macan ini termasuk ke dalam keluarga kucing. Macan tutul dan macan tutul emas secara teknis merupakan subspesies yang sama, tetapi dengan cabang yang berbeda. Macan tutul mengacu pada subspesies Afrika, sedangkan macan tutul emas mengacu pada subspesies Asia. Masih ada perbedaan dalam penampilan mereka juga. Macan tutul emas berwarna lebih gelap, ukurannya sedikit lebih kecil, dan beratnya sekitar 70 kg, sehingga lebih lemah daripada macan tutul dalam hal kekuatan bertarung.

  1. Macan Tutul Salju

Macan tutul salju dikenal sebagai rajanya pegunungan bersalju dan merupakan karnivora dataran tinggi. Saat ini macan tutul salju merupakan hewan yang dilindungi, dan jumlah hewan liar ini bahkan lebih langka daripada panda raksasa. Macan tutul salju berukuran antara 50—80 kg, dengan tubuh yang relatif proporsional dan bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya, yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk bersembunyi di bawah bebatuan pegunungan bersalju. Ketika mangsa seperti kambing mendekat, mereka dapat berlari keluar dan berburu dengan tingkat efisiensi yang tinggi.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov NTT Kaji Semau Masuk Wilayah Kota Kupang

    Pemprov NTT Kaji Semau Masuk Wilayah Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rencana wilayah Kecamatan Semau dan Kecamatan Semau Selatan di Kabupaten Kupang yang akan bergabung ke dalam wilayah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikaji agar sesuai dengan prosedur administrasi tata kelola pemerintahan. Maka, dilaksanakan Seminar Kajian Pengalihan Wilayah Administrasi Kecamatan Semau dan Kecamatan Semau Selatan dari Kabupaten Kupang ke […]

  • Dibangun Sejak 2014, Bendungan Tukul di Pacitan Diresmikan Presiden Jokowi

    Dibangun Sejak 2014, Bendungan Tukul di Pacitan Diresmikan Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Pacitan-Jatim, Garda Indonesia | Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan air serta memberikan nilai tambah dan keuntungan sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakatnya. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat meresmikan sekaligus meninjau Bendungan Tukul, pada Minggu, 14 Februari 2021, di Kabupaten Pacitan. “Saya harapkan dengan berfungsinya Bendungan […]

  • Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

    Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

    • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jumat Agung adalah Hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Golgota. Hari kematian itu sendiri tidak dicatat jelas di Alkitab. Ada yang menduga jatuh pada hari Rabu, tetapi lebih banyak yang menempatkan pada hari Jumat. Berdasarkan rincian kitab suci mengenai Pengadilan Sanhedrin atas Yesus, dan analisis ilmiah, peristiwa penyaliban Yesus sangat mungkin terjadi pada hari Jumat, tetapi tanggal terjadinya […]

  • Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

    Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

    • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekitar 30 kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Muara Baru, Jakarta Utara dilahap api, Sabtu/23/2/2019 pada pukul 15.30 WIB, kejadian tersebut menuai kritik para Aktivis dan Pemerhati Perikanan. Dinilainya kebakaran disebabkan karena lamanya kapal bersandar. Bahkan, kejadian yang menimpa warga Jakarta Utara itu merupakan dampak dari lamanya perizinan yang kini diperketat […]

  • Total 320 PNS Pemprov NTT Terima Satyalancana Karya Satya

    Total 320 PNS Pemprov NTT Terima Satyalancana Karya Satya

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada 320 orang PNS yang menerima penghargaan, Gubernur NTT berharap agar dapat menjadi pemecah masalah (problem solver) dan bukannya pembuat masalah (problem maker) yang dapat menghambat kerja dan kinerja organisasi.   Kupang | Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTT ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik […]

  • Kemen ESDM Bertekad Penuhi Listrik & Air Bagi Warga NTT

    Kemen ESDM Bertekad Penuhi Listrik & Air Bagi Warga NTT

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, NTT menjadi salah satu daerah prioritas perhatian dari Kementerian ESDM. Kementeriannya akan berupaya optimal untuk meningkatkan penyediaan listrik dan air minum di NTT. “Hati saya pasti di NTT. Coba aja, bawa foto saya tanpa nama dari Atambua sampai Kupang, dari Larantuka […]

expand_less