Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 538 Pesawat Udara Laik Terbang Masa Natal & Tahun Baru 2019

538 Pesawat Udara Laik Terbang Masa Natal & Tahun Baru 2019

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 28 Des 2018
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Direktorat Jenderal Perhubungan Udara secara konsisten telah melakukan rampcheck terhadap pesawat udara selama masa angkutan udara Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru 2019). Rampcheck adalah kegiatan inspeksi pesawat udara di ramp area (parkir pesawat) oleh Ditjen Perhubungan Udara selaku otoritas penerbangan sipil di Indonesia dalam rangka untuk memastikan pesawat udara beserta kru memenuhi syarat-syarat laik udara sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).

Ramp check dilakukan oleh inspektur penerbangan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU). Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara juga intensif melakukan rampcheck pada masa Nataru.

“Sampai dengan 27 Desember 2018 kami telah melakukan rampcheck di 36 bandar udara dengan jumlah pemeriksaan sebanyak 1.458 inspeksi terhadap 538 registrasi pesawat”, jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti.

Sebanyak 538 pesawat udara yang dioperasikan oleh 13 Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) telah dirampcheck dan hasilnya baik serta laik terbang, sedangkan sisanya sedang dilakukan maintenance di hangar dan dalam proses penghapusan registrasi. Dengan demikian hampir seluruh pesawat udara telah dirampcheck.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Menteri, kami rampcheck seluruh pesawat udara yang mendukung pelaksanaan angkutan udara Nataru, hasilnya, baik dan semuanya laik terbang”, tutur Polana.

Kegiatan ramp check pada masa angkutan Nataru 2018-2019 menindaklanjuti Instruksi Dirjen Perhubungan Udara Nomor: INST 09 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 tanggal 26 November 2018. Instruksi tersebut menginstruksikan agar jajaran Ditjen Perhubungan Udara dan operator penerbangan meningkatkan keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan di semua wilayah.

“Selain rampchek terhadap pesawat, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap prasarana di Bandar Udara, kesiapan kru dan hal lainnya. Ini semua dimaksudkan agar penerbangan selalu dalam kondisi prima. Saya selalu ingatkan, core business dalam penerbangan adalah safety dan untuk ini tidak ada toleransi, unsur safety harus dipenuhi, baru bisa terbang!”, lanjut Polana.

Sebagaimana diketahui, Ditjen Perhubungan Udara pada masa angkutan Nataru 2018-2019 melakukan pemantauan angkutan udara dengan titik pengendalian di 36 bandar udara untuk angkutan dalam negeri dan 7 bandar udara untuk angkutan luar negeri.

36 bandar udara untuk angkutan dalam negeri yang dipantau oleh Ditjen Perhubungan Udara pada masa Nataru 2018-2019 yaitu Bandar Udara Soekarno Hatta-Jakarta, Bandar Udara Juanda-Surabaya, Bandar Udara Sultan Hasanuddin-Makassar, Bandar Udara Kualanamu-Medan, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Denpasar, Bandar Udara Syamsudin Noor-Banjarmasin, Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan-Balikpapan, Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani-Semarang, Bandar Udara Juwata-Tarakan, Bandar Udara El Tari-Kupang, Bandar Udara Adi Soetjipto-Yogyakarta, Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II-Pekanbaru, Bandar Udara Pattimura-Ambon, Bandar Udara Husein Sastranegara-Bandung, Bandar Udara Sentani-Jayapura, Bandar Udara Tjilik Riwut-Palangkaraya, Bandar Udara S.M. Badaruddin II-Palembang, Bandar Udara Supadio-Pontianak, Bandar Udara Hang Nadim-Batam, Bandar Udara Minangkabau-Padang, Bandar Udara Depati Amir-Pangkal Pinang, Bandar Udara Adi Soemarmo-Solo, Bandar Udara Sam Ratulangi-Manado, Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid-Lombok, Bandar Udara Sultan Thaha-Jambi, Bandar Udara Mutiara SIS A1 Jufri-Palu, Bandar Udara Sultan Babullah-Ternate, Bandar Udara Sultan Iskandar Muda-Banda Aceh, Bandar Udara Jalaludin-Gorontalo, Bandar Udara Fatmawati-Begkulu, Bandar Udara Radin Inten II-Lampung, Bandar Udara Haluoleo-Kendari, Bandar Udara Frans Kaisiepo-Biak, Bandar Udara Halim Perdana Kusuma-Jakarta, Bandar Udara R. H. Fisabilillah-Tanjung Pinang dan Bandar Udara Eduard Osok-Sorong.

Sedangkan 7 bandar udara untuk angkutan luar negeri yang dipantau yaitu Bandara Soekarno Hatta-Jakarta, Bandar Udara Juanda-Surabaya, Bandar Udara Sultan Hasanuddin-Makassar, Bandar Udara Husein Sastranegara-Bandung, Bandar Udara Kualanamu-Medan, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Denpasar dan Bandar Udara Adi Soetjipto-Yogyakarta.

Sumber berita (*/Humas Ditjen Perhubungan Udara)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menyiapkan empat skema yang dapat ditempuh untuk membantu para petani dan nelayan agar dapat tetap berproduksi dan menjaga ketersediaan bahan pokok selama masa pandemi. Sejumlah skema tersebut dibahas oleh Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 28 Mei […]

  • Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

    Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tahun, Gereja Katolik mendedikasikan dua bulan untuk berdoa bersama Bunda Maria, yang disebut sebagai Bulan Maria. Selama bulan Mei dan Oktober, umat Gereja Katolik mengisinya dengan kegiatan-kegiatan doa Maria, misalnya dengan Doa Rosario, Novena Maria, dan Perarakan Maria. Namun, pernahkah kita sadar, bahwa ada perbedaan antara kedua bulan ini. Bulan Maria pada bulan Mei […]

  • KPK OTT Noel Ebenezer, Barang Bukti Nissan GTR Hingga Motor Ducati

    KPK OTT Noel Ebenezer, Barang Bukti Nissan GTR Hingga Motor Ducati

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    OTT ini terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa Noel ditangkap bersama sembilan orang lainnya. OTT […]

  • Pesan Natal dr Herman Man : Ayo Prihatin & Berkomunikasi dalam Damai

    Pesan Natal dr Herman Man : Ayo Prihatin & Berkomunikasi dalam Damai

    • calendar_month Sab, 26 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyampaikan ucapan Selamat Natal, 25 Desember 2020, kelahiran Kristus dalam suasana keprihatinan karena Ia ditolak dan lahir di kandang; semoga Natal ini membuahkan berkat, warga kota juga ikut prihatin untuk terlibat dalam menangani Covid-19. Karena, menurut Wakil Wali Kota Kupang yang berprofesi sebagai […]

  • IKIP Komisi Informasi NTT 2025 Potret Faktual Keterbukaan Informasi

    IKIP Komisi Informasi NTT 2025 Potret Faktual Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    FGD IKIP tahun 2025 merupakan program prioritas Komisi Informasi secara nasional untuk melihat dan memotret sejauh mana kondisi faktual pelaksanaan keterbukaan informasi publik dapat berjalan di semua provinsi di Indonesia.   Kupang | Guna memotret kondisi faktual implementasi keterbukaan informasi publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Komisi Informasi Pusat kembali menghelat forum group discussion (FGD) […]

  • Bakohumas Setda NTT: “SI MANDATARIS” Menuju NTT Satu Data

    Bakohumas Setda NTT: “SI MANDATARIS” Menuju NTT Satu Data

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mengelola data hingga menuju ketersediaan data akurat, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menghasilkan data dengan sistematis by name by address, sehingga saat dibutuhkan, maka data tersebut dapat diandalkan menjadi penopang pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals dan RPJMD Provinsi NTT. Pertemuan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) […]

expand_less