Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » 76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Labuan Bajo, Garda Indonesia | Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2021 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2022 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), berlangsung sukses dihelat di Labuan Bajo pada Kamis, 17 Maret 2022. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, RUPS ini berlangsung selama dua jam. Dibuka pukul 10.00 WITA dan berakhir pukul 12.00 WITA.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, sebagai Pemegang Saham Pengendali hadir dan memimpin secara langsung RUPS yang dihadiri sebagian besar pemegang saham seri A, yakni para bupati dan wali kota. Ada beberapa kepala daerah yang mengikuti secara virtual.

Dalam konferensi pers seusai RUPS yang berlangsung di Lingko Meeting Room, Sudamala Resorts Labuan Bajo, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menjelaskan bahwa pihaknya memberi apresiasi kepada seluruh pemegang saham karena sampai hari ini, baru pertama dalam sejarah bagi Bank NTT, dalam waktu yang sangat singkat di tahun 2022, telah terhimpun dana (penyertaan modal) kurang lebih Rp 110 miliar lebih dari 14 pemegang saham.

Pencapaian ini, menurut Dirut Alex, memberikan satu optimisme yang kuat dimana program Bank NTT dengan adanya percepatan penyetoran modal tentu akan memberikan ruang gerak yang lebih memadai untuk fungsi intermediasi bank.

Termasuk BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit), kata Alex, pihaknya mulai menggenjot upaya-upaya  realisasi pinjaman daerah disetujui oleh Kemendagri sehingga apa yang diharapkan para pemegang saham agar mempercepat proses peminjaman daerah di Bank NTT bisa segera terealisir.

“Rekomendasi ini tentu dilandasi juga oleh pengamatan para pemegang saham terhadap pencapaian kinerja Bank NTT. Kita berterima kasih kepada OJK NTT karena untuk periode semester II Tahun Buku 2021 kita kembali diberikan penilaian komposit tingkat kesehatan 2 atau sehat, atau dua semester kita sandang predikat sehat. Secara paralel kita terus mempersiapkan proses-proses untuk Bank NTT menjadi bank devisa. Tinggal menunggu satu semester lagi asssment tingkat kesehatan bank untuk menjadi hal yang esensial dalam proses persetujuan administrasi perijinan bank devisa,” beber Alex.

Di satu sisi, kata Alex, pihaknya terus melakukan persiapan di bidang SDM, IT, SOP dan infrastruktur lainnya termasuk feasibility study, pendampingan oleh konsultan sudah dilakukan dan sementara berjalan untuk memastikan dalam waktu 2023 proses menjadi bank devisa menjadi terwujud.

“Tentu kita butuh dukungan semua pihak agar apa yang menjadi harapan dan kebutuhan dalam proses intermediasi semua struktur ekonomi, semua kebutuhan di bidang devisa dapat kita sediakan dan dapat teratasi dengan baik. Tentu dengan asas komplain dan mampu memitigasi berbagai risiko yang berhadapan dengan aktivitas bank devisa. Kita juga bersyukur bahwa dengan peningkatan setoran modal ini dapat memberikan akselerasi bisnis dan proses bisnis yang memadai,” tambahnya lagi.

Pada kesempatan itu tidak hanya penyertaan modal inti saja yang meningkat, Alex pun menyebut, hingga hari ke-76 di tahun 2022 (tanggal 17 Maret), laba Bank NTT tercatat mencapai Rp100 miliar.

Alex menyebut pencapaian ini merupakan pertumbuhan yang sangat luar biasa. Baginya, pertumbuhan ini ditopang oleh perbaikan-perbaikan yang terus dilakukan oleh manajemen dan mulai membaiknya komitmen, militansi, daya jual dan daya tahan dari segenap komponen Bank NTT secara internal.

Alex mengakui, kondisi  ini terjadi juga karena mulai meningginya tingkat kepercayaan dari berbagai pihak eksternal baik masyarakat, pelaku ekonomi, mitra-mitra, yang terus berkontribusi nyata bagi terjalinnya sinergitas dan kolaborasi.

Saat memberikan pernyataan, Alex didampingi seluruh direksi, yakni Direktur Teknologi, Informatika dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Dana dan Treasury, Yohanis Landu Praing, Direktur Kredit, Paulus Steven Messakh serta Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe .

Hadir pula seluruh komisaris yakni Komisaris Utama, Juvenile Jodjana, serta dua Komisaris Independen yakni Samuel Djoh Despasianus dan Frans Gana. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Alasan Indonesia Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga

    Tujuh Alasan Indonesia Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Bayangkan pagi itu di Ubud, Bali. Matahari belum tinggi, kabut masih melayang lembut di atas hamparan sawah. Seorang perempuan bernama Julia Morgan, warga New York, duduk di beranda vila kecilnya, menyeruput kopi sambil menatap cakrawala hijau. Ia baru seminggu tiba dari Amerika. Awalnya, ini hanya liburan singkat. Tapi sesuatu berubah pagi itu. Di layar tabletnya, […]

  • AICHR Jadikan NTT Daerah Percontohan Pemberantasan TPPO

    AICHR Jadikan NTT Daerah Percontohan Pemberantasan TPPO

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id– AICHR (ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights) adalah Komisi Hak Asasi Manusia Antar Pemerintah ASEAN yang dibentuk pada tahun 2009. Tiap negara ASEAN punya satu orang wakil yang bertugas mengembangkan program untuk memajukan dan melindungi hak asasi manusia di ASEAN. Para wakil itu berkumpul secara rutin untuk menegosiasikan bentuk-bentuk pemajuan dan perlindungan HAM yang […]

  • Pemerintah Segera Distribusikan 105.000 Alat Pelindung Diri Covid-19

    Pemerintah Segera Distribusikan 105.000 Alat Pelindung Diri Covid-19

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan sebanyak 10.000 alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 dan dinas kesehatan seluruh provinsi di Tanah Air. “APD tersebut didistribusikan sejak Sabtu, 21 Maret hingga Minggu, 22 Maret 2020 pagi,” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Jakarta, pada Minggu, […]

  • Pulau Sumba Semakin Terang, PLN Listriki 9 Desa dan 9 Dusun

    Pulau Sumba Semakin Terang, PLN Listriki 9 Desa dan 9 Dusun

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan listrik di 9 (sembilan) desa dan 9 (sembilan) dusun di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran listrik PLN di 4 (empat) kabupaten yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya selama 24 jam tersebut menjadi bukti kehadiran Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara […]

  • BI NTT ‘Launching’ Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024

    BI NTT ‘Launching’ Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemukulan beduk oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Widjajati dan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake menandai dimulainya road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2024 yang dihelat Bank Indonesia Provinsi NTT di aula El Tari Kupang pada Rabu malam, 3 April 2024. Menurut Agus Widjajati, road to Festival Ekonomi […]

  • Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

    Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inisiasi PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mencegah stunting melalui pembentukan Desa Model dan kerja kolaborasi memperoleh dukungan dari OPD lingkup Pemprov NTT, Universitas Indonesia, dan Poltekkes Kemenkes Kupang Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat kepada Garda Indonesia pada Rabu, 12 Juni 2019 di sela-sela kegiatan […]

expand_less