Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Penularan virus corona masih terjadi hingga hari ini. Gugus Tugas Nasional mencatat penambahan kasus positif baru mencapai 672 hingga Minggu, 7 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Langkah pencegahan menjadi syarat bagi masyarakat dapat aman dan produktif di masa pandemi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat terus menerus dilakukan dalam upaya pencegahan. Ia berkata bahwa basis keluarga akan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan untuk membangun kebiasaan baru di antara anggota keluarga.

“Apabila di setiap keluarga tertanam kebiasaan baru untuk semua anggota keluarganya. Kebiasaan untuk memakai masker, kebiasaan untuk menjaga jarak, kebiasaan mencuci tangan ini sudah tertanam dengan baik, maka kita akan meyakini bahwa pengendalian sebaran Covid-19 akan efektif kita lakukan,” ujar Yurianto pada saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, pada Minggu, 7 Juni 2020.

Ia menambahkan kebiasaan itu diharapkan sepenuhnya dari kesadaran masyarakat yang ingin aman dari Covid-19 dan bukan dianjurkan oleh pemerintah. “Kita melakukan ini bukan karena diperintahkan oleh institusi, oleh tempat kerja kita, tapi kita melakukan karena sepenuhnya adalah kesadaran kita karena kita ingin aman dari Covid-19,” tambah Yurianto.

Yurianto juga berharap bahwa upaya edukasi untuk membangun kebiasaan baru ini harus dibangun secara bertahap dan terus menerus. “Inilah yang kemudian berkali-kali kita sebut sebagai peran serta saudara-saudara sekalian yang nyata di dalam pengendalian Covid-19. Inilah upaya kita untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih terus terjadi,” pesannya.

Covid-19 merupakan penyakit menular yang dapat menular dari orang yang yang membawa virusnya kepada orang lain yang rentan untuk tertular. Upaya untuk aman adalah mencegah jangan sampai tertular.

Yurianto mengingatkan bahwa virus akan mudah lepas dan menyebar ke sekitar apabila seseorang ini batuk atau bersin. “Menjaga jarak lebih dari 1 meter adalah langkah yang terbaik,” ujarnya.

Menggunakan masker sangat diperlukan ketika berada di ruang publik. Ia mengatakan bahwa kita tidak tahu siapa orang di luar yang membawa virus ini.

“Hampir 80% kasus positif pada orang-orang tanpa gejala. Dia tidak menyadari dirinya membawa penyakit,” katanya.

Menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan merupakan norma baru yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari. “Haruslah menjadi kebiasaan baru yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari, jika kita ingin aman tidak tertular Covid-19,” tutup Yurianto. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kota Kupang Bisa Lihat & Unggah Data Rumah Terdampak Badai Seroja

    Warga Kota Kupang Bisa Lihat & Unggah Data Rumah Terdampak Badai Seroja

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Beberapa warga Kota Kupang menunjukkan mengumbar rasa senang mereka ke ruang komentar media sosial, karena sekarang dapat melihat perkembangan pendataan warga terdampak Badai Seroja melalui laman atau website http://serojakotakupang.wordpress.co Seperti Yayang (38) yang membalas kiriman informasi pendataan warga terdampak melalui grup whatsapp siar Garda Indonesia pada merasa senang dan beruntung […]

  • Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) Kapela Hati Kudus Yesus (HKY) Bimoku, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui, Keuskupan Agung Kupang menggelar seminar kewirausahaan pada Sabtu, 12 Juni 2021, pukul 19.00 WITA—selesai, bertempat di aula Kapela Hati Kudus Yesus Bimoku, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengusung tema “Peluang Wirausaha Bagi Kaum Muda Masa […]

  • BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM. meresmikan gedung renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Fatuk Metan, bantuan dana corporate social responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua senilai Rp.750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, […]

  • Warisan waktu

    Warisan waktu

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yelinri Juana Martha Taosu Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penggalan puisi oleh Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Semester 4 Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Perihal menunggu Mati Ia telah menyisipkan beberapa pucuk doa Di saku langit Sebelum meninggalkan tatapnya pada malam yang tengah lahap mengunyah remah-remah senja Setibanya di […]

  • Himne Panen dan Kedatangannya

    Himne Panen dan Kedatangannya

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Ketika sang senja berbalik ke peraduannya, malam kian gelap-gulita. Rerumput merebah dan dedaunan membungkus kedinginan, berselimut mimpi juga berbaring pulas. Dingin menyiram berkabut putih, lintasi pandang mata dan tak lagi melirik. “Mereka berbaring dalam lelap!”. Malam di ujung sepi, tiada lagi menemani. Kesaksian empat mata saling menatap menebarkan senyuman turut beranjak […]

  • KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., saat konferensi pers yang dipimpin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai pada Minggu 25 April 2021; menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit terbaik Hiu Kencana. Baca juga : […]

expand_less