Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » 80 Tahun Kemerdekaan, Guru Honor Rp300 Ribu Jalan Kaki 6 Km ke Sekolah

80 Tahun Kemerdekaan, Guru Honor Rp300 Ribu Jalan Kaki 6 Km ke Sekolah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Sejak menjadi guru honorer pada 5 Februari 2024, setiap hari ia menempuh perjalanan 6 kilometer untuk mengajar anak- anak di dusun terpencil.

 

Sikka | Demi mencerdaskan anak bangsa, seorang guru honorer di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) rela digaji hanya 300 ribu rupiah per bulan. Padahal, ia harus menempuh jarak sejauh 6 (enam) kilometer atau selama 3 (tiga) jam ke sekolah setiap kali mengajar.

Guru honorer yang mengalami kisah pilu itu bernama Vinsensia Ervina Talluma (32). Dia mengajar di sekolah jarak jauh Wairkubang ranting dari SDK 064 Watubala, Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Sejak menjadi guru honorer pada 5 Februari 2024, setiap hari ia menempuh perjalanan 6 Kilometer untuk mengajar anak- anak di dusun terpencil yang merupakan sekolah jarak jauh dari SDK 064 Watubala itu.

Lokasi sekolah terletak di Kampung Wairbukang, Dusun Wodong, Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka. Setiap pagi, wanita yang akrab disapa Ervina ini berangkat ke sekolah pada pukul 06:30 Wita. Hal ini dia lakukan agar bisa sampai ke sekolah tepat waktu.

Perjalanan panjang dari rumah ke sekolah tidaklah mulus, ia harus melewati hutan, mendaki berbatuan dan kadang harus menyeberang kali apabila terjadi banjir. Saat musim hujan, anak-anak diberi tugas dan belajar di rumah karena akses ke sekolah terputus oleh banjir musiman.

Gaji 300 ribu per bulan yang diterima Ervin bersumber dari Komite sekolah yakni 150 per bulan dan dari bantuan operasional sekolah sebesar 150 ribu per bulan.

Ervin mengungkapkan bahwa gaji 300 ribu per bulan tersebut tidak mencukupi biaya hidupnya sehari-hari, apalagi saat ini ia telah berkeluarga. Untuk itu, Ervina mencari alternatif pendapatan lain seperti berjualan sembako di rumah.

“Jalan kaki menuju sekolah ini tiga kilometer jaraknya, dengan melewati hutan, kali dan melewati berbatuan, gajinya itu dari komite dikasih dengan 150 ribu per bulan terus dari dana BOS dapat 150 ribu per bulan jadi digabung 300 ribu, kalau kondisi seperti ini untuk kami yang sudah berkeluarga memang sangat tidak cukup, tapi mau bagaimana demi anak-anak, tugas kami tetap jalankan seperti biasanya,” ujarnya Rabu 26 Februari 2025.(*)

Sumber (*/Tribun Maumere)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flobamora Film Festival Siap Tayang Karya Pelajar NTT

    Flobamora Film Festival Siap Tayang Karya Pelajar NTT

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komunitas Film Kupang (KFK) berhasil menyelesaikan agenda Workshop Film Pelajar (WFP) pada dari Senin—Kamis, 26—29 September 2022). Rangkaian dinamika pun sudah disiapkan panitia bersama para mentor yang membantu dalam penyampaian materi. Sekiranya 20 peserta dengan 5 perwakilan dari setiap sekolah yang mendaftar telah membuahkan hasil, peserta siap menayangkan karya di Flobamora […]

  • LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keputusan bulat terkait status perlindungan darurat yang semula diberikan kepada tersangka Bharada E akhirnya dicabut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, langkah tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna (Sidang Mahkamah) LPSK yang dihelat pada Senin pagi, 15 Agustus 2022 di Gedung LPSK. “Menurut catatan kami, Bharada […]

  • Petugas KPK Lecehkan Wartawati, Kepala Pemberitaan Mohon Maaf

    Petugas KPK Lecehkan Wartawati, Kepala Pemberitaan Mohon Maaf

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melecehkan seorang jurnalis saat meliput agenda permintaan keterangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada Senin, 19 Juni 2023. Peristiwa itu terjadi ketika si pewarta tengah melakukan doorstop terhadap Yasin Limpo di gedung lama KPK. Suasana doorstop berdesak-desakan lantaran Yasin Limpo menyampaikan keterangannya sembari berjalan […]

  • Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

    Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta Oleh Firli Bahuri Cinta yang paling terhormat adalah menghormati semua yang dicinta, Kerap kali kita lupa bahwa kehancuran berwarga negara berawal dari keakraban yang berjarak, dan berbeda kutup Cinta yang terputus dan berkabut Malapetaka yang terulang, Semua saling berjauhan seperti gunung dan danau, Seperti gurun dan air, Seperti terang dan […]

  • Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki garis pantai sepanjang 5.700 km2 (Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, 2019) dan luas laut mencapai 151.414,05 km2 (Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2008) sementara luas daratan mencapai 47.349,9 km2. Provinsi NTT merupakan provinsi kepulauan dengan sebaran mencapai 1.192 pulau besar dan kecil (523 pulau belum berpenghuni). […]

  • Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot dan Tim Dosen PKM Undana dan Kepala Pusat Studi Kebudayaan dan Pariwisata Undana Sensualitas Pulau Timor acap dihubungkan dengan hamparan sabana disulam lenguh sapi menerpa dinding tebing, atau onggokan pulau yang berserakan di telapak semesta. Belakangan, tidak hanya itu. Gunung Batu bercerita tentang Timor sebagai pulau yang indah. Kita mengenal beberapa […]

expand_less