Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Penggalan Kisah Maria Taklukan Corona, Seni dan Ekspresi Jadi Kunci Utama

Penggalan Kisah Maria Taklukan Corona, Seni dan Ekspresi Jadi Kunci Utama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Hanya teringat kematian. Sudah waktunya ‘berpulang’ dan istirahat dengan tenang di sisi-Nya, menjadi isi pikiran seorang Maria Darmaningsih, ketika pertama kali divonis positif Covid-19 oleh dokter. Tidak ada harapan lagi. Hatinya ciut, gelisah dan tentunya sangat berat dirasa.

“Perasaan saya waktu itu luar biasa susah digambarkan. Sangat “hopeless”, saya pikir sudah jalannya ini. Rasanya sudah melihat jalan ‘pulang’, perasaan saya begitu,” ungkap Maria dalam dialog yang dipandu Kristomei Sianturi bersama Psikolog Ina. M. Surya Dewi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jakarta, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Minggu, 17 Mei 2020.

Menerima vonis positif Covid-19 dari dokter, juga membuat Maria lebih bertanya-tanya tentang penyakit yang dideritanya. Sebab pada saat itu, dia belum memperoleh pemahaman secara lengkap mengenai Covid-19.

“Saya stres, karena saya belum percaya kalau saya sakit. Karena saya hanya merasa cuma batuk dan tidak ada nafsu makan,” kata Maria.

Lantas pikiran stres itu perlahan berubah setelah seorang rekan yang tak lain adalah Psikolog Ina, menghubungi dan mengajaknya untuk membuat kegiatan yang menyenangkan sekaligus dapat menenangkan pikiran dengan kegiatan seni.

“Coba mbak menggambar (Maria menirukan ajakan Psikolog Ina). Saya dikirimi alat-alat gambar. Ketika menggambar saya merasa mau marah atau apa. Sepertinya berekspresi saja semau saya,” ujar Maria.

Sembari melukis sebagai bentuk mengekspresikan diri, Maria juga mendengarkan lagu Ave Maria hingga musik instrumental dari komposer Eric Alfred Leslie Satie atau Eric Satie. Lagu-lagu itu secara perlahan membantu memulihkan kondisi emosionalnya menjadi semakin stabil.

“Saya merasa di lingkaran ini mendapat ketenangan. Rasanya tidak terpikir (pikiran negatif) ketika menggambar,” terang Maria.

Akan tetapi hal itu belum cukup membuat dirinya tenang. Konsentrasi terpecah ketika para wartawan mulai menyerbu meminta keterangan dan menggali segala informasi mengenai dirinya sebagai “Pasien 02”dan kedua anaknya yang juga menyandang status “Pasien 01 dan Pasien 03” Covid-19 di Indonesia.

Pose bersama Maria Damarningsih bersama lukisan-lukisannya dan Psikolog Ina. M. Surya Dewi

“(Saat saya melukis) Ini diganggu banyak (wartawan), sampai menggambar tidak tenang,” kenang Maria sambil tersenyum.

Maria kemudian kembali mendapatkan ketenangannya setelah mendengarkan lagu “Yen Ing Tawang Ono Lintang” milik maestro keroncong Waldjinah dan “Tears in Heaven” miik musisi Eric Clapton.

Ekspresi Diri Adalah Obat

Sebagai sahabat sekaligus Psikolog, Ina M.Surya Dewi mengungkapkan bahwa pilihan terapi yang ditawarkan kepada Maria dengan melukis dapat mengeluarkan pikiran negatif dengan mengekspresikan perasaan melalui media lukis.

“Berekspresi melalui medium cat air dan kertas gambar merupakan alat untuk berekspresi diri. Dan saya kira dalam hal ini Ibu Maria sudah memilih terapi ini sendiri tanpa saya mengarahkan,” terang Ina.

Apabila melihat hasil lukisan Maria, Psikolog Ina melihat bahwa ada harapan yang dituangkan dan ingin dicapai. “Gambarnya cukup ceria. Dalam pemilihan warnanya, saya melihatnya ada warna yang cerah ada harapan,” jelas Ina.

Ina percaya bahwa media lukis menggunakan teknik cat air lebih mudah dilakukan orang awam, sehingga hal itu juga dapat sulit dilakukan siapa saja, termasuk Maria.

Maria yang juga merupakan dosen seni tari di Institut Kesenian Jakarta juga mengekspresikan diri melalui gerakan tubuh dan menari di sela melakukan isolasi mandiri. Maria percaya bahwa kebahagiaan dapat meningkatkan imunitas tubuh, sebagai benteng pertahanan melawan virus.

“Tapi menghibur sekali (dengan menari) dan ada energi yang keluar. Saya bercanda juga bersama anak-anak. Karena ketika kita bahagia imunitas kita meningkat,” jelas Maria.

Bagi Ina, apa yang dilakukan Maria menurut Ina sudah sangat bagus sekali. Menurutnya, setiap orang dapat menyalurkan ekspresi untuk mengeluarkan perasaan dan pikiran negatif melalui berbagai cara, tidak perlu harus seni, bisa apa saja. “Setiap orang bisa berekspresi untuk gerak. Itu menjadi ekspresi dan mengeluarkan apa yang ada di pikiran. Perlu keberanian untuk berekspresi saja, secara bebas, tidak perlu memberikan penilaian terhadap diri kita,” jelas Ina.

Selanjutnya, beberapa lukisan karya Maria itu dicetak ke dalam tas kanvas (tote bag) yang kemudian dia berikan kepada dokter, perawat dan tenaga medis RSPI Sulianti Suroso, yang telah menolong penyembuhan dan pemulihan Maria beserta keluarga. Dalam tas tersebut juga dibubuhkan satu puisi yang khusus ditulis sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan semua yang menolong Maria menaklukkan Covid-19. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil Kodim 1627/Rote Ndao Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    Personil Kodim 1627/Rote Ndao Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Personil Kodim 1627/Rote Ndao melaksanakan Vaksinasi Covid-19 (Astrasenaca) tahap pertama pada Rabu, 14 April 2021 di lantai I Kantor Bupati Rote Ndao. Pelaksanaan Vaksin Tahap I Dosis I yang dilaksanakan oleh DinKes Kabupaten Rote Ndao ini  di bawah koordinasi Eden I. Bell SKM. Vaksin Covid-19 diberikan kepada 13 (tiga belas) […]

  • Relawan Frans Aba Jatuh Hati ke SIAGA

    Relawan Frans Aba Jatuh Hati ke SIAGA

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Relawan Frans Aba mendeklarasi dukungan terhadap pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu atau SIAGA di Pilgub NTT 2024. Deklarasi dihelat di SIAGA Center, Senin, 30 September 2024. Deklarasi dibacakan Ketua Relawan Frans Aba Mania (Fania), Hesron Tinenti. Ketua Relawan Frans Aba Mania (Fania), Hesron Tinenti mengungkapkan alasan relawan Frans […]

  • BI Beber Merchant QRIS di NTT Meningkat Capai 228 Ribu

    BI Beber Merchant QRIS di NTT Meningkat Capai 228 Ribu

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai sistem pembayaran non-tunai yang baru diluncurkan pada tahun 2019, QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) merupakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Bank Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui sisi supply (merchant QRIS) dan demand (pengguna QRIS). Tercatat sepanjang 2022, sebanyak 137.459 penduduk NTT yang telah menggunakan QRIS sekitar 1 (satu) […]

  • Anita Gah & Kemenpar RI Edukasi Masyarakat tentang Pariwisata

    Anita Gah & Kemenpar RI Edukasi Masyarakat tentang Pariwisata

    • calendar_month Kam, 20 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Anita Jacoba Gah, Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Demokrat; bersinergi dengan Kementerian Pariwisata RI menginisiasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Pariwisata bagi masyarakat yang bersentuhan langsung dengan aktivitas pariwisata. Pelaku Usaha & warga disekitar lokasi pariwisata di seputaran Kota Kupang, dilibatkan dalam kegiatan bimtek yang dilangsungkan di Gereja Elim Lasiana, Rabu/19 […]

  • OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Guru

    OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Guru

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mempercepat peningkatan literasi keuangan masyarakat termasuk kepada kalangan guru yang merupakan bagian dari sasaran prioritas penerima program edukasi berdasarkan strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021—2025. OJK menghelat training of trainers bagi para guru SD/MI secara nasional memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024, yang merupakan sinergi antara Kementerian Pendidikan, […]

  • Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, S.P. Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia (IPBTI) Sektor pertanian sampai saat ini masih menempati peringkat pertama dalam menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nusa Tenggara Timur (NTT)  selama kurun waktu 2015—2019 di mana setiap tahunnya berada di angka yang mendekati 30%, tanaman pangan menyumbang antara […]

expand_less