Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Loading

Flores-NTT, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, PLN sebagai penyedia jasa kelistrikan tetap bekerja dan mengabdi membawa terang kepada seluruh masyarakat sampai ke pelosok. Pandemi menyebabkan seluruh akses transportasi baik laut, udara maupun darat terganggu juga sempat mengakibatkan terkendalanya mobilisasi material dan tenaga kerja untuk pembangunan jaringan listrik pedesaan.

Begitu juga dengan rekan-rekan pejuang listrik pedesaan yang setiap hari melakukan pengecekan dan pengawasan pekerjaan pembangunan jaringan listrik pedesaan mengalami kesulitan untuk mobilisasi dan melewati daerah yang ditetapkan sebagai zona merah.

Namun, atas dasar pengabdian, dedikasi dan semangat yang tinggi dari para pejuang kelistrikan Flores dan dengan mengikuti serta melengkapi prosedur protokol siaga Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, akhirnya bisa untuk kembali menjalankan tanggung jawabnya.

Pasca Idul Fitri 1441H, tepatnya pada 26 Mei 2020, tiga orang pejuang listrik Flores yakni Said Bin Mahfot Bazher, Achmad Sulthoni Aulia dan Agung Hari Kurniawan kembali menjalankan tanggung jawab mereka melaksanakan commisioning test jaringan listrik pedesaan di Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jarak dari kota di Ruteng ke Desa Watu Umpu kurang lebih 60 km dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam dengan medan geografis dan perjalanan yang sulit sehingga membutuhkan waktu tempuh yang lama. Perjalanan dari pagi hingga ke lokasi pekerjaan listrik desa hingga siang, lalu melakukan pemeriksaan akhir sebelum commisioning test.

Kegiatan dimulai dari pemangkasan pohon yang mendekati jaringan belum dipangkas sehingga baru bisa dilakukan commisioning test pada pukul 18.00 WITA. Selain melakukan pemeriksaan jaringan listrik desa, tim juga memperhatikan keamanan dan keselamatan tenaga kerja di lapangan dengan memastikan personil tenaga kerja sudah lengkap berkumpul dan memberikan informasi ke warga sekitar lokasi jaringan listrik agar tidak mendekat ke jaringan listrik apabila sudah bertegangan.

“Kami mewakili PLN UP2K Flores mengucapkan terima kasih kepada PT Dwi Tehnik Kupang sebagai vendor pelaksana pekerjaan dan kepada masyarakat Desa Watu Umpu yang sudah merelakan tanamannya untuk dipotong demi kelancaran pekerjaan ini serta untuk semua pihak yang telah mendukung sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu meskipun di tengah pandemi Covid-19,” ucap Manager UP2K Flores, Simi Eduard Lapebesi.

Simi juga menyampaikan, hingga Mei 2020, UP2K Flores sudah berhasil menyalakan 33 desa sehingga jumlah desa berlistrik di Flores telah mencapai 1.523 desa dari 1.619 desa dengan Rasio Desa Berlistrik 94.07%.

Ia juga berpesan agar tetap menjaga kesehatan, semangat dan kekompakan meskipun bekerja di tengah pandemi Covid-19. “Saya berharap agar pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa beraktivitas secara normal,” pintanya.

Tantangan kita saat ini, imbuh Sami, untuk tetap membawa terang di tengah pandemi Covid-19 dan kesulitan dalam mobilisasi material dari gudang PLN ke lokasi pekerjaan dan juga mobilisasi tenaga kerja.

“Untuk pejuang listrik Flores agar tetap menjaga kekompakan dalam bekerja memberikan terang kepada masyarakat. Semua mitra/vendor wajib mengikuti SOP yang ditetapkan pemerintah terkait pengendalian Covid-19. Untuk kelancaran vendor, dilengkapi surat dari GM PLN UIW NTT& PLN UP2K Flores serta surat dari tim satgas Covid-19” tegas Simi.

Setelah semua dipastikan aman, tim PLN UP2K Flores melaksanakan commisioning test, kemudian bergegas pulang ke kota Ruteng sekitar pukul 20.00 WITA dan tiba pada pukul 23.00 WITA.

“Ucapan terima kasih tak terhingga, saya sampaikan kepada PLN UIW NTT dan PLN UP2K Flores yang dengan semangat telah memberikan terang kepada desa kami yang telah merindukan hadirnya listrik selama 74 tahun Indonesia Merdeka. Terima Kasih PLN” kata Lasarus, Kades Watu Umpu.

Perjalanan yang cukup melelahkan di tengah pandemi Covid-19 akhirnya membuahkan hasil yang baik, satu lagi tugas mulia telah terlaksana dengan penuh tanggung jawab dan kerinduan masyarakat akan hadirnya listrik kini telah terjawab.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrensy Funay—Mantan Kepala Bapenda Kab. Kupang Jadi Sekda Kota Kupang

    Fahrensy Funay—Mantan Kepala Bapenda Kab. Kupang Jadi Sekda Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar dua tahun berproses dan sempat diisi oleh Penjabat Sekda, akhirnya Pemerintah Kota Kupang memiliki Sekda Definitif. Sejak Sekda sebelumnya Bernadus Benu, S.H., M.Hum. pensiun per 31 Agustus 2018, jabatan tersebut bergantian diisi oleh tiga Penjabat Sekda, mulai dari Ir. Thomas Jansen Ga, M.M. lalu digantikan oleh Drs. Yos Rera […]

  • Atensi Jasa Raharja bagi Janda Korban Laka Lantas dan ‘Women Care Day’ Polda NTT

    Atensi Jasa Raharja bagi Janda Korban Laka Lantas dan ‘Women Care Day’ Polda NTT

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beriringan dengan peluncuran Program Women Care Day yang diinisiasi oleh Kapolda NTT, maka pada Sabtu, 3 Oktober 2020; Jasa Raharja bersama Anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan (IFG) meluncurkan Program Bantuan Berkelanjutan kepada 7 istri korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia, berupa pendidikan & pelatihan tata boga, pendidikan & pelatihan pemasaran digital, […]

  • Ada Pungli di Lapas/Rutan Kupang? Merci Jone Bakal Tindak Tegas

    Ada Pungli di Lapas/Rutan Kupang? Merci Jone Bakal Tindak Tegas

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur, Marciana Dominika Jone merespon informasi yang disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton via telepon pada Sabtu, 4 Mei 2024 perihal testimoni yang disampaikan oleh salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di Lapas Kupang bahwa terdapat pungutan liar. Perempuan pemimpin […]

  • PLN Peduli, Bengkel Konversi SMKN 1 Jonggat Bersertifikat Kemenhub

    PLN Peduli, Bengkel Konversi SMKN 1 Jonggat Bersertifikat Kemenhub

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Sertifikat bengkel konversi ini diberikan kepada SMKN 1 Jonggat setelah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai bengkel konversi, di antaranya memiliki teknisi dan peralatan yang memadai. Selanjutnya, Direktur Sarana Transportasi Jalan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan keputusan ini.   Mataram | Sekolah imbas atau sekolah yang menjadi sasaran pengembangan dari sekolah model […]

  • Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

    Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Loading

    Tak hanya keluarga, peran komunitas juga dapat menangkal mental bunuh diri. Komunitas merupakan kelompok sosial terdiri dari orang-orang yang memiliki kesamaan karakteristik.   Kupang | Keluarga dalam pandangan Salvicion dan Celis (1998) terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi […]

  • Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius dalam sesi konferensi pers pada Jumat malam, 15 Mei 2020, mengungkapkan 3 (tiga) pasien Covid-19 baru di Kota Kupang baru terkonfirmasi melalui transmisi atau penularan lokal yang berada tiga zona merah. “Tiga Lokasi Zona Merah tersebut yakni di Oepoi, Bakunase […]

expand_less