Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Pakai Masker Maksimal Empat Jam, Dokter Reisa Imbau Ganti Masker Baru

Pakai Masker Maksimal Empat Jam, Dokter Reisa Imbau Ganti Masker Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional), dokter Reisa Broto Asmoro mengingatkan agar penggunaan masker penutup hidung dan mulut diganti setelah empat jam pemakaian.

Hal itu disampaikan Reisa dalam konferensi pers terkait berbagai informasi dan pesan-pesan mengenai pengendalian Covid-19, serta adaptasi Kebiasaan Baru yang Produktif dan Aman dari Covid-19, di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2020.

“Penggunaan masker disarankan maksimal hanya 4 jam, dan harus diganti dengan yang baru, atau yang bersih,” ungkap dokter Reisa seraya menganjurkan agar masyarakat membawa persediaan masker apabila harus pergi keluar rumah.

Selain itu, masker juga wajib diganti apabila sudah basah atau terlalu lembab. “Masyarakat disarankan untuk membawa beberapa buah masker ketika harus pergi keluar rumah untuk beraktivitas,” jelasnya.

Dokter Reisa yang mulai aktif bertugas sejak Senin, 8 Juni 2020, mendampingi Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto, juga mengatakan bahwa penggunaan masker harus tepat. Masker harus dipastikan benar-benar menutupi hidung, mulut hingga dagu.

“Penggunaan masker pun harus tepat, misalnya menutupi hidung sampai dengan dagu,” jelasnya.

Selain itu, sebaiknya tidak menarik atau menurunkan masker dan tidak menyentuh bagian depan masker setelah digunakan beberapa saat. Untuk melepaskannya, cukup dengan memegang bagian tali atau pengait tanpa menyentuh bagian kain dan kemudian dibuang atau dicuci kembai untuk jenis masker kain.

“Cukup pegang bagian tali masker tanpa menyentuh bagian kain,” jelas dokter Reisa.

Kemudian, penggunaan masker ini hanya dapat efektif apabila seseorang yang memakainya juga menerapkan protokol kesehatan dengan baik. “Cuci tangan sebelum menggunakan masker, hindari memegang area wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Jangan memegang kain bagian depan masker, ketika digunakan,” katanya.

Dokter Reisa juga mengimbau bahwa dalam konteks pandemi Covid-19, semua orang meskipun menggunakan masker, tetap harus menghindari kerumunan dan tempat ramai serta menjaga jarak fisik minimal satu meter dari orang lain.

“Terutama, dari mereka yang bergejala, atau mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk, bersin, demam, dan lain-lain. Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan bila tidak ada, gunakanlah hand rub berbasis alkohol,” jelas Reisa.

Dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru, budaya memakai masker di tempat umum, kantor, pasar, sarana transportasi, dan ruang publik lainnya sangat dianjurkan. Hal itu dilakukan untuk memastikan seseorang aman dari Covid-19, dan sekaligus tetap bisa produktif berkarya.

Reisa juga menambahkan bahwa hal itu juga untuk tetap menjaga kelangsungan rumah tangga dan keluarga, dan bermasyarakat, meningkatkan kegiatan gotong royong serta solidaritas antar sesama dalam bersama melawan Covid-19.

“Lakukan hal ini dengan disiplin. Lindungi diri, lindungi orang lain. Pastikan kita, keluarga, tetangga, kerabat, dan kawan, aman dari Covid-19 dan tetap produktif membangun bangsa,” pungkas dokter Reisa.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman Pinta Dualisme PMI Kota Kupang Tak Ganggu Pelayanan

    Ombudsman Pinta Dualisme PMI Kota Kupang Tak Ganggu Pelayanan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Loading

    Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT meminta Pemkot Kupang Kupang memfasilitasi penyelesaian dualisme kepengurusan tersebut agar tidak berdampak pada terhambat dan terganggunya pelayanan darah dan pelayanan kesehatan oleh PMI Kota Kupang.   Kupang | Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT mencermati informasi terkait dualisme kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang yaitu PMI Kepengurusan Indra Wahyudi Erwin […]

  • 18—23 April 2022 ‘Gathering Customer Suzuki’ di SBM Kupang

    18—23 April 2022 ‘Gathering Customer Suzuki’ di SBM Kupang

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT Surya Batara Mahkota (SBM) Kupang kembali menghadirkan showroom even yang dihelat pada tanggal 18—23 April 2022 berlokasi di diler Suzuki SBM di Jalan Timor Raya No.01, Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bertajuk “Gathering With Special Customer Suzuki” atau pertemuan bersama konsumen setia Suzuki, kali ini […]

  • Syuradikara Pusat Pembentukan Nilai, Pertukaran Gagasan, Kerja sama & Inovasi

    Syuradikara Pusat Pembentukan Nilai, Pertukaran Gagasan, Kerja sama & Inovasi

    • calendar_month Jum, 1 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Selama 70 tahun perjalanan Syuradikara, kita telah menyaksikan transformasi luar biasa dalam berbagai bidang. Dari awal pendiriannya hingga saat ini, lembaga pendidikan ini telah menjadi pusat perhatian untuk pembentukan nilai, pertukaran gagasan, kerja sama, dan inovasi. Dalam tujuh dekade ini, Syuradikara telah berhasil membangun jaringan yang kuat di antara para profesional, akademisi, dan praktisi dari […]

  • Tupperware Distributor NTT Dukung “A Drop For Hopes”- Donor Darah Bagi Kemanusiaan

    Tupperware Distributor NTT Dukung “A Drop For Hopes”- Donor Darah Bagi Kemanusiaan

    • calendar_month Jum, 27 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Tupperware Indonesia merayakan HUT Ke-27 dengan melakukan aksi kemanusiaan, menggelar acara Donor Darah bertajuk “A Drop For Hopes – Bersama Berikan Sejuta Harapan “ dan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia pada hari Jumat/27 Juli 2018. Marketing Director Tupperware Indonesia, Nurfalia Hidayaty, melalui rilis yang diterima gardaindonesia.id mengatakan, Tupperware menargetkan 27.000 kantong darah […]

  • Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu melalui Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Pareira mengatakan, proses laporan dugaan pembagian sembako di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk sudah dihentikan. Hal itu dikemukakan Andreas Pareira kepada Garda Indonesia, pada Senin, 9 November 2020. Baca […]

  • Festival Sarung Tenun Ikat NTT – Upaya Raih Warisan Budaya UNESCO

    Festival Sarung Tenun Ikat NTT – Upaya Raih Warisan Budaya UNESCO

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | H-5 menuju Festival Tenun Ikat yang bakal digelar oleh Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) NTT di pelataran arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/2 Maret 2019. Acara tersebut akan berlangsung selama 4 (empat) jam dari pukul 06.00—10.00 WITA. Tema yang diusung adalah Sarung Tenun […]

expand_less