Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Merebaknya wabah Covid-19 yang telah menjadi masalah kesehatan dunia, juga menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, anak yang orang tuanya terinfeksi atau meninggal akibat virus covid-19 berpotensi akan kehilangan pengawasan dan pengasuhan inti yang akan berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak.

“Salah satu bentuk kekerasan dan eksploitasi pada anak adalah pengabaian pengasuhan yang menyebabkan anak-anak terlantar. Dinamika kemajuan teknologi dan gaya hidup, perilaku orang-orang dewasa sekitarnya anak terkadang menempatkan anak pada situasi rentan dan perlakuan salah lainnya yang mengabaikan hak-hak anak,” ujar Menteri Bintang dalam Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020.

Menteri Bintang menegaskan dibutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan salah lainnya. Menurut Menteri Bintang, Tim penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) sebagai salah satu lembaga masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra Kemen PPPA dan bersinergi bersama.

“Untuk melindungi anak, kami (pemerintah) tidak bisa melakukan sendiri. 4 (empat) pilar utama pembangunan anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media perlu bergandengan tangan dan komitmen bersama dalam memberi perlindungan serta pengasuhan terbaik bagi anak. Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir ini mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu Kemen PPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat Dasawisma,” tegas Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Menanggapi hal ini, perwakilan Tim penggerak PKK Pusat, Ervina Murniati Yuswandi menyatakan komitmen PKK di seluruh Indonesia mendukung Kemen PPPA dan berperan serta dalam memberdayakan perempuan dan melindungi anak dengan menggerakkan seluruh kader PKK untuk melakukan sosialisasi.

Pentingnya sinergi dan perhatian bersama seluruh elemen masyarakat juga didukung oleh penyanyi sekaligus ibu dari 2 anak, Andien Aisyah. Menurut Andien, untuk membesarkan seorang anak tidak cukup hanya dilakukan oleh orang tua si anak melainkan dibutuhkan tanggung jawab banyak pihak.

Suasana Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020

“Sebuah ungkapan yang menyebut butuh satu kampung untuk membesarkan seorang anak itu benar banget, karena tidak bisa cuma keluarga. Walaupun keluarga itu unit yang paling utama, tapi anak kita akan bergaul dengan banyak anak lain dari latar belakang keluarga yang berbeda. Menjadi tanggung jawab kita semua bukan hanya keluarga tapi lingkungan, masyarakat dan semuanya ikut mempengaruhi,” ujar publik figur yang akrab disapa Andien ini.

Berbicara tentang pengasuhan di masa pandemi Covid-19, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Walau demikian, Atiqoh berharap perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.

“Saya selalu ingatkan kepada ibu-ibu agar jangan lupa bahagia, sisihkan waktu me time (waktu untuk diri sendiri). Jangan pernah merasa bersalah ketika kita menyisihkan waktu satu jam untuk membahagiakan diri sendiri karena energi positifnya nanti akan bisa tertular kepada lingkungan,” kata Atiqoh.

Di sisi lain, Pendiri Yayasan Sejiwa Diena Haryana menjelaskan jika orang tua menghadapi sejumlah tantangan dalam hal pengasuhan di masa pandemi Covid-19, di antaranya meningkatnya kedekatan anak dengan gawai dan internet. Langkah menghadapinya, orang tua perlu menjadi ‘Top of Mind’ bagi anak agar anak mampu menangkal segala tantangan negatif dari luar yang bisa merusak bagi dirinya.

Dalam webinar tersebut, Diena juga membagikan tips agar orang tua menjadi utama di benak anak. “Orang tua harus belajar dan miliki literasi digital yang baik, paham tentang konten-konten di internet, memahami cara-cara mendampingi anak dengan bijak di dunia maya, dan banyak bermain dengan anak, serta mampu mengajak anak berdiskusi dan mengingatkan akan potensi buruk dari adiksi. Buatlah kesepakatan dengan anak sehingga mereka aman di dunia maya, dan upayakan anak mengakses gawai di ruang yang aman dan terlihat, agar anak dapat diawasi dari potensi predator anak dan eksploitasi seksual pada anak,” ujarnya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab di sapa Kak Seto juga membagikan jurus jitu bagi orang tua dalam menghadapi anak di antaranya, komitmen kuat, kompak dengan mitra, peduli pada hak anak, serta tidak pernah berhenti belajar dan tetap menjadi orang tua yang kreatif. Kak Seto meyakini jika relasi positif orang tua dan anak juga harus dibangun.

“Mari jalin relasi yang baik dengan putra dan putri, kembangkan kebiasaan senyum. Ingat, jangan sampai orang tua menghadapi berbagai masalah dan akhirnya konflik berkepanjangan karena anak akan sedih melihat orang tua penuh dengan keributan. Impian anak adalah memiliki rumah yang ramah anak. Anak-anak bukan hanya ingin cerdas atau kreatif, anak-anak juga ingin bahagia,” tutur Kak Seto.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paket SEHATI Siap Dukung Usaha Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Belu

    Paket SEHATI Siap Dukung Usaha Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Belu

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kewajiban pemerintah di bidang pertanian dan perkebunan adalah mendukung semua usaha rakyatnya. Hal ini dimaksudkan agar semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Paket SEHATI,  Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens hadir dengan menawarkan 5 program unggulan, salah satunya bidang pertanian dan perkebunan. Paket SEHATI sudah melihat bahwa mata pencaharian mayoritas penduduk di Kabupaten […]

  • Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Hengedo (baca Henge’do) yakni tradisi cium hidung biasa dilakukan oleh suku Sabu di Provinsi NTT. Tradisi ini merupakan sebuah salam khas dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang berasal dari Kabupaten Sabu Raijua. Cara melakukannya, seseorang cukup menyentuhkan hidungnya ke orang lain pada saat bertemu. Henge’do adalah tradisi yang dilakukan tanpa memandang latar belakang apa pun, […]

  • Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Selain pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mati dalam pertumbuhan ekonomi, yang mana dapat memberikan kontribusi  besar di tengah pandemi Covid–19. Demikian, awal sambutan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka kegiatan temu kemitraan UMKM bersama BUMN dan swasta […]

  • Terap Prokes Ketat, Presiden Jokowi Lantik Gubernur & Wagub Dua Provinsi

    Terap Prokes Ketat, Presiden Jokowi Lantik Gubernur & Wagub Dua Provinsi

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, Presiden Joko Widodo pada Senin pagi, 15 Februari 2021, melantik gubernur dan wakil gubernur untuk dua provinsi, yakni Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara, untuk masa jabatan tahun 2021—2024. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara. Zainal Arifin Paliwang dan Yansen T.P. masing-masing dilantik dan diambil […]

  • PLN Terbangkan Genset Pakai Helikopter Listriki RSUD Datu Beru Aceh

    PLN Terbangkan Genset Pakai Helikopter Listriki RSUD Datu Beru Aceh

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur Utama RSUD Datu Beru, Takengon, Gusnarwin turut mengapresiasi gerak cepat PLN dalam memastikan layanan medis tetap berjalan meski jaringan listrik utama terdampak bencana.   Takengon | Guna memastikan objek vital tetap menyala pascabencana, PLN bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerbangkan genset berkapasitas 250 kiloVolt Ampere (kVA) menggunakan helikopter […]

  • Komunitas TTS Adil Sejahtera: Lawan Ketidakadilan Untuk Capai Kesejahteraan

    Komunitas TTS Adil Sejahtera: Lawan Ketidakadilan Untuk Capai Kesejahteraan

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | Kita tidak bisa membantah bahwa hari ini, banyak masyarakat di pedesaan berteriak dalam diam karena suara mereka tidak selantang suara para wakil rakyat untuk menyampaikan keluhan mereka. Masyarakat membutuhkan orang-orang yang peduli dan mau mendengarkan serta menyuarakan kegetiran yang tengah terjadi. Komunitas Timor Tengah Selatan (TTS) Adil Sejahtera merupakan sebuah wadah […]

expand_less