Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Loading

Flotim-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa sekian lama kondisi Nusa Tenggara Timur sangat bermasalah. Hal ini diungkapkan Gubernur saat menggelar rapat kerja di Kabupaten Flores Timur, yang berlangsung di Desa Titihena, pada Senin 27 Juli 2020.

“Pertaniannya bermasalah, peternakan, perikanan, infrastruktur, air dan juga listrik pun bermasalah. Semuanya bermasalah,” ujar Gubernur VBL sembari menyampaikan pertanyaannya sederhana saja, bagaimana cara pemerintah memecahkan masalah ini.

Dengan segala keterbatasan baik waktu maupun dana, imbuh Gubernur VBL, maka hal utama yang harus dilakukan adalah kerja secara fokus. Ia menambahkan bahwa jika semuanya harus diselesaikan dengan berbagai keterbatasan, maka mustahil untuk bisa berhasil. Menurutnya, pemimpin hanya mempunya batas waktu lima tahun, apalagi dengan NTT yang tingkat pendapatannya terbatas.

Menurutnya, sekian lama pemerintah berusaha untuk menyelesaikan segala permasalahan, akibatnya tidak ada yang berhasil. Hal ini dibuktikan dengan kondisi NTT yang masih tetap berada pada urutan ketiga sebagai provinsi termiskin di Indonesia. Oleh karenanya, dengan Pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan, maka sektor ekonomi, kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas.

Menurut mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem ini, desa harus menjadi prioritas, karena banyak masalah yang timbul dari tingkat desa. Menurutnya desain pembangunan harus sejalan, mulai dari tingkat desa sampai ke tingkat pusat, semuanya harus bersinergi.

“Di sini peran dari kepala desa sangat penting karena harus bisa mendata secara baik tentang kehidupan masyarakatnya serta potensi apa saja yang bisa diolah untuk kesejahteraan masyarakat desa. Dalam bidang pertanian, harusnya kepala desa bisa mendata potensinya apa, siapa yang mengerjakan, makan minum mereka seperti apa, pendidikan serta kesehatannya bagaimana,” terang Gubernur VBL.

“Jadi, data itu sangat penting, karena kerja tanpa data berarti kerja tanpa pengetahuan. Dan kerja tanpa pengetahuan berarti hasilnya penuh dengan ketidaktahuan,” tegas Gubernur.

Untuk masalah kesehatan, Gubernur VBL sangat menaruh perhatian pada persoalan stunting di desa. “Dalam pemerintahan saya, maka persoalan stunting tahun depan akan zero (0%), khusus bagi yang lahir baru. Sekali lagi, kepala desa harus mendata jumlah ibu hamil di tingkat desa, khususnya bagi ibu hamil yang tidak mampu untuk memberi asupan gizi pada bayi yang dikandungnya. Jika data ini ada dan jelas, maka pemerintah akan memberi bantuan dan bimbingan kepada ibu hamil tersebut, sampai bayi yang dikandungnya berusia 5 tahun, sehingga generasi yang dilahirkannya tidak stunting,” lanjut Gubernur.

Untuk masalah infrastruktur khusus jalan provinsi, Gubernur VBL sangat optimis bisa selesai dikerjakan. “Khusus masalah infrastruktur jalan, khususnya jalan provinsi, sebagai Gubernur saya pastikan akan selesai sebelum saya turun dari jabatan sebagai Gubernur,” ujarnya yakin.

Sementara itu, Bupati Flores Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa visinya bersama Wakil Bupati adalah Desa Membangun, Kota Menata Untuk Kesejahteraan Masyarakat dengan misi antara lain: Selamatkan orang muda Flotim, Selamatkan infrastruktur, Selamatkan tanaman rakyat Flotim dan juga Selamatkan laut Flores Timur.

Turut hadir pada kesempatan ini, beberapa Anggota DPRD Provinsi NTT, beberapa Kepala Dinas lingkup Pemprov. NTT, Staf Khusus Gubernur, dan juga pimpinan SKPD, Forkompinda, Guru, Tenaga Medis, Camat dan juga Kepala Desa Tingkat Kabupaten Flores Timur.(*)

Sumber berita dan foto (*/Sam Harly Babys)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah-wajah dalam Cermin

    Wajah-wajah dalam Cermin

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yelinri Juana Martha Taosu Kupang-NTT, 5 November 2019 | Di depan cermin setengah utuh, telah terpampang wajah-wajah penuh kematian. Kaku, bisu, dan dingin. Bersolekan diam berdandankan sepi, rupawan bak kembang di makam moyang Wajah-wajah dalam cermin Berbijikan dua bola mata bundar Menyala pada remang-remang subuh lalu padam kala terik matahari membunuh keadilan di kota. […]

  • Dalil Antar Ponakan di Masa Tenang, Warga Renrua Amankan Mobil Dinas Kominfo Belu

    Dalil Antar Ponakan di Masa Tenang, Warga Renrua Amankan Mobil Dinas Kominfo Belu

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kominfo Pemerintah Daerah Belu, Stefen Bele Bau (SBB) berdalil menghantar keponakan lima orang mahasiswa menggunakan mobil dinas plat merah, dengan nomor polisi DH 1072 WF ke Dusun Lalere, Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa sore, 8 Desember 2020. […]

  • Jalan Terjal Prabowo-Gibran

    Jalan Terjal Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yakub F. Ismail Belum genap satu semester masa pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo-Gibran, badai datang bertubi-tubi mengoyak fondasi pemerintahan yang baru mulai berjalan. Seruan protes dari berbagai entitas masyarakat sipil menyikapi pro kontra kebijakan dan program hingga gemuruh sosial mengiringi kekecewaan publik menyusul disahkannya RUU TNI belakangan ini turut menjadi gelombang […]

  • Berkat Kredit Bank NTT, Usaha Penjahit Disabilitas di Sikka Terus Maju

    Berkat Kredit Bank NTT, Usaha Penjahit Disabilitas di Sikka Terus Maju

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Sebagai penyandang disabilitas (tuna daksa), tak membuat pria berumur 50 tahun ini berhenti berkarya. Sejak tahun 2001, Yoseph Loku menggeluti usaha jahit pakaian di Ruko Pemda Sikka di, Pasar Tingkat Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ayah dari 6 orang anak ini sangat lihai menjahit. Baginya menjahit tidak bisa […]

  • Jurnalis di Rote Ndao Kecewa, Gugus Tugas Covid-19 Tidak Terbuka Terkait Data

    Jurnalis di Rote Ndao Kecewa, Gugus Tugas Covid-19 Tidak Terbuka Terkait Data

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Para jurnalis sangat kecewa dengan kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao karena terkesan tertutup dalam penyampaian informasi penanganan kasus Corona. Bermula dari jumlah kasus Covid-19 berdasarkan hasil rapid test di Kabupaten Rote Ndao terus bertambah pasca pengumuman dua Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh Gugus Tugas Percepatan […]

  • PLN & Bupati Sikka Serahkan BLT dan Token Listrik Gratis di Desa Wolonterang

    PLN & Bupati Sikka Serahkan BLT dan Token Listrik Gratis di Desa Wolonterang

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Sebagai bentuk kerja nyata, pada Kamis, 25 Juni 2020, PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Flores Bagian Timur bersama Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos berkunjung ke Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Token Listrik Gratis kepada masyarakat sekitar […]

expand_less