Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Indonesia Butuh Banyak Psikolog Forensik Untuk Perlindungan Khusus Anak

Indonesia Butuh Banyak Psikolog Forensik Untuk Perlindungan Khusus Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Peran psikolog dalam isu perlindungan terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) sangat penting. Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu menuturkan peran psikolog dibutuhkan dalam hal pencegahan agar anak tidak berhadapan dengan hukum maupun penanganan ABH, baik sebagai anak yang berkonflik dengan hukum, anak korban, atau anak saksi.

“Peran psikolog tidak putus, dimulai dari tahap pencegahan sampai dengan reintegrasi. Para psikolog dapat berperan dalam berbagai tingkat pencegahan, dari pencegahan primer sampai dengan tersier melalui intervensi langsung kepada anak, keluarga, maupun lembaga lainnya yang berkaitan dengan anak,” ujar Sekretaris Kemen PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu dalam Seminar Ilmiah Nasional Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, pada Selasa, 3 November 2020 melalui daring.

Sementara itu, dalam proses pemeriksaan perkara hingga adanya putusan hakim yang mengikat, psikolog berperan penting baik dalam rehabilitasi dan reintegrasi yang dijalani ABH. Di antaranya pemberian dukungan psikososial, memberikan informasi kepada para petugas layanan mengenai keadaan psikologis anak, memberikan kesaksian ahli, sampai dengan merancang intervensi yang paling sesuai untuk anak.

“Dalam ranah pembuatan kebijakan terkait dengan isu ABH, para psikolog juga memiliki potensi besar memberikan kontribusi nyata. Para psikolog dapat sangat membantu para pembuat kebijakan meramu kebijakan ramah anak yang dapat mendorong perkembangan psikologis anak secara maksimal ke arah yang positif. Tentunya berbagai peran (psikolog) tersebut sangat penting bagi masa depan anak,” jelas Pribudiarta.

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu

Dalam seminar yang mengangkat tema “Psikologi untuk Keadilan: Peran Psikologi Forensik pada Anak Berhadapan dengan Hukum” tersebut, Pribudiarta juga membuka data tentang adanya ketimpangan antara kebutuhan terhadap psikologi forensik dibandingkan jumlah sumber daya psikolog yang ada.

“Dalam memberikan pendampingan mulai dari proses penyidikan, penuntutan, pemeriksaan di pengadilan maupun pembinaan setelah putusan pengadilan, psikolog sering kali juga dituntut mampu memahami substansi hukum dan peradilan pidana anak. Tentunya, tidak semua psikolog memiliki pemahaman tersebut. Oleh karena itu, kebutuhan akan psikolog forensik menjadi sangat tinggi seiring dengan meningkatnya jumlah kasus ABH,” tambah Pribudiarta.

Berdasarkan data Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes pada laporan SPPA tahun 2019 jumlah psikolog klinis yang dapat melakukan pemeriksaan psikologis kepada ABH di seluruh Indonesia hanya berjumlah 749 orang. Sementara jumlah UPTD PPA sudah terbentuk 28 di provinsi dan 81 di Kab/kota, karena minimnya jumlah psikolog secara nasional, belum seluruh UPTD PPA memiliki psikolog yang dapat mendampingi kasus-kasus perempuan dan anak khususnya ABH.

“Untuk meningkatkan pelayanan psikososial, baik dalam pencegahan maupun penanganan ABH, besar harapan saya bahwa HIMPSI (Himpunan Psikolog Seluruh Indonesia) dan APSIFOR dapat membantu dalam memberikan peningkatan kapasitas bagi para psikolog serta para petugas layanan UPTD PPA di seluruh Indonesia agar dapat turut serta berperan dalam pencegahan dan penanganan ABH,” tutur Pribudiarta.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Negatif Corona, RS Umbu Rarameha &  Gabriel Manek Jadi Tambahan Rujukan

    NTT Negatif Corona, RS Umbu Rarameha & Gabriel Manek Jadi Tambahan Rujukan

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penyakit Infeksi Emerging (IPE) Covid-19 atau Corona Virus di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga Senin, 16 Maret 2020, masih dalam status negatif atau belum ada pasien yang terpapar.  Penyakit yang merebak di seluruh dunia ini telah berdampak pada 172 orang di Indonesia, merenggut 5 nyawa dan 9 orang berhasil sembuh. […]

  • PLN UP3 FBB Tebar Energi Bahagia Bersama Warga Labuan Bajo

    PLN UP3 FBB Tebar Energi Bahagia Bersama Warga Labuan Bajo

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Ustadzah Roslana, mewakili warga penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasihnya dan sangat bersyukur atas kepedulian PLN, khususnya YBM PLN UP3 Flores Bagian Barat.   Labuan Bajo | PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) menghelat aksi sosial di Labuan Bajo, menyalurkan bantuan kepada warga yang menetap […]

  • Rudenim Kupang Klarifikasi Pengungsi Afganistan Coba Bunuh Diri

    Rudenim Kupang Klarifikasi Pengungsi Afganistan Coba Bunuh Diri

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menyikapi pemberitaan di media sosial dan media massa terkait terjadinya keributan dan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh pengungsi Afganistan bernama Hassan Reza Haidari pada Jumat, 24 Juni 2022. Pada sesi konferensi pers yang dipimpin oleh Kepala Rudenim Kupang, Heksa Asik Soepriadi dan didampingi Kasie Keamanan […]

  • Menakar Empati dan Keindonesiaan Wakil Bupati Kepulauan Natuna

    Menakar Empati dan Keindonesiaan Wakil Bupati Kepulauan Natuna

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Syukur alhamdulillah Puji Tuhan pada Minggu, 2 Februari  2020 pukul 08.40 WIB, saudara-saudara kita 238 WNI dari Wuhan, Hubey China telah mendarat di bandara Hang Nadim Batam. Sesaat kemudian mereka akan menuju ke hanggar kesehatan TNI di Kepulauan Natuna untuk menjalani observasi selama 14 hari untuk memastikan mereka aman dari paparan […]

  • 5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Bantuan 5.000 paket sembako dari Presiden Jokowi yang ditujukan bagi warga Kota Kupang yang terdampak Covid-19, diterima secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dari Kepala Bulog Wilayah NTT, Taufan Akib pada Jumat, 15 Mei 2020 di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Wali Kota Kupang yang saat menerima […]

  • MAHUPIKI Buka Sayap Organisasi Seluruh Indonesia

    MAHUPIKI Buka Sayap Organisasi Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) siap memperluas jejaring organisasi hingga ke daerah-daerah. Hal itu disampaikan pemerhati MAHUPIKI Yakub F. Ismail kepada media ini di Jakarta, Kamis, 21 Desember 2023. Menurut Yakub, MAHUPIKI merupakan sebuah wadah intelektual dan advokasi hukum yang tumbuh atas semangat menebar kebajikan sosial dan keadilan […]

expand_less