Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Saksikan Sumpah Anggota Komisi Yudisial Periode 2020—2025

Presiden Jokowi Saksikan Sumpah Anggota Komisi Yudisial Periode 2020—2025

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 21 Des 2020
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyaksikan pengucapan sumpah anggota Komisi Yudisial untuk masa jabatan tahun 2020—2025. Pengucapan sumpah tersebut digelar pada Senin, 21 Desember 2020, di Istana Negara.

Pengangkatan para anggota Komisi Yudisial dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 131/P tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Hormat Anggota Komisi Yudisial Masa Jabatan Tahun 2015—2020 dan Pengangkatan Anggota Komisi Yudisial Masa Jabatan Tahun 2020—2025.

Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin memberikan selamat kepada Komisi Yudisial Periode 2020–2025

Nama-nama anggota Komisi Yudisial sebagaimana tertuang dalam Keppres tersebut ialah:

  1. Joko Sasmito, S.H., M.H.;
  2. M. Taufiq HZ, M.H.I.;
  3. Binziad Kadafi, S.H., LL.M., Ph.D.;
  4. Sukma Violetta, S.H., LL.M.;
  5. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D.;
  6. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata, S.H., M.Hum.;
  7. Siti Nurdjanah, S.H., M.H.

Komisi Yudisial sebagaimana Pasal 13 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 memiliki wewenang untuk mengusulkan pengangkatan hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung kepada DPR untuk mendapat persetujuan, menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, menetapkan kode etik dan/atau pedoman perilaku hakim bersama Mahkamah Agung, serta melaksanakan kode etik dan/atau pedoman perilaku tersebut.

Pelaksanaan pengucapan sumpah ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kemudian diikuti oleh para tamu undangan terbatas yang hadir.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR: ‘Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana’

    Ketua DPR: ‘Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana’

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Semua kepala daerah yang wilayahnya berpotensi mengalami gangguan alam hendaknya mulai waspada dan siaga. Semua unsur di dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hendaknya mulai dikonsolidasi dan antisipatif. Terjadi rangkaian gempa bumi di sejumlah daerah sejak jumat (11—12 Januari 2019 malam). Terjadi gempa bumi Kepulauan Banda, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan […]

  • Kenapa ‘Publisher Right Platform Digital’ Patut Ditolak Pers?

    Kenapa ‘Publisher Right Platform Digital’ Patut Ditolak Pers?

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Wina Armada Sukardi, Pakar Hukum Pers dan Kode Etik Jurnalistik Rapat koordinasi pembahasan draf Peraturan Presiden (Perpres) terkait publisher right platform digital yang  dihadiri oleh anggota Dewan Pers, para wakil konstituen Dewan Pers, unsur perwakilan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemkopolhukam), serta wakil Sekretariat Negara pada 15 Februari 2023, berlangsung ricuh. Belum masuk […]

  • Pater Gregorius Neonbasu : “Allah, Alam, dan Arwah Itu Satu Kesatuan”

    Pater Gregorius Neonbasu : “Allah, Alam, dan Arwah Itu Satu Kesatuan”

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang |Antropolog Budaya Pater Gregorius Neonbasu SVD, PhD. mengemukakan bahwa ia membutuhkan orang-orang untuk terlibat dan memastikan keberadaan makam Sobe Sonbai III. Dari menggunakan media mimpi dari cucu Sobe Sonbai III, bantuan para tetua adat untuk melakukan kontak supranatural hingga berujung pada tanda alam, maka pada tahun 2016; melalui prosesi ritual adat unik dan melibatkan […]

  • Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, gardaindonesia.id – Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah menjadi perhatian hampir di seluruh Negara tak terkecuali di Indonesia. Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016 menunjukkan 33,4% perempuan mengalami kekerasan fisik atau seksual semasa hidupnya, dan data survei Kekerasan Terhadap Anak (KTA) tahun 2013 menunjukkan 6% anak mengalami kekerasan. Tingginya persentase kekerasan menunjukkan […]

  • Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 1Komentar

    Loading

    Manggarai, Kelompok tani budidaya hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Wela Sita Werek, Ulumbu, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat panen pada Rabu, 24 April 2024. Di panen kedua ini, salah satu dari 16 kelompok tani di Poco Leok binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra […]

  • Wabup Belu Ajak Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Perpustakaan Daerah

    Wabup Belu Ajak Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Perpustakaan Daerah

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kesadaran masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam memanfaatkan seluruh fasilitas perpustakaan daerah masih kurang, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Masyarakat memandang semua literatur yang tersedia di perpustakaan tidak bermanfaat. Padahal, perpustakaan daerah Belu memiliki 6.400 (enam ribu empat ratus) judul buku dan 17.000 (tujuh belas ribu) eksemplar/buku referensi. […]

expand_less