Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Filosofi berupa kerja dengan sistem “Pilih Biji Asam” yang diterapkan oleh Johannis Silvester Ottemoesoe,S.E. menghantarkan dirinya menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang sejak Senin, 6 Januari 2020; mulai membuahkan hasil.

Mantan Dirut PDAM Kabupaten Kupang ini mengungkapkan bahwa melalui sistem “Pilih Biji Asam” tersebut menghasilkan 61 liter air bersih per detik. Menurutnya, sebelum dilantik, ia sempat membeberkan proyeksi penyaluran air bersih bagi warga kepada Wali Kota Kupang.

“Saya bilang ke Pak Wali (Jefri Riwu Kore, red) kebutuhan anggaran pengolahan air dendeng sejak tahun 2018, membutuhkan anggaran Rp.189 Miliar dapat menghasilkan 150 liter per detik, sedangkan kami hanya mengandalkan Rp.2,5 Miliar, namun dapat menghasilkan 61 liter per detik berupa sistem kerja sama dengan para pemilik sumur bor yang berada di wilayah Kota Kupang,” urai Joni Ottemoesoe (sapaan akrabnya, red) saat ditemui pada Senin, 7 Desember 2020 di ruang kerjanya.

Air hasil dari Kali Dendeng, imbuh Dirut PDAM Kota Kupang, membutuhkan waktu 2 tahun dengan dana Rp.189 Miliar yang bakal menghasilkan air bersih 300 liter per detik dan bisa langsung diminum. “Reservoir berbahan stainless, maka investasi mahal dan untuk melayani wilayah Barat Kota Kupang,” ungkapnya.

Sementara pengolahan air bersih dengan sistem “Pilih Biji Asam” Joni, mengungkapkan hanya membutuhkan waktu 6 (enam) bulan, dapat menghasilkan 61 liter per detik yang bersumber dari 5 (lima) lokasi kerja sama antara lain di Oepura (30 liter per detik), Sinode GMIT (5 liter per detik), Pak Marten Dela (8 liter per detik), Pak Boni Mariset 2  lokasi (10 liter per detik), Gereja Marturia (5 liter per detik), dan bakal menyusul di Air Hitam di Oesapa Selatan dengan kontribusi 35 liter per detik.

Direktur PDAM Kota Kupang, Johannis Silvester Ottemoesoe,SE

Ke depan, PDAM Kota Kupang, ungkap Joni Oetemusu, pihaknya akan bekerja sama dengan pemilik sumur bor (Air Lodys) di Oepura yang dapat menghasilkan air 30 liter per detik.

Menurutnya, manajemen air di Kota Kupang yang dikelola saat ini lemah mulai dari provinsi, kabupaten, hingga kota karena wilayah Kota Kupang tak susah air karena terbukti banyak mobil tangki air yang menyalurkan air baku sehingga warga masih dapat membeli air.

“Secara sosial ekonomi, warga kota masih dapat membeli air tangki, wilayah Kota Kupang tak kekurangan dan kekeringan air, karena air di Kota Kupang berkelimpahan,” ucap Joni.

Terpisah, pada Selasa, 22 Desember 2020, melalui sambungan telepon, Joni pun menyampaikan target kerja PDAM Kota Kupang pada tahun 2021 bakal menambahkan pelanggan sebanyak 500 pelanggan dari water hibah, 1.000 dari Bappeda, 150 pelanggan regular, dan 750 pelanggan dari PDAM Kabupaten Kupang yang bersumber dari Perumahan Avian  Jaya di Kecamatan Alam.

Selain itu, lanjut Joni, bakal menjalin kerja sama dengan 3 (tiga) lokasi sumur bor milik Pak Veki Lerik, milik dr. Herman Man (Wakil Wali Kota Kupang, red), pengembangan Air Hitam di Oesapa, dan pengembangan reservoir 200 kubik di Oepura.

Mengenai laba yang bakal diraih oleh PDAM Kota Kupang pada tahun 2021, tandas Joni Oetemusu, setiap bulan DRD sekitar Rp.1,4 Miliar dan laba di Tahun Buku 2020 berkisar Rp.1,1 Miliar.

Penulis, foto, dan editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi dan Sinergi dalam Pembangunan PPPA Era 4.0

    Kolaborasi dan Sinergi dalam Pembangunan PPPA Era 4.0

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Tangerang-Banten, Garda Indonesia | Pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di era revolusi industri 4.0 memberikan peluang besar sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat merangsang inovasi, menyediakan ide dan sumber daya yang bervariasi tetapi di sisi lain memunculkan berbagai ancaman kejahatan terhadap perempuan dan anak, seperti bahaya pornografi dan cyber […]

  • FORMABAN Pulihkan Psikologis Anak Besipae di Momen Sumpah Pemuda

    FORMABAN Pulihkan Psikologis Anak Besipae di Momen Sumpah Pemuda

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022, mahasiswa IAKN Kupang tergabung dalam Forum Studi Asal Amanuban (FORMABAN) melakukan pemulihan psikologi anak-anak Besipae korban penggusuran rumah oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 20 Oktober 2022. Saat 25 Mahasiswa IAKN yang tergabung dalam FORMABAN tiba di lokasi penggusuran pada Minggu, 30 […]

  • Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.   Kupang | Data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menunjukkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi NTT mencapai 145.268 anak yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

  • Yunus Misa Terpilih Kembali, PGRI TTS Siap Melaju 5 Tahun Lagi

    Yunus Misa Terpilih Kembali, PGRI TTS Siap Melaju 5 Tahun Lagi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Loading

    Usai terpilih kembali secara aklamasi, Yunus Misa bersama jajaran BP PGRI TTS pun dilantik langsung oleh Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., C.Me, CPARbe. , CPLC.   SoE | Yunus Missa, S.Pd., kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Kabupaten TTS masa bakti XXIII Periode 2025 —2030 dalam Konferensi PGRI yang dihelat Badan […]

  • Atensi PNK, Oesapa Barat Terima Mesin Pencacah Sampah Plastik Tenaga Surya

    Atensi PNK, Oesapa Barat Terima Mesin Pencacah Sampah Plastik Tenaga Surya

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penataan Taman Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima lebih dikembangkan pemerintah pada tahun 2023. Bahkan Politeknik Negeri Kupang (PNK) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) dengan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bersumber dari dana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memberikan bantuan kepada masyarakat berupa […]

  • Tunjangan Sertifikasi Dipangkas, Dua Guru Mengadu Ke DPRD Belu

    Tunjangan Sertifikasi Dipangkas, Dua Guru Mengadu Ke DPRD Belu

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tunjangan sertifikasi guru triwulan IV dipangkas sebulan, dua orang guru di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), atas nama Yovita Klau (Kepala Sekolah SD Tanah Merah 1 Atambua) dan Fransiska Neolaka mengadu ke Kantor DPRD Belu, pada Senin, 28 Desember 2020. “Pemotongan ini dialami oleh 600 lebih guru di Belu. […]

expand_less