Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Satu dalam Kebersamaan

Satu dalam Kebersamaan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Penulis : Melkianus Nino

Pagi yang indah, duduk di beranda rumah di antara kursi kosong ditemani segelas teh hangat. Sebatang pena dan sebuah buku. Aku sangat merindu rumah belajar, ingin berseragam.

Bibir keruh telah dibasahi seteguknya. Aroma khas, melalang buana; sungguh telah menemani aku, pena, dan buku.

Di balik pagar bonsai kuning, memamerkan kilap menguning. Langkah kaki teman sejawat yang berseragam biru-putih bergandengan tangan sembari bersenda-gurau beranjak menuntut ilmu.

Aku teringat masa itu

Sewaktu bersama

Sepayung, seseragam dan beramai.

“Kapan harus seperti dulu?”.

Keindahan itu pesona, dicipta-Nya. Kita tak pernah tahu, dari mana entah juga ke mana singgah kita.

Berteduh di tengah guyuran hujan, hendak berhenti sejenak menanti redah. Dan meminta tolong kepada si penunggu teduh. Lihatlah, dia ada di situ dan di dalamnya. Ketuklah dan beri sapa.

“Maaf, aku harus berhenti sesaat saja. Karena hujan telah datang di antara kita!”.

“Silakan, tempati kursi kosong. Aku, si penunggu teduh telah ada di sampingmu untuk bercerita”.

“Terima kasih!”.

“Sekali maaf, siapakah kamu?”.

“Aku, si Jas Hitam . Hendak ke kantor parlemen, hujan menghalangiku”

Si tuan teduh, berkaki tiga tak mengulang tanya, hanya menatapi raut wajah si Jas Hitam yang tampan membuang senyum. Si tuan teduh diam seribu bahasa , larut dalam bisu.

****

Si bocah sulung , datang dengan basah kuyup tak berpayung hanya selembar mantel kusut di atas kepalanya.

Keduanya berpaling ke pusat suara.

“Salam jelang siang!”.

“Salam juga”. Jawab si Jas Hitam.

Dengan memegang sebilah parang, langkahnya menuju dan mengganti pakaian basah.

“Kek, siapakah si bocah itu?”.

“Dia, cucu sulungku, orang tuanya merantau ke seberang, demi hidup semenjak masih ingusan. Dia tidak melanjutkan sekolah karena biaya yang serba mahal dan kedua orang tuanya pun hilang kabar” terang si penunggu teduh.

Si Jas Hitam, diam seribu tanya mendengar keluh-kesah sang kakek tua sembari duduk termenung mengupingi di teras gubuk dekat persimpangan. Dalam hening, si Jas Hitam pamit dan pergi karena cuaca telah cerah kembali. Si penunggu teduh menatap keheranan pada pemuda tampan berjas hitam, berdasi dan bersepatu ala Aladin.

Beberapa jam kemudian…

Bunyi ketukan terdengar dari pintu berdaun tripleks kepucatan berulang bunyi. Si bocah itu, menemani kakek tua menuju pusat ketukan.

“Mat siang kek!”. Sapa tukang pos.

“Mat siang juga, ada apa dan maksud kedatanganmu?”.

“Ada sekemas titipan. Sejam tadi, seseorang tak dikenal menghantar ke kantor kami. Tujuan, alamat di sini!”.

“Terima kasih banyak”.

Tanpa pamit, si tukang pos pergi dan meninggalkan si penunggu teduh dan cucunya. Dengan menggendong titipan tadi, gegas ke ruang tamu. Dibukanya titipan itu, ada pecahan 1.000 perak,sepucuk surat dan perlengkapan sekolah. Dengan memeluk cucu kesayangannya, si penunggu teduh menetes air mata kegirangan. Diam membatin.

“Terima kasih Tuhan, sepanjang derita hidup masih ada yang terbaik dari yang tak disangka. Kebersamaan kami, adalah berdua kami. Ketika kebersamaan itu selalu hadir dari orang ketiga…!”.

Si cucu sulungnya memegang selembar surat dan membaca di hadapan sang kakek yang buta aksara.

“Terima kasih kek, atas amal-budi baikmu yang telah memberi ruang-naung sesaat buatku. Aku terharu dengan masa laluku. Aku, adalah barisan dalam gedung rakyat, karena kebaikan-pengertiannya akan terkenang hingga detik ini. Aku masih ada di sini demi kebersamaan.

Kenakan seragam sekolah kepada si adik-cucu, aku dan kakek. Lekaskan dia untuk bersekolah kembali, aku ingat dengan masa lalunya. Dan 1.000 perak tadi, sebagai biaya hidup dan biaya sekolahnya.

Aku ,akan terus mengenang rumah teduh kakek, aku akan kembali pada esok dan lusa nantinya”.

Aku,

Si Jas Hitam.(*)

*/Penulis merupakan Pegiat Literasi dan Jurnalis Garda Indonesia Biro Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)

Foto (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grand Opening! Diler Resmi Mobil Suzuki di Waingapu

    Grand Opening! Diler Resmi Mobil Suzuki di Waingapu

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Usai rampung pembangunan gedung baru PT Surya Batara Mahkota (SBM) Main Dealer Suzuki Mobil siap menghelat pembukaan resmi atau grand opening di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). General Manager SBM Kupang, Fredy Prijtna menyampaikan, telah merampungkan pembangunan gedung baru dan showroom PT SBM Dealer Suzuki Mobil, […]

  • Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kejaksaan Agung melimpahkan sejumlah barang bukti dari Harvey Moeis di kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015—2022. Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 1 1 rumah, 8 mobil mewah, hingga 88 tas mewah. Kuasa hukum Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, mengatakan 88 […]

  • Dirut Bank NTT, Ishak Rihi : “Kantor Bank NTT Sejumlah Pengguna Smartphone”

    Dirut Bank NTT, Ishak Rihi : “Kantor Bank NTT Sejumlah Pengguna Smartphone”

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT sebagai Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berupaya menjadi lebih baik dalam pelayanan dan menjadi corong investasi dan motor penggerak ekonomi bagi masyarakat, pengusaha dan investor. Dalam coffee morning yang dihelat oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTT pada Selasa, 9 Juli 2019 […]

  • Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dua pekan lalu tepatnya 29 Februari 2020, Ketua KPK Firli Bahuri hadir pada sebuah acara puisi yang diadakan oleh Stasiun Radio Republik Indonesia ( RRI), dalam sebuah gelaran Seni VS Korupsi, yang mana pada kesempatan tersebut Ketua KPK Firli Bahuri membawakan sebuah puisi. Dalam sambutan singkatnya, sebagaimana dituturkan ketua KPK Firli […]

  • “Nusantara” Nama Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

    “Nusantara” Nama Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menentukan nama Ibu Kota Negara (IKN) yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini diungkapkan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dengan pemerintah di Kompleks Parlemen pada Senin 17 Januari 2022. Monoarfa mengungkapkan bahwa nama ibu kota tersebut […]

  • Kemen PPPA Lindungi Anak dari Situasi Darurat di Momen HUT Ke-76 RI

    Kemen PPPA Lindungi Anak dari Situasi Darurat di Momen HUT Ke-76 RI

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) berhasil menggagalkan aksi seorang anak (10) yang mencoba bertahan di atap rumah warga di daerah Jakarta Selatan. Sebelumnya, pada 17 Agustus pukul 11.52 WIB, Kemen PPPA melalui Layanan SAPA129 menerima aduan dari masyarakat yang melapor telah melihat seorang anak yang berada dalam situasi […]

expand_less