Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Diduga, Ketua RT di Kupang Mabuk Miras, Maki & Aniaya Mahasiswi Unwira

Diduga, Ketua RT di Kupang Mabuk Miras, Maki & Aniaya Mahasiswi Unwira

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Oknum Ketua RT, Yoseph Mone di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga telah meneguk minuman keras (miras), memaki mahasiswi HT dan memukul mahasiswi AK di wilayahnya dan telah menyebabkan warga sekitar mengeroyok EJL dan BIT, pada Rabu petang, 20 Januari 2021.

Informasi yang diterima Garda Indonesia dari para korban menyebutkan, bahwa saat itu, mereka hendak memberikan selamat kepada sepupu HT di Kos Anima Oesapa sekitar pukul 14.00 WITA, atas suksesnya ujian skripsi. Setibanya di TKP, Yoseph Mone sudah dalam keadaan setengah sadar akibat mengonsumsi miras. Yoseph Mone pun berdalil pandemi Covid-19, lalu pergi dalam keadaan mabuk parah untuk membubarkan kumpulan kelompok mahasiswa yang hanya berjumlah lima orang tersebut. Padahal, menurut para korban, di saat yang sama Yoseph Mone sendiri datang dalam kondisi mabuk dari acara kumpul keluarganya.

Yoseph Mone, lalu mendekat AK yang adalah seorang mahasiswi dan memukul tepat di bagian dada sebanyak dua kali. Tak terima dengan perlakuan tidak wajar itu, HT menarik AK untuk menjauh. Yoseph Mone, malah memaki HT dengan sebutan anjing, babi, kerbau, binatang, dan lainnya.

Korban EJL, melihat sepupunya HT dikasari dengan kata–kata tak senonoh, lalu mendekat ke arah Yoseph Mone untuk menegur secara baik–baik agar jangan memaki, karena HT seorang perempuan, yang juga saudarinya. Tetapi, teguran EJL itu justru mendatangkan petaka bagi dirinya dan BIT. Yoseph Mone tidak mau terima dengan teguran itu, lalu berusaha meninju EJL secara berulang–ulang sampai terjatuh sendiri akibat kondisi tubuh yang tidak seimbang. Warga sekitar yang tidak mengetahui pasti kejadian itu, lantas menuduh EJL yang telah memukul jatuh Yoseph Mone.

Selanjutnya, warga yang jumlahnya sekitar puluhan orang itu datang mengeroyok EJL dengan cara pukul, tendang dan melempari batu ke arah EJL berkali–kali di sekujur tubuhnya hingga tak berdaya, tanpa ada perlawanan.

Akibatnya, EJL menderita luka robek, bengkak, memar dan lebam di sejumlah titik badannya. Bahkan, sampai menjelang tengah malam pun, EJL masih susah diajak bicara oleh pihak keluarga, lantaran mengeluh sakit di bagian luar dan dalam tubuhnya. Selain EJL, korban BIT juga ikut dianiaya saat berusaha meminta massa untuk berhenti mengeroyok EJL.

Usai pengeroyokan tersebut, para korban pergi ke Polsek Kelapa Lima sekitar pukul 17.00 WITA, untuk membuat laporan polisi. Akan tetapi, niat melapor itu diurung lantaran pihak kepolisian menawarkan jalan damai kepada kedua belah pihak.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH., S.I.K yang dihubungi via sambungan telepon pada Rabu malam, 20 Januari 2021, membenarkan peristiwa itu. “Mereka masih di Kantor polsek, sedang ditangani oleh piket reskrim, perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kembali”, ungkap Kapolsek melalui pesan SMS pada pukul 21.32 WITA.

Selanjutnya, menurut Kapolsek Kelapa Lima, pihaknya memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk menempuh jalur damai, karena berdasarkan keterangan saksi, bahwa keduanya sama–sama menjadi korban. Selain keempat korban itu, kata Kapolsek, ketua RT juga memiliki luka lecet karena sempat ada kontak fisik dengan korban EJL.

Kedua belah pihak juga, tutur Kapolsek, diamankan dalam kurun waktu 1 × 24 jam sembari menunggu kesepakatan untuk saling berdamai. “EJL ditegur oleh Ketua RT karena kumpul–kumpul di masa pandemi Covid,” ujar Kapolsek via telepon pada pukul 23.02 WITA.

Sebagai informasi, terkait permintaan keluarga EJL untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER), AKP Andri Setiawan menerangkan, bahwa VER dilakukan jika ada Laporan Polisi (LP). LP ada dua model, yakni model A dan model B. LP model A dibuat oleh pihak kepolisian berdasarkan laporan warga tentang adanya keributan. Sedangkan, LP model B dibuat berdasarkan laporan korban dan pelaku sendiri.

Pihaknya juga tidak mendengarkan keterangan dari korban dan pelaku, melainkan keterangan dari para saksi, bahwa keduanya salah dan bisa saja saling melaporkan. “1 × 24 jam kita amankan. Intinya, saya tidak mau intervensi. Saya kembalikan kepada mereka berdua yang bermasalah. Kalau mau diselesaikan secara keluarga juga, monggo. Yang pasti, kita masih mengedepankan humanis, sehingga kita kembalikan ke mereka berdua,” papar Andri Setiawan.

Informasi terakhir yang diperoleh dari korban EJL dan BIT, pada Kamis dini hari, pukul 01.45 WITA menyatakan, masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan menandatangani surat pernyataan telah berdamai. Kedua belah pihak yang bermasalah pun sudah pulang ke tempat tinggalnya masing-masing. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

Foto utama (*/istimewa/shutterstock)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiah Mobil dari Jokowi untuk SMK Negeri 5 Kupang

    Hadiah Mobil dari Jokowi untuk SMK Negeri 5 Kupang

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di hari ketiga (sejak 4 Desember, red), berkesempatan mengunjungi SMK Negeri 5 Kupang, pada Rabu, 6 Desember 2023. Kunjungan Presiden Jokowi untuk meninjau fasilitas dan praktik pembelajaran siswa. Ia pun mengapresiasi kegiatan praktik pembelajaran di sana yang dinilai sudah baik. Tiba sekira pukul 08.10 WITA, […]

  • PKBM Bintang Flobamora Bekali Literasi Bagi Anak Panti Asuhan Kristen GMIT

    PKBM Bintang Flobamora Bekali Literasi Bagi Anak Panti Asuhan Kristen GMIT

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PKBM Bintang Flobamora melalui program kerja sama dengan Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) dan Pendidikan Literasi secara gratis bagi anak panti asuhan sejak tanggal 1—28 September 2019. Ketua PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do pada Sabtu, 28 September 2019 menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan layanan […]

  • Gerakan Kurva Landai Jadi Solusi Penurunan Angka Kasus Covid-19

    Gerakan Kurva Landai Jadi Solusi Penurunan Angka Kasus Covid-19

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, cara untuk mengurangi angka penambahan kasus Covid-19, adalah dengan melakukan “Gerakan Kurva Landai”, yang melibatkan kepedulian semua orang untuk tidak tertular dan menulari virus SARS-Cov_2 atau corona jenis baru. “Maka kita harus tahu dan paham bahwa satu-satunya cara untuk melandaikan kurva adalah […]

  • Sekda NTT Resmikan Bank NTT Cabang Pembantu Kantor Gubernur

    Sekda NTT Resmikan Bank NTT Cabang Pembantu Kantor Gubernur

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Domu Warandoy, SH. M.Hum,  meresmikan Kantor Bank NTT Cabang Pembantu (Capem) Kantor  Gubernur NTT pada Senin, 18 Juli 2022. Yang luar biasa, Bank NTT Capem Kantor Gubernur NTT ini bakal menyajikan layanan digital selama 24 jam. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi atas kehadiran Capem Bank NTT […]

  • Independensi Wartawan (1)

    Independensi Wartawan (1)

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Mahmud Marhaba, Ketua Umum DPP PJS Akhir Ramadan banyak hal terjadi. Berbagai peristiwa tidak mengenal waktu, termasuk sejumlah peristiwa sensasional. Namun, sebelumnya saya mengucapkan selamat hari raya Idulfitri, minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kembali ke hal sensasional tadi. Di provinsi Riau, kampung istri saya, sejumlah wartawan dari Pelalawan yang difasilitasi […]

  • Pemkot Kupang & PAPPRI Sedia Pentas Musik Malam Minggu

    Pemkot Kupang & PAPPRI Sedia Pentas Musik Malam Minggu

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang melalui Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu Dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) NTT, menghelat Kupang Pung Musik Akustik bertajuk “Ekraf Bangkit, Pariwisata Maju” di Taman Nostalgia pada Sabtu malam, 3 September 2022 pukul 19.00—22.00 WITA. Kupang Pung Musik Akustik akan […]

expand_less