Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

“Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar luas di media sosial dan media daring terkait terpaparnya warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana dan tahanan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang; bahkan informasi yang disebarkan bahwa terjadi ledakan kasus positif corona virus disease (Covid-19); diklarifikasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Rabu siang, 27 Januari 2021, Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone menyampaikan kondisi riil pasien Covid-19 yang berada di Rutan Kupang. “Beberapa hari ini, kami membaca di media cetak dan online, ada pemberitaan mengatakan terjadi ledakan 68 orang terpapar Covid-19. Untuk itu, kami ingin menjelaskan sesuai data yang ada, berapa orang yang sebenarnya terpapar,” terangnya didampingi Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi dan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi.

Kondisi riil warga binaan pemasyarakatan yang terpapar Covid-19, dijelaskan secara gamblang oleh Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi yang menegaskan bahwa dari hasil tracing lalu dilakukan swab PCR awal oleh RS S.K. Lerik terhadap penghuni rutan terdapat 2 (dua) orang yang terpapar. “Dari kondisi itu, atas saran dokter Dinas Kesehatan Kota Kupang, maka Rutan Kupang bersurat kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTT agar dilakukan screening terhadap hasil tracing dua orang napi yang terkonfirmasi positif, sehingga dilakukan teknis pengambilan sampel melalui pool swab PCR,” urainya.

Pengambilan sampel tersebut, imbuh Mulyadi, dilakukan melalui sistem kelompok yang artinya jika dalam satu kelompok terdapat delapan orang, maka salah satu orang positif, maka dianggap semuanya positif. “Padahal tidak!, karena jika satu positif, belum tentu semuanya positif,” tegasnya sembari mengungkapkan terdapat 147 WBP yang memiliki KTP, dari hasil pool swab terindikasi 68 terpapar.

Jadi kami luruskan, lanjut Kadiv Pemasyarakatan, setelah didata ulang hanya terdapat 12 orang napi yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rutan Kupang. “Jadi, tidak benar jumlah positif 38 orang bahkan 68 orang napi,” tandasnya.

Selanjutnya, diklarifikasi secara detail oleh Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi yang membeberkan saat dilakukan swab PCR tahap kedua, dirilis oleh sebuah media yang menyampaikan bahwa terdapat 38 orang WBP positif Covid-19 dan ditempatkan dalam satu kamar. “Apa yang disampaikan itu tidak benar, dan saya mempersilakan media itu melihat langsung kondisinya dan memang 38 orang terindikasi suspek Covid-19 dan dilakukan isolasi mandiri di blok D dalam tiga hunian kamar,” urainya sembari menegaskan kondisi tersebut dilakukan agar tidak terjadi penyebaran.

Dari 38 orang WBP tersebut, lanjut Rizal Faudi, juga diberitakan bahwa mereka tidak diberikan vitamin, namun langsung diklarifikasi langsung oleh Kakanwil Kemenkumham NTT dan ditanya satu demi satu. “Beliau langsung melihat ke lapangan dan disampaikan oleh WBP bahwa telah diberikan vitamin termasuk minuman herbal yakni minuman jahe,” terangnya.

Semua suspek Covid-19 tersebut, imbuh Rizal Faudi, ketika dites swab PCR terhadap 38 orang diidentifikasi Covid-19, namun hasil uraian belum ada dan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan “Dan keluar hasil detail sebanyak 12 orang WBP dinyatakan positif Covid-19,” tandasnya.

Para penyintas Covid-19 tersebut, ungkap Karutan Kupang, malah ditolak oleh para WBP lain karena ada rasa takut terpapar. “Mereka terdiri dari 9 orang narapidana dan 3 tahanan dan telah dinyatakan sembuh,” pungkasnya sembari menyampaikan tak tahu sumber penyebab  penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah tahanan (Rutan) Kupang.

Penulis, editor, dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTGU Tambak Lorok 779 MW Pakai Teknologi Canggih Ramah Lingkungan

    PLTGU Tambak Lorok 779 MW Pakai Teknologi Canggih Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang | PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power meresmikan pengoperasian pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 yang berkapasitas 779 Megawatt (MW) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 30 Agustus 2024. PLTGU bertipe combined cycle single shaft yang terbesar di Indonesia ini memiliki teknologi paling baru dan canggih sehingga […]

  • NTT SUSAH AIR! SIAGA Siap Geolistrik di Setiap Kecamatan

    NTT SUSAH AIR! SIAGA Siap Geolistrik di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Geolistrik adalah metode geofisika yang mempelajari sifat kelistrikan lapisan batuan di bawah permukaan tanah. Cara kerjanya adalah dengan menginjeksikan arus listrik DC (direct current) ke dalam tanah melalui dua titik elektrode di permukaan tanah. Kemudian, beda potensial diukur di permukaan tanah yang sama melalui dua titik elektrode lainnya.   Waikabubak | Calon gubernur Nusa Tenggara […]

  • Terima Kasih Kakak Savira

    Terima Kasih Kakak Savira

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Sejenak memoriku bergelantungan pada tujuh belas tahun silam, ketika namamu dipanggil maju untuk menerima penghargaan sebagai wisudawati berprestasi cum laude di Universitas Udayana Bali, program studi Destinasi Pariwisata. Riuh tepuk tangan dari segenap aula dan kekaguman terpancar dari wajah orang yang melahirkan dirimu pada 8 Desember 2000. Lahir di tahun Naga, […]

  • Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si. dan Yohanis Uly Kale, A.Md sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021—2024 dan Dr. Thomas Ola Langoday, S.E. M.Si. dilantik sebagai Bupati Lembata sisa masa jabatan periode 2017—2022, oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mewakili Presiden RI Joko Widodo pada Kamis pagi, 16 September […]

  • Wakapolda NTT & Ketua Sinode GMIT Apresiasi HUT Ke-56 Gereja Bait El Penfui

    Wakapolda NTT & Ketua Sinode GMIT Apresiasi HUT Ke-56 Gereja Bait El Penfui

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Gereja Bait El Kampung Baru Penfui pada Minggu, 14 April 2019 berkesan dan bermakna bagi para Jemaat, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG), dan Gembala Gereja karena hadir sosok seorang Brigjen Pol Joni Asadoma, Wakapolda NTT dan Pdt Dr Merry Kolimon, Ketua Sinode GMIT. Selain itu, […]

  • Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Loading

    Aksi mahasiswa asal pulau Alor itu dilakukannya pada Jumat malam, 4 April 2025. Diketahui selama ini, korban menetap di asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.   Kupang | Menjelang perayaan Paskah tahun 2025, seorang mahasiswa jurusan arsitek fakultas teknik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakhiri hidupnya […]

expand_less