Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

“Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar luas di media sosial dan media daring terkait terpaparnya warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana dan tahanan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang; bahkan informasi yang disebarkan bahwa terjadi ledakan kasus positif corona virus disease (Covid-19); diklarifikasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Rabu siang, 27 Januari 2021, Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone menyampaikan kondisi riil pasien Covid-19 yang berada di Rutan Kupang. “Beberapa hari ini, kami membaca di media cetak dan online, ada pemberitaan mengatakan terjadi ledakan 68 orang terpapar Covid-19. Untuk itu, kami ingin menjelaskan sesuai data yang ada, berapa orang yang sebenarnya terpapar,” terangnya didampingi Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi dan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi.

Kondisi riil warga binaan pemasyarakatan yang terpapar Covid-19, dijelaskan secara gamblang oleh Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi yang menegaskan bahwa dari hasil tracing lalu dilakukan swab PCR awal oleh RS S.K. Lerik terhadap penghuni rutan terdapat 2 (dua) orang yang terpapar. “Dari kondisi itu, atas saran dokter Dinas Kesehatan Kota Kupang, maka Rutan Kupang bersurat kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTT agar dilakukan screening terhadap hasil tracing dua orang napi yang terkonfirmasi positif, sehingga dilakukan teknis pengambilan sampel melalui pool swab PCR,” urainya.

Pengambilan sampel tersebut, imbuh Mulyadi, dilakukan melalui sistem kelompok yang artinya jika dalam satu kelompok terdapat delapan orang, maka salah satu orang positif, maka dianggap semuanya positif. “Padahal tidak!, karena jika satu positif, belum tentu semuanya positif,” tegasnya sembari mengungkapkan terdapat 147 WBP yang memiliki KTP, dari hasil pool swab terindikasi 68 terpapar.

Jadi kami luruskan, lanjut Kadiv Pemasyarakatan, setelah didata ulang hanya terdapat 12 orang napi yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rutan Kupang. “Jadi, tidak benar jumlah positif 38 orang bahkan 68 orang napi,” tandasnya.

Selanjutnya, diklarifikasi secara detail oleh Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi yang membeberkan saat dilakukan swab PCR tahap kedua, dirilis oleh sebuah media yang menyampaikan bahwa terdapat 38 orang WBP positif Covid-19 dan ditempatkan dalam satu kamar. “Apa yang disampaikan itu tidak benar, dan saya mempersilakan media itu melihat langsung kondisinya dan memang 38 orang terindikasi suspek Covid-19 dan dilakukan isolasi mandiri di blok D dalam tiga hunian kamar,” urainya sembari menegaskan kondisi tersebut dilakukan agar tidak terjadi penyebaran.

Dari 38 orang WBP tersebut, lanjut Rizal Faudi, juga diberitakan bahwa mereka tidak diberikan vitamin, namun langsung diklarifikasi langsung oleh Kakanwil Kemenkumham NTT dan ditanya satu demi satu. “Beliau langsung melihat ke lapangan dan disampaikan oleh WBP bahwa telah diberikan vitamin termasuk minuman herbal yakni minuman jahe,” terangnya.

Semua suspek Covid-19 tersebut, imbuh Rizal Faudi, ketika dites swab PCR terhadap 38 orang diidentifikasi Covid-19, namun hasil uraian belum ada dan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan “Dan keluar hasil detail sebanyak 12 orang WBP dinyatakan positif Covid-19,” tandasnya.

Para penyintas Covid-19 tersebut, ungkap Karutan Kupang, malah ditolak oleh para WBP lain karena ada rasa takut terpapar. “Mereka terdiri dari 9 orang narapidana dan 3 tahanan dan telah dinyatakan sembuh,” pungkasnya sembari menyampaikan tak tahu sumber penyebab  penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah tahanan (Rutan) Kupang.

Penulis, editor, dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua membenarkan empat unit Alat Cuci Darah (ACD) tidak terpakai sejak kurang lebih empat tahun. ACD tersebut belum bisa beroperasi lantaran adanya beberapa alasan teknis. Demikian diungkapkan Direktris dr. Batsheba Elena Corputty, MARS melalui Kepala bidang Pelayanan, Sipri Mali kepada Garda Indonesia saat ditemui […]

  • 750 Calon Perwira Remaja TNI Polri Dilantik Presiden Jokowi

    750 Calon Perwira Remaja TNI Polri Dilantik Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Selasa, 14 Juli 2020, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2020 yang bertempat di Istana Negara, Jakarta. Presiden dalam kesempatan tersebut melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 750 orang dari matra TNI dan Kepolisian. Para perwira yang dilantik […]

  • Pasien di Belu Meninggal Akibat Covid-19, Dimakamkan Tata Cara Covid

    Pasien di Belu Meninggal Akibat Covid-19, Dimakamkan Tata Cara Covid

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Berdasarkan data dari tim dokter bahwa Almarhum YSM ada gangguan pada jantung dan setelah melalui tes antigen hasilnya menunjukkan Positif Covid-19. Demikian penjelasan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM didampingi Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, dan Kasatpol PP, saat menemui keluarga Almarhum YSM di kamar jenazah RSUD Mgr. […]

  • Hari Perempuan Internasional Ke-109, DPPPA NTT Helat Aksi Kemanusiaan

    Hari Perempuan Internasional Ke-109, DPPPA NTT Helat Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional ke-109 pada Jumat, 8 Maret 2019; Pemprov NTT melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (IVA dan PAP SMEAR), dan Demo Kecantikan. Aksi Kemanusiaan tersebut diikuti oleh Ibu-Ibu Bahyangkari Polda NTT, […]

  • Masyarakat ke Kumham NTT : Terima Kasih Kami Dapat Vaksin ‘Booster’

    Masyarakat ke Kumham NTT : Terima Kasih Kami Dapat Vaksin ‘Booster’

    • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kumham NTT) berupaya memberikan layanan vaksinasi Covid-19 kepada para pegawai, warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Selain itu, keluarga masyarakat umum dan keluarga pegawai Kumham NTT pun memperoleh kesempatan mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap ketiga atau […]

  • Labirin Polkam

    Labirin Polkam

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Perjalanan kebenaran begitu panjang. Khususnya dalam hal peristiwa Duren Tiga, Jakarta. Bahkan jalan panjang itu awalnya seperti tanpa ujung. Akhirnya ujung jalan itu terlihat:  ada di Menko Polhukam. Ada sinar terang di ujung jalan itu. Mahfud MD telah menjadi sinar itu. Tanpa ia terlihat menyala-nyalakan dirinya. Ketika saya coba memujinya Mahfud […]

expand_less