Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » September 2020, Jumlah Penduduk Miskin di NTT Naik Sebanyak 19,77 Ribu

September 2020, Jumlah Penduduk Miskin di NTT Naik Sebanyak 19,77 Ribu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari total jumlah penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan Sensus Penduduk 2020 sebanyak 5.325.566 orang, persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 21,21 persen meningkat 0,31 persen poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,59 persen poin terhadap September 2019.

“Jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 1.175.530 orang meningkat 19,77 ribu orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 44,07 ribu orang terhadap September 2019,” urai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus dalam sesi pers rilis virtual pada Senin siang, 15 Februari 2021 sembari menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap peningkatan kemiskinan di NTT.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan, imbuh Darwis, pada Maret 2020 sebesar 8,64 persen, naik menjadi 8,76 persen pada September 2020. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2020 sebesar 24,73 persen, naik menjadi 25,26 persen pada September 2020.

Dibanding Maret 2020, beber Darwis Sitorus, jumlah penduduk miskin September 2020 di daerah perkotaan naik sekitar 5,5 ribu orang (dari 113,39 ribu orang pada Maret 2020 menjadi 118,88 ribu orang pada September 2020). Sementara itu daerah perdesaan naik sekitar 14,3 ribu orang (dari 1.040,37 ribu orang pada Maret 2020 menjadi 1.054,65 ribu orang pada September 2020).

Sementara, garis kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar Rp.404.712,-/kapita per bulan dengan komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp 316.659,-/kapita per bulan (78,24 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp88.053,-/kapita per bulan (21,76 persen).

“Secara rata-rata, rumah tangga miskin di Provinsi NTT pada September 2020 memiliki 5,62 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.274.481,-/rumah tangga miskin/bulan,” tandasnya. (*)

Sumber berita dan foto pendukung (*/bps ntt)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Anak Nasional 2024, Srikandi PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan

    Hari Anak Nasional 2024, Srikandi PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2024, Srikandi PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengunjungi dan menyalurkan bantuan pangan dan pendidikan kepada anak-anak yang tergabung dalam Yayasan Peduli Anak di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Srikandi PLN UIP Nusra hadir bercengkerama dengan pengasuh dan anak-anak Yayasan Peduli Anak sekaligus […]

  • HUT Ke-78 RI, 18 Tokoh Indonesia Terima Tanda Kehormatan

    HUT Ke-78 RI, 18 Tokoh Indonesia Terima Tanda Kehormatan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada momentum peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipradana, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, dan Bintang Budaya Parama Dharma. Acara penganugerahan tanda kehormatan tersebut dihelat di Istana Negara pada Senin, 14 Agustus 2023. Presiden Jokowi menganugerahkan tanda kehormatan tersebut kepada […]

  • Helat Nikah Massal Ke-18, Pemkot Kupang Fasilitasi 65 Pasangan Suami Istri

    Helat Nikah Massal Ke-18, Pemkot Kupang Fasilitasi 65 Pasangan Suami Istri

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kegiatan nikah massal yang merupakan program Pemerintah Kota Kupang sejak tahun 2003, kembali dihelat. Untuk tahun ini Pemkot memfasilitasi 65 pasangan suami istri, yang beragama Kristen dari denominasi GMIT, Katolik dan Kristen denominasi lainnya dalam wilayah Kota Kupang. Kegiatan nikah massal ke-18 ini, dilaksanakan selama dua hari yakni pada 4—5 […]

  • IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Sabtu 27 Oktober 2018 IMO-Indonesia Genap berusia 1 Tahun, Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, SE.,MM., menyampaikan bahwa DPP akan menggelar acara syukuran secara sederhana di Jakarta, hal tersebut dilakukan bukan tanpa sebab, pasalnya ada beberapa agenda yang sedang menjadi konsentrasi DPP. IMO-Indonesia juga sedang turut prihatin atas bencana yang terjadi di […]

  • Gubernur NTT : Segera ! Kita Punya ‘Laboratorium Swab PCR Test’ Sendiri

    Gubernur NTT : Segera ! Kita Punya ‘Laboratorium Swab PCR Test’ Sendiri

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai mengadakan Rapat Kerja Pemprov NTT dengan Menteri Sosial RI melalui video telekonferensi pada Kamis, 16 April 2020 pukul 13.30 WITA, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan dalam waktu tak lama lagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal memiliki Laboratorium Swab PCR Test sendiri. Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai […]

  • Pemprov NTT Siap Siaga Risiko Tumpahan Minyak di Perairan Pulau Rote

    Pemprov NTT Siap Siaga Risiko Tumpahan Minyak di Perairan Pulau Rote

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penelitian yang dilakukan oleh Global Ocean menegaskan, perairan Pulau Rote di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), rentan terhadap ancaman pencemaran dari tumpahan minyak terlebih dengan meningkatnya eksplorasi minyak dan gas serta aktivitas pelayaran di Kawasan perairan Laut Arafura dan Laut Timor (Arafura and Timor Seas/ATS). “Perairan Pulau Rote berisiko […]

expand_less