Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

“Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Loading

Kefamenanu, Garda Indonesia | Program Electrifying Agriculture ‘pelistrikan pertanian’ PLN di Kefamenanu menjadi dorongan bagi pelaku usaha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana banyak terdapat lumbung-lumbung bisnis yang dikerjakan oleh masyarakat maupun kelompok tani (Poktan) yang menanam dan mengolah Buah Naga dan Sayur Buncis di masa pandemi Covid-19.

Pada awal Juni 2021, warga diperkenalkan dengan PROLIGA “Program Listrik untuk Buah Naga” yang berlokasi di Desa Nunmafo, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, yang tercetus dari inovasi poktan di Pulau Jawa–Banyuwangi yang juga sudah bekerja sama dengan PLN.

Kali ini, masyarakat di Kelurahan Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu merespons sinergi antara PLN dengan Pemda TTU, mengalihkan sumber tenaga listriknya yang sebelumnya menggunakan Genset menjadi Pelanggan Listrik dari PLN.

Alfonsius Tuames yang mengelola kebun Buah Naga di Kelurahan Sasi berkeinginan mengikuti inovasi yang telah diterapkan di Desa Nunmafo. “Setelah melihat ke perkebunan di Desa Nunmafo, saya melihat ada Buah Naga yang menggunakan listrik, terinspirasi dari hal tersebut mulai Agustus ini kami menggunakan listrik PLN dan semoga memberikan manfaat yang lebih seperti halnya yang ada di Jawa,” ungkapnya.

Alfonsius Tuames optimis bisa meningkatkan produksi karena frekuensi panennya yang bertambah, sehingga keuntungan yang didapat mengalami peningkatan signifikan sebelum menggunakan lampu.

Senada, Engel Bertus pemilik kebun Sayur Buncis di Kelurahan Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu, yang sebelumnya menggunakan genset, kini telah beralih ke PLN. “Kami mengawali berkebun ini sudah setahun yang lalu bermula hanya di halaman rumah, tapi permintaan pasar yang meningkat kami harus beralih ke kebun yang lebih besar mencari lahan yang lebih luas selama 6 bulan terakhir,” urainya.

Foto bersama Manager PLN UP3 Kupang, Meyrina Turambi dan Petani Kefa saat hadir dan secara simbolis menyalakan listrik di lokasi pertanian

Karena lokasi yang jauh, imbuh Engel Bertus, kami mengalami kesulitan dalam penyiraman, maka menggunakan genset, namun biaya cukup tinggi, sehingga saat ini kami beralih ke PLN.

“Saat ini kami merasa manfaat menggunakan listrik karena lebih mudah mengoperasikannya dan biaya yang lebih murah,” ungkap Engel Bertus.

Lanjutnya menguraikan, “Sebelum menggunakan listrik PLN, sekali penyiraman butuh BBM (bahan bakar minyak, red) seharga 20 ribu, penyiraman dilakukan 2 hari sekali, kalau 1 bulan kurang lebih 500 ribu rupiah. Sedangkan menggunakan listrik PLN isi pulsa 50 ribu saja bisa digunakan untuk 2 minggu, sebulan kurang lebih 100—150 ribu, tergantung curah hujan saat itu. Jadi, kami bisa berhemat lebih dari 70,” tandas Engel Bertus.

Manager PLN UP3 Kupang, Meyrina Turambi berkesempatan hadir dan secara simbolis menyalakan listrik di lokasi pertanian pada Senin, 9 Agustus 2021, sangat mendukung program sinergi ini. “Kami mewakili PLN di NTT merasa senang bisa bersinergi dengan Pemda TTU yang mau mendorong warganya (kelompok tani maupun masyarakat) untuk bertani dan berkebun. Kami akan selalu melayani secara maksimal untuk menjadikan listrik menjadi pendorong peningkatan produktivitas pertanian, semoga semakin banyak masyarakat yang beralih dari Genset ke pelayanan listrik PLN.” kata Meyrina.

Sementara itu, Wakil Bupati TTU Eusabius Binsasi mengapresiasi langkah PLN dan sangat mendukung “Program Peningkatan Produktivitas Pertanian” dan berharap program ini terus berlanjut di seluruh wilayah TTU.

“Ke depannya, kita bisa sosialisasi bersama bahwa Listrik tidak hanya digunakan penerangan saja, namun bisa untuk kebutuhan lain yang lebih produktif,” ucap Wabup Binsasi. (*)

Sumber dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Gerakan Literasi di Nusa Kenari-Alor; Dipilih Pengurus FTBM

    Wujudkan Gerakan Literasi di Nusa Kenari-Alor; Dipilih Pengurus FTBM

    • calendar_month Kam, 27 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, gardaindonesia.id | Guna menumbuhkan dan mewujudkan minat membaca sekaligus menyiapkan pelopor penggerak literasi di Nusa Kenari; Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) NTT melakukan pemilihan pengurus tingkat daerah di Kalabahi Kabupaten Alor, Rabu,26/12/18. Pembentukan DPD Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Alor dilaksanakan melalui Musda yang dipimpin oleh Ketua Pengurus Wilayah Forum TBM NTT, […]

  • Menkumham Yasonna Laoly Pimpin Delegasi RI di WIPO Jenewa

    Menkumham Yasonna Laoly Pimpin Delegasi RI di WIPO Jenewa

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jenewa – Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia (Menkumham RI) Yasonna H. Laoly memimpin delegasi RI menghadiri Diplomatic Conference to Conclude an International Legal Instrument relating to Intellectual Property, Genetic Resources and Traditional Knowledge Associated with Genetic Resources (GRATK) yang diselenggarakan di Kantor World Intellectual Property Organization (WIPO) di Jenewa, Swiss, pada 13—24 Mei 2024. […]

  • Menkumham Cup 2022, Asah Konsentrasi dan Fokus Capai Tujuan

    Menkumham Cup 2022, Asah Konsentrasi dan Fokus Capai Tujuan

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Depok, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumam) menghelat Turnamen Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Cup 2022 dalam rangka Hari Lahir Kemenkumham, Hari Dharma Karya Dhika ke-77. Menkumham Cup 2022 bertujuan meningkatkan kemampuan konsentrasi dan fokus para pejabat/pegawai di lingkungan Kemenkumham. Menkumham Yasonna H. Laoly dalam sambutannya mengatakan, banyak manfaat […]

  • Listrik Masuk Desa di Alor Tengah, Profit Usaha Kecil Meningkat

    Listrik Masuk Desa di Alor Tengah, Profit Usaha Kecil Meningkat

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Alor, Garda Indonesia | Tiga desa di Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Desa Welai Selatan, Desa Fuisama, dan Desa Tominiku, resmi menikmati listrik dari PLN pada Juni 2021. Salah satu warga Desa Welai Selatan Lambertus Alopada mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran listrik yang sudah masuk […]

  • Pemkot Kupang Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan

    Pemkot Kupang Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. mengharapkan agar Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk di setiap Kelurahan dapat berperan aktif memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Kupang. Permintaan Wali Kota Kupang tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi terkait Percepatan Penanganan Covid-19 […]

  • TJSL PLN Ejawantah Batako FABA Jadi Kantin Sekolah SMKN 2 Lembar

    TJSL PLN Ejawantah Batako FABA Jadi Kantin Sekolah SMKN 2 Lembar

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai guna. FABA yang termasuk kategori limbah non-B3 dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif ramah lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM lokal.   Mataram | Kantin SMKN 2 Lembar, Lombok Barat, kini hadir lebih tertata, kokoh, dan layak berkat pemanfaatan batako berbahan fly ash bottom ash […]

expand_less