Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bahasa Sastra » Kantor Bahasa NTT Helat Bengkel Penulisan Terjemahan Bahasa Dawan

Kantor Bahasa NTT Helat Bengkel Penulisan Terjemahan Bahasa Dawan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

Loading

SoE-TTS, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, menggandeng Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Timor Tengah Selatan (TTS), melakukan kegiatan Bengkel Penulisan Produk Terjemahan bertempat aula Hotel Timor Megah pada tanggal 4—7 September 2021.

Kepala Kantor Bahasa NTT  Syaiful Bahri Lubis dalam kesempatan itu mengatakan bengkel penerjemahan ini sebenarnya terkait literasi, penerjemahan, dan pelindungan bahasa daerah.

“Jadi tiga kegiatan ini beririsan dan menjadi satu kegiatan,” terangnya.

Pesertanya, imbuh Syaiful, adalah anak-anak yang menulis cerita dengan dua versi yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah (Dawan, red). Selanjutnya akan diterbitkan dan menjadi bahan pengayaan bagi anak- anak di daerah asal atau di daerah tutur bahasa daerah tersebut.

“Jadi, namanya bengkel penerjemahan berbagai bahasa daerah,” jelas Syaiful Lubis.

Selanjutnya, urai Syaiful, akan diterbitkan dan didistribusikan karya penerjemahan ini ke wilayah-wilayah yang menggunakan bahasa tersebut. Dan buku ini boleh digambarkan oleh Pemda, dan akan mencetaknya dan apabila kurang huruf bisa menambah dan menggandakan tanpa mengubah isi.

Bahan bacaannya bisa saja diambil dari cerita rakyat atau cerita lain, dan yang penting bacaan ini ada dua versi yaitu versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Dawan. Tak harus dari cerita rakyat tetapi boleh bercerita tentang hewan atau cerita pengalaman mereka sendiri.

“Ini kabupaten ketiga yang melaksanakan kegiatan bengkel penulisan produk terjemahan bahasa secara berantai dari Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU) dan saat ini di Kabupaten TTS, dan minggu depan di Kabupaten Kupang, Alor, Sumba dan Flores,” ungkap Lubis.

Sementara itu, Ketua (FTBM) Kabupaten TTS, Lefinus Asbanu memberikan apresiasi kepada Kantor Bahasa Provinsi NTT yang telah menyelenggarakan kegiatan bengkel penulisan produk terjemahan di Kabupaten TTS.

Lefinus menyampaikan ada 13 peserta dari Komunitas Lakoat Koejawas yang memberikan pemahaman terkait dengan penulisan dan penerjemahan terhadap bahasa daerah.

“Kegiatan ini sangat bagus dan harapan saya sebagai ketua FTBM, setelah mengikuti kegiatan ini bisa mengaplikasikan apa yang telah diperoleh kepada TBM-TBM lain dan komunitas-komunitas lain yang bergerak di bidang Literasi,” pinta Lefinus atau akrab disapa Lenzho. (*)

Penulis dan Foto (*/Daud Nubatonis)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi; 2 TKI Meninggal, Total Mencapai 71 Jenazah

    Lagi; 2 TKI Meninggal, Total Mencapai 71 Jenazah

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Hari ini, Kamis/30 Agustus 2018, tiba 2 (dua) jenazah lagi; 1 (satu) jenazah dari Kab. Ende dan 1 (satu) jenazah dari Kab. Flotim sehingga total jenazah TKI /Pekerja Migran Indonesia (PMI) mencapai 71 jenazah, “jelas Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,S.E., melalui pesan Whatsapp yang diterima pada pukul 15.22 wita. “2 (dua) Jenazah […]

  • Tim E-Sport Mobile Legend Rudenim Kupang Berlaga di Turnamen Kumham

    Tim E-Sport Mobile Legend Rudenim Kupang Berlaga di Turnamen Kumham

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tim E-sport Mobile Legend Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menjadi perwakilan Divisi Imigrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (Kumham NTT) akan berpartisipasi dalam Turnamen E-sport Mobile Legend se-Kanwil Kumham Indonesia. Turnamen E-sport Mobile Legend se-Kanwil Kumham Indonesia dilaksanakan memperingati Hari Dharma Karya Dhika ke-77 tahun 2022 akan dilaksanakan […]

  • Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Sejumlah kelompok tani hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program Desa Berdaya memeroleh keuntungan besar dari hasil panen mereka, salah satunya Kelompok Tani Banera, Kampung Ndajang, Desa Lungar, Poco Leok, Satar Mese, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Panen perdana sayur pakcoy milik Kelompok Tani […]

  • KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dan ke 2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi. Selain memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perkawinan anak juga memengaruhi Indeks Kedalaman Kemiskinan. Dalam upaya menekan angka perkawinan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama The United Nations Population Fund (UNFPA) mengadakan […]

  • PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sabu Raijua, Venos Oktovianus Lado pada Minggu, 1 Desember 2019 pukul 18.16 WITA kepada media ini mengatakan bahwa DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sabu Raijua mulai membuka pendaftaran bagi bakal calon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua. Pendaftaran Balon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua dimulai pada […]

  • Tuduhan Grace Kepada Guru Besar, Menyesatkan Masyarakat Indonesia

    Tuduhan Grace Kepada Guru Besar, Menyesatkan Masyarakat Indonesia

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Arif Hidayat Kian hari semakin banyak akademisi melakukan kritik terhadap pemerintahan Jokowi. Pastinya tindakan guru besar bukan tanpa alasan melayangkan protes. Sebab akademisi mengajarkan pertanggungjawaban dalam pernyataannya. Bisa dibilang ada bukti kuat dalam ungkapannya, bukan sekedar omon-omon belaka. Anehnya, Grace menyebut Guru Besar sebagai pendukung paslon tertentu sekaligus menyatakan konsekuensi dari demokrasi itu, […]

expand_less