Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Mabes Polri akan mengevaluasi sistem pengamanan di Rumah Tahanan (Rutan) seluruh kantor polisi yang ada di Indonesia. Hal ini berkaca usai terjadi kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kace.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan tersebut secara menyeluruh.

“Polri ingin menyelesaikan secara komprehensif permasalahan-permasalahan penganiayaan antar sesama penghuni Rutan itu tidak boleh terjadi lagi. Tidak hanya di Rutan Bareskrim tapi seluruh Rutan yang ada di Kepolisian, di Polda, di Polres, Polsek,” tegas Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis, 23 September 2021.

Dia menjelaskan bahwa Korps Bhayangkara akan memaksimalkan pengamanan di Rutan sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

Selain itu, Rusdi juga mengatakan bahwa setiap Rutan dipastikan harus dapat menjamin hak-hak dari para tahanan yang mendekam. Dalam hal ini, kata dia, termasuk hak para tahanan untuk mendapat keamanan juga harus dijaga.

“Polri akan lebih berhati-hati lagi dalam bagaimana menangani pihak-pihak yang sedang mendapatkan pemeriksaan di Kepolisian, dalam hal ini sebagai tahanan,” jelasnya.

Aksi penganiayaan di sel tahanan markas pusat Polri itu diduga dilakukan oleh Napoleon (mantan Kadiv Hubinter Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal. Perwira tinggi ini terjerumus kasus dugaan penerimaan suap terkait penghapusan red notice buronan hak tagih [cessie] Bank Bali, Djoko Tjandra); dengan dibantu tiga tahanan lain yakni eks Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) yang juga pimpinan FPI, Maman Suryadi dan dua napi lainnya merupakan tahanan kasus pidana umum.

Berdasarkan rekaman CCTV, mereka melakukan aksi itu pada tengah malam selama satu jam. Napoleon disebut masuk kamar Muhammad Kace pukul 00.30 WIB.

Napoleon bisa melakukan hal tersebut karena meminta petugas tahanan untuk mengganti gembok yang ada. Menurut polisi, petugas manut terhadap perintah karena Napoleon masih menganggap dirinya sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara. (*)

Sumber dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Ajak Masyarakat Panjat Doa bagi 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

    Presiden Ajak Masyarakat Panjat Doa bagi 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menerima laporan terkini dari Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) terkait upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala 402. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/24/kapal-selam-kri-nanggala-402-dinyatakan-tenggelam/ Pada Sabtu, 24 April 2021, TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala 402 dari sebelumnya hilang kontak (submissed) menjadi […]

  • Kumham & Dekranasda NTT Diseminasi MPIG Tenun Tradisional Sumba Barat Daya

    Kumham & Dekranasda NTT Diseminasi MPIG Tenun Tradisional Sumba Barat Daya

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat Daya, Garda Indonesia | Kolaborasi dan sinergi Dekranasda Provinsi NTT dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) melakukan diseminasi dan memberikan perlindungan terhadap kekayaan intelektual komunal (KIK) di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. Kakanwil Kumham NTT, Marciana Dominika Jone mendukung penuh upaya pemerintah daerah dengan hadir sebagai narasumber dalam Sosialisasi Masyarakat Perlindungan […]

  • 10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2021 bertajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan Remisi Anak Nasional (RAN) bagi 1.020 anak, pada Jumat, 23 Juli 2021. Di wilayah kerja Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebanyak 10 (sepuluh) anak didik […]

  • Etape Pulau Sumba Dimulai, Pesepeda Tour De EnTeTe Jajal Lekuk 105,3 Km

    Etape Pulau Sumba Dimulai, Pesepeda Tour De EnTeTe Jajal Lekuk 105,3 Km

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Etape 4 ini sebagai balap sepeda awal yang dilaksanakan di Pulau Sumba setelah 3 etape sebelumnya dilaksanakan di Pulau Timor.   Waingapu | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Bupati Sumba Timur, Umbu Pekuwali secara resmi melepas para pembalap Tour De EnTeTe dalam pelaksanaan etape 4 dari Bukit Tanarara – Waingapu pada Minggu siang, 14 […]

  • Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang memperkirakan 2 hari kedepan (2—3 Januari 2019) bakal hujan sedang-lebat disertai kilat/petir. Perkiraan tersebut disampaikan oleh Forcaster Nanik Tresnawati pada Selasa, 1 Januari 2019 pada pukul 17.50 WITA berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang. Menurut Nanik, kondisi hujan sedang-lebat dan […]

  • Pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu 2024 Mulai 1 Agustus 2022

    Pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu 2024 Mulai 1 Agustus 2022

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2022 tentang pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilihan umum anggota dewan perwakilan rakyat dan dewan perwakilan rakyat daerah kepada pemangku kepentingan pada Sabtu, 30 Juli 2022 di aula Hotel Kristal. Kepada […]

expand_less