Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Mabes Polri akan mengevaluasi sistem pengamanan di Rumah Tahanan (Rutan) seluruh kantor polisi yang ada di Indonesia. Hal ini berkaca usai terjadi kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kace.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan tersebut secara menyeluruh.

“Polri ingin menyelesaikan secara komprehensif permasalahan-permasalahan penganiayaan antar sesama penghuni Rutan itu tidak boleh terjadi lagi. Tidak hanya di Rutan Bareskrim tapi seluruh Rutan yang ada di Kepolisian, di Polda, di Polres, Polsek,” tegas Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis, 23 September 2021.

Dia menjelaskan bahwa Korps Bhayangkara akan memaksimalkan pengamanan di Rutan sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

Selain itu, Rusdi juga mengatakan bahwa setiap Rutan dipastikan harus dapat menjamin hak-hak dari para tahanan yang mendekam. Dalam hal ini, kata dia, termasuk hak para tahanan untuk mendapat keamanan juga harus dijaga.

“Polri akan lebih berhati-hati lagi dalam bagaimana menangani pihak-pihak yang sedang mendapatkan pemeriksaan di Kepolisian, dalam hal ini sebagai tahanan,” jelasnya.

Aksi penganiayaan di sel tahanan markas pusat Polri itu diduga dilakukan oleh Napoleon (mantan Kadiv Hubinter Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal. Perwira tinggi ini terjerumus kasus dugaan penerimaan suap terkait penghapusan red notice buronan hak tagih [cessie] Bank Bali, Djoko Tjandra); dengan dibantu tiga tahanan lain yakni eks Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) yang juga pimpinan FPI, Maman Suryadi dan dua napi lainnya merupakan tahanan kasus pidana umum.

Berdasarkan rekaman CCTV, mereka melakukan aksi itu pada tengah malam selama satu jam. Napoleon disebut masuk kamar Muhammad Kace pukul 00.30 WIB.

Napoleon bisa melakukan hal tersebut karena meminta petugas tahanan untuk mengganti gembok yang ada. Menurut polisi, petugas manut terhadap perintah karena Napoleon masih menganggap dirinya sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara. (*)

Sumber dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Kader NasDem Ngada Unjuk Kemenangan SIAGA

    Ribuan Kader NasDem Ngada Unjuk Kemenangan SIAGA

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Ngada | Sebanyak 1.150 kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Ngada mengikuti konsolidasi internal pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu, 16 Oktober 2024. Konsolidasi internal ini dipimpin langsung Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem Wilayah Nusa Tenggara yang meliputi Bali, NTB dan NTT, Julie Sutrisno Laiskodat. Hadir […]

  • Suara NU, Ceruk Rebutan Pada Pilpres 2024

    Suara NU, Ceruk Rebutan Pada Pilpres 2024

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Agung Wibawanto Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam terbesar (bersama Muhammadiyah) di Indonesia, tidak dipungkiri memiliki kontribusi besar dalam politik nasional. Dalam sejarah pergerakan bangsa, tokoh-tokoh NU yang menyebar di banyak organisasi turut menorehkan peran politik mereka. Memang tidak ada larangan bagi warga nahdliyin, bahkan pengurusnya, untuk berpolitik atau ikut berpolitik sebagai individu. […]

  • 62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Angin kencang yang melanda Kota Kupang disikapi serius oleh Wali Kota Kupang Doktor Jefri Riwu Kore, beserta jajarannya. Data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, terdapat 62 rumah warga yang terdampak angin kencang. Wali Kota didampingi sejumlah Tim Tagana dari Dinas Sosial Kota Kupang menyerahkan sembako […]

  • Badai

    Badai

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yelinri Juana Martha Taosu Di langit yang dalam ia menderu desah. Menggapai-gapai lengan angin di lautan yang mengombak Di gunung ia memuncak meninggi, memanggil-manggil petir Merayap-rayap di lembah sembab, memecah hening. Sepi berteriak menjerit Di pepohonan, ranting-ranting berhamburan. Dedaunan pecah bertebaran. Di tanah, suara bebatuan dibisingkannya. Badai Di matamu, ia menjelma deras. Di […]

  • Para Kepala Suku di Pegunungan Tengah Papua Dukung Otsus Diperpanjang

    Para Kepala Suku di Pegunungan Tengah Papua Dukung Otsus Diperpanjang

    • calendar_month Ming, 21 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Kepala-kepala suku yang tergabung dalam RKPT (Rukun Keluarga Pegunungan Tengah) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua menyatakan dukungan untuk keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) bagi tanah Papua terkait Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua. Para kepala suku yang hadir menyatakan dukungannya agar program Otsus di Papua harus tetap dilanjutkan, karena sangat berdampak […]

  • Kwarcab Denpasar Ajak Pramuka Jadi Patriot Lingkungan

    Kwarcab Denpasar Ajak Pramuka Jadi Patriot Lingkungan

    • calendar_month Sel, 17 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Menjelang tutup tahun 2019, Kwartir Cabang (Kwarcab) Denpasar melakukan tanam pohon keras di sekitar Bumi Perkemahan (Buper) Segara Mantra Scout Camp, Desa Serangan pada Selasa, 17 Desember 2019. Penanaman dilakukan oleh anggota pramuka penegak dan pandega dari seluruh SMA/SMK di Denpasar dalam rangkaian kegiatan program Pramuka Peduli serta Pramuka Denpasar adalah […]

expand_less