Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Panen Bawang Merah Lokananta di Oesao, VBL : Pemda Terus Bantu Petani

Panen Bawang Merah Lokananta di Oesao, VBL : Pemda Terus Bantu Petani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Bupati Kupang, Korinus Masneno memanen perdana Bawang Merah varietas Lokananta dengan metode tanam True Seed Shallots (TSS) di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Selasa, 28 September 2021.

Hadir pada acara tersebut, Anggota DPRD Provinsi NTT,  Maria Nuban Saku, Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Nasir Abdullah, Staf Khusus Gubernur NTT, Tony Djogo, Camat Kupang Timur, Deny Adoe, serta Lurah Oesao, Vasco Soares.

Gubernur VBL menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemda Kupang akan terus membantu petani Bawang Merah di Oesao dan sekitarnya untuk dapat meningkatkan produksi serta distribusi komoditas Bawang.

“Hasil yang luar biasa, terkait hal ini kami akan bantu untuk mendapatkan solusi dari kendala distribusi setelah panen, terlebih ada beberapa daerah di NTT juga yang susah bawang, contohnya Sumba dan tentu saja akan kita kirim juga keluar NTT,” ungkap VBL.

Oleh karena itu, imbuh VBL, meminta agar para kelompok tani untuk konsisten tingkatkan hasil produksi dan jangan malas. Para pendamping penyuluh pertanian bersama Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten juga saya tuntut untuk selalu turun ke lapangan bersama para petani.

“Di NTT, khususnya di Kabupaten Kupang, kita punya potensi yang luar biasa dengan area lahan yang sangat luas dan menjanjikan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pertanian. Maka dari itu jangan pernah sia-siakan semua potensi lahan pertanian tersebut,” tegas Gubernur VBL.

Gubernur VBL saat memanen Bawang Merah dengan metode tanam True Seed Shallots

Sementara, Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan, kegiatan menanam Bawang Merah juga merupakan salah satu bentuk pemulihan ekonomi, program pengembangan Bawang Merah Lokananta oleh para kelompok tani di Kelurahan Oesao juga dapat diadopsi di daerah-daerah lain di Kabupaten Kupang.

“Lahan pengembangan tanaman Bawang Merah ini melibatkan dua kelompok tani yakni Kelompok Tani Maju Bersama dan Fajar Pagi dengan luas lahan satu hektar di mana estimasi panen kita mencapai 20 Ton,” jelas Bupati Korinus.

“Potensi panen tanaman Bawang Merah yang cukup tinggi dengan waktu yang tidak terlalu lama, maka diharapkan petani dapat mengelola dengan baik dengan menerapkan teknologi baru (TSS) yang telah dikenalkan, sehingga kesejahteraan petani dapat kita capai. Saya pun berharap program ini dapat kita maksimalkan di daerah-daerah lain di Kabupaten Kupang, dikarenakan kita punya potensi lahan yang bagus,” harap Bupati.

Untuk diketahui, Teknologi pemanfaatan TSS (True Seed Shallots) merupakan alternatif untuk produksi bawang merah yang lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan tanam umbi, di mana TSS adalah biji bawang merah yang ditanam dalam waktu tertentu (4—5 bulan) dan diproses sebagai benih.

Jika biasanya untuk menanam bawang merah dengan luas lahan satu hektar membutuhkan umbi benih sebanyak 1,2—2 ton, namun dengan metode tanam TSS, jelas lebih efisien karena ukurannya yang hanya sekitar 0,05 gram sehingga kebutuhan benih untuk lahan satu hektar hanya membutuhkan sekitar 3—7 kg benih. Hal ini jelas akan menghemat biaya operasional produksi dan memiliki prospek yang tinggi untuk pasar ekspor.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat pada Rabu, 1 Desember 2021 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan keanggotaan KND dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas. Adapun nama-nama para […]

  • IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Sabtu 27 Oktober 2018 IMO-Indonesia Genap berusia 1 Tahun, Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, SE.,MM., menyampaikan bahwa DPP akan menggelar acara syukuran secara sederhana di Jakarta, hal tersebut dilakukan bukan tanpa sebab, pasalnya ada beberapa agenda yang sedang menjadi konsentrasi DPP. IMO-Indonesia juga sedang turut prihatin atas bencana yang terjadi di […]

  • SEJAHTERAKAN RAKYAT, Impian SPK Identik Presiden Prabowo Subianto

    SEJAHTERAKAN RAKYAT, Impian SPK Identik Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Bermodalkan pengalaman sewaktu menjadi prajurit tangguh TNI-AD, Simon Petrus Kamlasi memutuskan diri maju dalam pemilihan gubernur NTT 2024.   Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi bertekad ke depan mengabdikan diri secara total untuk rakyat NTT. Ia bakal berjuang agar NTT menjadi provinsi yang makmur. Hal ini diungkapkan calon Gubernur […]

  • Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muhammad Amir Ma’ruf Presiden Joko Widodo baru-baru ini menerbitkan Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020—2024, di mana terdapat 62 kabupaten dari 10 provinsi termasuk kategori tersebut. Nahas, 13 kabupaten di Provinsi NTT merupakan daerah tertinggal. Daerah tersebut tersebar di berbagai gugus pulau. Jika dijabarkan, seluruh kabupaten di Pulau Sumba […]

  • 957 Bacaleg DPRD Prov Mendaftar, Hasil Penilaian KPU 21 Juli 2018

    957 Bacaleg DPRD Prov Mendaftar, Hasil Penilaian KPU 21 Juli 2018

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Sejak KPU Prov NTT membuka pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari 4-17 Juli 2018, telah terdaftar 957 Bacaleg dari 16 Partai Politik. Adapun 16 Partai Politik yang mendaftarkan Bacaleg yakni Nasdem, Gerindra, PAN, PKB, PSI, Perindo,Demokrat, Hanura, PDIP, PKPI, Golkar, Berkarya, PPP, PKS, Berkarya dan Partai Bulan Bintang. Dari 957 Bacaleg, kuota […]

  • Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) era pemerintahan Jokowi menjadi prioritas utama melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengingat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) NTT rendah dan masuk kategori provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa kepada […]

expand_less