Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menghelat gerakan One Man One Kelor Tree ‘satu orang satu pohon kelor’ yang  bertujuan mendukung visi pemerintah daerah membudidayakan Kelor sekaligus ke depannya menjadi identitas NTT.

General Manajer PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menekankan bahwa semua tahu Kelor adalah NTT dan nanti NTT identik dengan Kelor. “Itu visi dari pemerintah NTT. PLN ingin mendukung program pemerintah daerah melalui penanaman kelor di seluruh lingkungan PLN di NTT, masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan. Hari ini, kita seluruh karyawan PLN menanam 2.000 pohon, ini adalah langkah awal kami mengembangkan Mutiara Hijau di NTT,” ujarnya pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Agustinus Jatmiko pun bersyukur bisa berdiskusi dengan teman-teman Keloris, apakah PLN bisa berkontribusi dalam budidaya Kelor, bermanfaat bagi masyarakat NTT.

“Dan hasil diskusinya hari ini salah satunya, kami menanam dengan metode satu orang satu pohon kelor, merawat dan tumbuh, tetapi kami tetap membutuhkan bantuan dari ahli-ahli kelor di NTT. Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak dan semoga PLN NTT tetap memberikan kontribusi dalam budidaya dan pemanfaatan kelor,” tambah Jatmiko.

Usai menanam, para Keloris menyiram setiap anakan Kelor

Kiki Krisnadi Keloris NTT sangat mendukung dan mengapresiasi sekali karya PLN. Ia dan teman-teman telah berdiskusi dengan GM PLN untuk program kelor ke depan. Selain itu, Keloris sudah melaksanakan Ekspedisi Mutiara Hijau NTT.

“Kami dengan teman-teman keloris dan KABOAX sudah melatih masyarakat tentang kelor dengan total peserta lebih kurang 200 orang, menjangkau 17 desa, dengan  menekankan bagaimana mengelola kelor menjadi identitas mereka, mengolah kelor bukan saja menanam tapi juga langsung menyuplai hasil olahan kelor,” urai Kiki Krisnadi.

Keloris Kiki pun mengucapkan terima kasih kepada PLN yang sudah memfasilitasi hingga ke desa-desa. “Dan kegiatan hari ini menjadi percontohan juga bahwa di kantor PLN mana pun tidak ada yang sekeren ini, PLN NTT memulai program menanam kelor,” jelasnya.

Gerakan One Man One Kelor Tree merupakan wujud nyata PLN mendukung program untuk digunakan sebagai bahan makanan dan pupuk organik serta menjadikan NTT sebagai provinsi kelor sesuai dengan semboyan Kelor adalah NTT dan NTT adalah Kelor. Saat ini, kelor sedang dikembangkan untuk bisa menjadi PMT (pemberian makanan tambahan) bagi anak- anak. Kelor memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan anak untuk dapat tumbuh dengan sehat.

Sebelumnya, PLN telah melakukan beberapa program pengembangan kelor di NTT seperti bantuan bibit dan rumah pengeringan kelor untuk 2 kelompok tani serta ekspedisi Mutiara Hijau NTT yaitu program pelatihan kepada kelompok tani kelor di 17 Desa pada 5 Kabupaten di Pulau Timor.

Turut hadir dalam acara tersebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN NTT, Komunitas Kelor, Petani Milenial Kelor,  KABOAX (Grup komedi asal NTT) dan seluruh karyawan-karyawati PLN Grup Kota Kupang.(*)

Sumber dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Kredit Bank NTT, Usaha Penjahit Disabilitas di Sikka Terus Maju

    Berkat Kredit Bank NTT, Usaha Penjahit Disabilitas di Sikka Terus Maju

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Sebagai penyandang disabilitas (tuna daksa), tak membuat pria berumur 50 tahun ini berhenti berkarya. Sejak tahun 2001, Yoseph Loku menggeluti usaha jahit pakaian di Ruko Pemda Sikka di, Pasar Tingkat Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ayah dari 6 orang anak ini sangat lihai menjahit. Baginya menjahit tidak bisa […]

  • Merajut Persaudaraan di El Tari Memorial Cup

    Merajut Persaudaraan di El Tari Memorial Cup

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jondry Siki, CMF Kericuhan dan kegaduhan selama ajang El Tari Memorial Cup (ETMC), terus berlanjut. Ajang bergengsi se-NTT ini beberapa kali dicoreng oleh oknum suporter yang kurang berakhlak. Tingkat kepercayaan kepada wasit melemah, dan suara suporter menjadi penentu dalam sebuah pertandingan. Ada upaya untuk memukul wasit baik oleh pemain, suporter maupun oleh pelatih. […]

  • Ini Alasannya; FIM Asia SuperMoto Pilih Kota Kupang

    Ini Alasannya; FIM Asia SuperMoto Pilih Kota Kupang

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Kota Kupang patut berbangga karena dipilih oleh (Fédération Internationale Dear Motocyclisme) FIM Asia SuperMoto 2018 menjadi Tuan Rumah Putaran Ketiga Kejuaraan Asia SuperMoto yang akan dihelat dari 26—28 Oktober 2018; dibelakang Transmart Kupang, tepatnya di areal tanah milik Senator asal NTT, Paul Liyanto. Sejak Kota Kupang berdiri hingga sekarang; untuk pertama kalinya […]

  • Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

    Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Resiliensi berkelanjutan merupakan kemampuan mewujudkan lingkungan yang tangguh dalam menghadapi bencana baik secara struktural maupun non-struktural. Tidak hanya memiliki kesiapan infrastruktur tahan bencana yang memadai namun juga kapasitas masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.   Jakarta | Program SIAP SIAGA mendorong upaya penyelarasan pengetahuan di antara pelaku kebencanaan dan perubahan iklim lintas daerah dan […]

  • Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. memberi batas waktu (deadline) kepada para lurah soal pendataan warga penerima bantuan sosial. Penegasan ini disampaikan saat membuka Panel Diskusi dalam rangka Verifikasi dan Validasi (Verivali) Data Bantuan Sosial (Beasiswa, Sembako, BPJS, Kacamata dan Lampu Jalan) di Aula Rumah Jabatan […]

  • Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rony Banase Saat saya bersama anak bungsu laki-laki berumur 8 tahun, sontak dia protes sambil berujar, “Papa, kenapa orang itu buang sampah sembarangan dari dalam mobil? Dia bodoh sekali,” ujarnya ketus [saat itu, kami sedang berhenti menunggu lampu hijau] di bundaran Gedung Sasando [gedung kebanggaan masyarakat NTT, karena menjadi salah satu ikon]. Tak […]

expand_less