Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Apa Penting Mengecek Tekanan Darah Anda?

Apa Penting Mengecek Tekanan Darah Anda?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Banyak orang yang jarang mengecek tekanan darah, sehingga tak tahu bahwa dirinya memiliki hipertensi. Bahkan, tidak sedikit pula yang belum menyadari pentingnya manfaat cek tekanan darah dalam tubuh. Semakin tinggi tekanan darah, semakin besar pula peluang Anda untuk terserang berbagai macam penyakit dan masalah kesehatan. Jika tekanan darah Anda meningkat, pembuluh arteri dan jantung Anda akan menegang.

Seiring dengan berjalannya waktu, ketegangan tersebut dapat mengakibatkan pembuluh darah menebal dan melemah. Hal ini menyebabkan pembuluh darah semakin sempit, sehingga darah pun lebih mudah menggumpal.

Penggumpalan darah berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi hipertensi seperti serangan jantung, stroke, penyakit ginjal, demensia, dan gangguan kesehatan lainnya.

Bahkan, dalam kasus yang jarang terjadi, pembuluh darah yang melemah dan terlalu tegang mungkin dapat pecah. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan kematian.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi salah satu dari penyebab kematian tertinggi di dunia. Diperkirakan terdapat 1,13 miliar orang yang menderita kondisi ini. Bahkan, hanya 1 dari 5 penderita hipertensi yang dapat mengatasi serta menjaga tekanan darah normal. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mulai rutin melakukan pengecekan tekanan darah agar mendapatkan manfaat yang lebih.

Hipertensi sering disebut sebagai silent killer alias pembunuh diam-diam. Pasalnya, hipertensi kerap tidak menunjukkan gejala pada penderitanya, tetapi bisa berujung fatal.

Menurut data World Hypertension League (WHL), lebih dari 50% penduduk di seluruh dunia (jumlahnya kira-kira 1 miliar) tak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi.

Pentingnya cek tekanan darah secara rutin untuk kesehatan Anda

Melakukan cek tekanan darah dengan rutin adalah hal yang harus dilakukan setiap orang. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan manfaat, yaitu mengetahui kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda, dari hasil cek tekanan darah.

Memiliki tekanan darah normal menandakan bahwa jantung mampu memberikan suplai darah yang berisi oksigen dan makanan, ke semua organ tubuh dengan baik.

Ketika Anda cek tekanan darah, akan ada 2 (dua) angka yang tertera pada hasil, yaitu sistolik yang ada di atas dan diastolik yaitu angka di bagian bawah.

  • Sistolik adalah tekanan yang dihasilkan ketika jantung berkontraksi dan mendorong darah ke pembuluh arteri. Saat ini terjadi, darah akan mengalir ke seluruh bagian tubuh.
  • Diastolik adalah tekanan yang terjadi ketika jantung beristirahat. Ketika beristirahat, jantung akan mendapatkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru.

Hasil cek tekanan darah sistolik maupun diastolik harus dipastikan dalam kisaran angka yang normal, jika tidak maka menandakan bahwa jantung Anda bekerja terlalu keras atau bahkan melambat.

Manfaat dari cek tekanan darah

Dengan rutin mengukur tekanan darah, baik dilakukan sendiri di rumah maupun di pusat layanan kesehatan, Anda akan mendapatkan manfaat-manfaat berikut:

Pertama, mendeteksi adanya hipertensi

Manfaat pertama dari cek tekanan darah adalah membantu Anda mendeteksi adanya kemungkinan atau risiko hipertensi.

Anda dapat melakukan pengecekan di pusat layanan kesehatan terdekat. Namun, Anda juga bisa melakukan cek tekanan darah di rumah, untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Menurut iHealth, dalam waktu 24 jam, setiap orang mengalami puncak kenaikan tekanan darah sebanyak 2 kali. Biasanya, tekanan darah akan meningkat pada pukul 6—8 pagi, serta pukul 5 sore hingga 8 malam. Tekanan darah akan naik sebanyak 30—50 mmHg selama jam-jam tersebut.

Pada jam-jam tersebut, umumnya pusat layanan kesehatan belum buka atau justru sudah tutup. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan cek tekanan darah sendiri di rumah pada waktu tersebut agar manfaatnya lebih maksimal.

Manfaat dari cek tekanan darah sendiri pada jam-jam tersebut adalah membantu dokter melihat apakah Anda memiliki risiko prehipertensi atau hipertensi.

Lalu, seberapa sering Anda perlu cek tekanan darah? Jika Anda memang dinilai berisiko mengalami hipertensi, ada baiknya Anda melakukan cek tekanan darah sebanyak 2 kali seminggu. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahuinya lebih pasti sesuai dengan kondisi Anda.

Kedua, membedakan antara hipertensi dan sindrom jas putih

Beberapa orang mengalami kenaikan tekanan darah hanya pada saat-saat tertentu, misalnya ketika melakukan pengecekan tekanan darah di fasilitas kesehatan karena merasa stres atau tertekan. Kondisi kenaikan tekanan darah ini bersifat sementara dan disebut dengan sindrom jas putih.

Pada kondisi ini, manfaat yang bisa diperoleh dari cek tekanan darah secara rutin adalah membedakan apakah peningkatan tekanan darah yang Anda alami termasuk dalam hipertensi atau hanya sindrom jas putih. Pasalnya, sindrom jas putih ditemukan pada 20% pasien yang terdiagnosis dengan hipertensi. Hal ini tentunya untuk menghindari tindakan medis serta pengobatan yang tidak perlu, yang justru membahayakan Anda.

Ketiga, mengetahui tindakan atau pencegahan yang tepat

Terkadang, beberapa orang merasa tidak perlu mengecek tekanan darahnya karena tidak memiliki gejala hipertensi

dan merasa tidak ada manfaat yang bisa diperoleh. Padahal, manfaat dari melakukan cek tekanan darah adalah Anda dapat mengetahui tindakan serta pencegahan yang sesuai, serta terhindar dari komplikasi kesehatan. Hal ini sangat penting, terlebih lagi jika Anda sudah punya faktor-faktor risiko hipertensi.

Dalam kasus tertentu, apabila Anda mengalami gejala-gejala umum hipertensi, dokter mungkin akan segera meresepkan obat darah tinggi. Namun, diagnosis yang paling tepat biasanya dilakukan berdasarkan faktor-faktor eksternal, seperti tekanan di lingkungan kerja, atau penyakit tertentu.

Hasil cek tekanan darah secara rutin, terutama yang dilakukan sendiri di rumah, akan digabungkan dengan faktor-faktor tersebut. Manfaat yang akan Anda peroleh adalah, dokter dapat membuat diagnosis yang lebih akurat dari hasil cek tekanan darah tersebut.

Selain itu, apabila Anda memang sudah dinyatakan dokter menderita hipertensi, cek tekanan darah secara berkala akan membantu dokter mengetahui tindakan medis yang paling tepat untuk kondisi Anda. (*)

Sumber (*/alodokter.com)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tetapkan dan Tahan Tiga Tersangka  PT. DI, Kerugian Negara 315 Miliar

    KPK Tetapkan dan Tahan Tiga Tersangka PT. DI, Kerugian Negara 315 Miliar

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan perkembangan terhadap perkara PT DI dengan mencermati fakta-fakta yang berkembang sehingga ditemukan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) yang melibatkan pihak lain pada kegiatan penjualan dan pemasaran PT. DI tahun 2007—2017. Hal tersebut dilakukan setelah melalui penyelidikan dengan bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK meningkatkan status […]

  • Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Semarak Bulan Bahasa merupakan agenda rutin dari Kantor Bahasa NTT dan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Oktober. Dalam tahun 2018 ini, Semarak Bulan Bahasa bersamaan dengan Kongres Bahasa Indonesia Ke-11 dan terdapat 7 (tujuh) kegiatan lomba dan pemberian penghargaan Bemo RAISA (Bemo Ramah Bahasa Indonesia) Dilaksanakan di Taman Budaya Gerson Poyk tanggal 24—25 […]

  • Saham Bank NTT Dibuka Untuk Investor, Modal Inti Kurang Rp.1,22 Triiiun

    Saham Bank NTT Dibuka Untuk Investor, Modal Inti Kurang Rp.1,22 Triiiun

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), usai melantik Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Mesakh pada Rabu, 10 Februari 2021 mengungkapkan kepada awak media bahwa kesempatan diberikan kepada para investor untuk memenuhi setoran inti Rp.3 Triliun pada tahun 2024. “Setoran inti minuman dari investor (pihak ketiga) harus sesuai dengan aturan […]

  • Bupati Belu Mengaku Semua Program Tak Mungkin Selesai Setahun

    Bupati Belu Mengaku Semua Program Tak Mungkin Selesai Setahun

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Bupati Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH,FINASIM mengaku bahwa pelaksanaan semua program kerja yang tertuang dalam visi misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Aloysius Haleserens, tidak mungkin bisa tuntas dalam waktu setahun. Demikian, dikatakannya dalam sesi jumpa pers selepas kegiatan diskusi publik yang dihelat Pemda Belu dengan tema derap […]

  • Potensi Siklon Tropis di NTT pada 18 Desember 2021? Ini Penjelasan BMKG

    Potensi Siklon Tropis di NTT pada 18 Desember 2021? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Beredar isu yang bertolak dari video animasi di tengah masyarakat bahwa pada kisaran tanggal 18 Desember 2021 bakal terjadi badai Siklon Tropis. Mencermati perkembangan isu terkait dengan adanya potensi pertumbuhan Siklon Tropis di wilayah NTT pada periode tanggal 18 Desember 2021, maka Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, BMKG Provinsi NTT […]

  • Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya 1 (satu) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo (Rumah Sakit Rujukan Covid-19), pada Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 05.30 WITA,” ungkap Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius kepada […]

expand_less