Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Jembatan Gus Dur dan Kewarasan KRMT Roy Suryo

Jembatan Gus Dur dan Kewarasan KRMT Roy Suryo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Sebetulnya kita rada malas juga mengomentari fenomena patung Budha di Candi Borobudur ala Roy Suryo. Entah di mana letak kelucuannya? Kok malah lebih terkesan olok-olok yang – maaf ya – kampungan!

Tapi beberapa teman minta komentarnya. Jadi ya begini saja deh tanggapan kita:

Dipublikasi di akun twitter @KRMTRoySuryo2 yang katanya baru dihapus sendiri, namun keburu di-screenshoot oleh para netizen, begini teksnya (waktu itu): “Mumpung akhir pekan ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dgn protes Kenaikan Harga Tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50rb) ke 750rb yg (sudah sewarasnya) DITUNDA itu, Banyak Kreativitas Netizen mengubah Salahsatu Stupa terbuka yg Ikonik di Borobudur itu, LUCU, he-3x AMBYAR.”

Twit KRMT Roy Suryo yang dilampiri gambar stupa yang diolah secara digital jadi paras menyerupai Presiden Joko Widodo itu pun sontak mendapat kecaman yang (sudah sewarasnya) dari berbagai kalangan.

Tertulis mau lucu-lucuan, tapi malah terkesan nyinyir bahkan menghina kepala negara. Apakah terhadap hal yang sederhana seperti ini tidak mampu diproses oleh isi tengkorak dan hati seorang KRMT Roy Suryo? Heran juga, why so cheap?

Bukankah ia seorang mantan menterinya SBY? Yang walau Pak SBY jago nyanyi, namun sayangnya sang mantan Menteri itu tak pandai bahkan untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Gegara ulahnya sendiri, jejak “maling panci, antena dan pompa dragon khas KRMT Roy Suryo” yang ikonik itu akhirnya dibongkar kembali oleh para netizen. Para warganet yang laksana ‘the great barrier reef sharks’ mencium bau darah segera saja menyasar. KRMT Roy Suryo pun habis-habisan “dikunyah” (tapi lalu dilepeh). Bau tengik kata para hiu itu.

Ini mungkin soal selera humor yang berbeda antara mereka (yang sewarasnya) normal, sehat mental-spiritual versus mereka yang luka batinnya belum sembuh atau memang dengki hatinya.

Entahlah, kita memang – seperti dibilang di awal – enggan mengomentari kekonyolan ala KRMT Roy Suryo itu. Maka, kita tutup dengan kutipan (saduran) humor ala Gus Dur saja ya:

Sekali peristiwa saat menyampaikan pidatonya Gus Dur bercerita, kira-kira begini:

Suatu ketika penghuni surga dan neraka asal Indonesia bermusyawarah. Kesepakatannya ingin membangun jembatan yang nantinya menghubungkan surga dan neraka, agar baik penduduk surga maupun neraka bisa saling mengunjungi, bersilaturahmi. Deal-nya masing-masing pihak mengerjakan separonya, fifty-fifty gitu.

Lanjut Gus Dur,

Para penghuni surga dan neraka kemudian membentuk panitia masing-masing (ini memang khas di kita, apa-apa mesti ada panitianya). Singkat cerita, panitia neraka langsung kerja merancang dan membangun, tak pakai lama separo jembatan itu pun beres.

Tapi… berbeda dengan yang neraka, panitia surga tak kunjung merampungkan pembangunan jembatan. Boro-boro bangunan fisiknya, bahkan desain rancangannya pun belum jadi. Maka, murkalah panitia neraka (by the way, murka adalah kebiasaan di neraka).

Panitia neraka berteriak (seperti biasanya): “Jembatan kami sudah kami kerjakan separonya, sementara kalian belum bikin apa-apa!!!”

Jawab panitia jembatan dari surga, “Lah, bagaimana kami mengerjakan pembangunan jembatan ini? Wong pimpinan proyeknya, pemborongnya, dan juga menteri-menterinya di neraka semua.”

“Negeri ini tidak akan hancur karena bencana atau berbeda. Tetapi karena moral bejat dan perilaku korupsi!” – KH Abdurrahman Wahid.

Rabu, 15 Juni 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Yang Presisi (Refleksi HUT Ke-78 Bhayangkara)

    Polisi Yang Presisi (Refleksi HUT Ke-78 Bhayangkara)

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Darius Beda Daton (Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT) Tepat tanggal 1 Juli 2024, Polisi Indonesia berusia 78 tahun. Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya ikut menghadiri dan merayakan perayaan hari ulang tahun (HUT) di lapangan Mapolda NTT. Joget ria bersama anggota Polri, TNI, Forkopimda Provinsi NTT dan seluruh undangan adalah rutinitas perayaan setiap tahun. Kita berharap […]

  • Gubernur Viktor : Pemimpin & ASN Harus Mengabdi dengan Semangat Militan

    Gubernur Viktor : Pemimpin & ASN Harus Mengabdi dengan Semangat Militan

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Seorang manusia itu hebat kalau dia berkarya dan punya jiwa yang militan. Orang militan itu, dia tidak peduli terhadap hambatan yang ada. Dia tahan terhadap berbagai tekanan dan tantangan. Tidak mudah menyerah. Kalau dengan semangat militan pasti kita bisa capai tujuan. Baca : http://gardaindonesia.id/2019/12/16/anugerah-satya-lencana-karya-satya-bagi-asn-gubernur-viktor-asn-harus-fokus-kerja/ Demikian dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat […]

  • Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, menyerukan agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.   Jakarta | Aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat, 29 Agustus 2025 yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia berujung ricuh dan menimbulkan kerusuhan parah. Bentrokan antara aparat kepolisian dengan massa aksi tidak terhindarkan, […]

  • Kaos Politik dan Politik Kaos

    Kaos Politik dan Politik Kaos

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kaos politik itu soal biasa di masa kampanye. Semua partai dan hampir semua kandidat, mulai dari capres, cagub, cabup, cawali, caleg, dan cakades pun memanfaatkannya. Bahkan kampanye pemilihan Ketua OSIS atau Ketua Alumni pun ikut pakai cara ini juga. Tak jadi soal. Pasang logo parpol, foto diri, dan tulisan besar-besar di […]

  • Fisik TMMD Ke–112 Tahun 2021 Kodim 1605/Belu Capai 100 Persen

    Fisik TMMD Ke–112 Tahun 2021 Kodim 1605/Belu Capai 100 Persen

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke–112 tahun 2021 di Desa Leosama, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh jajaran Kodim 1605/Belu selama 30 hari sejak 15 September – 14 Oktober 2021, yang meliputi pekerjaan fisik sudah mencapai hasil 100 persen, dan non fisik sudah sesuai […]

  • Bupati Belu & Bupati se–NTT ‘Zoom Meeting’ Bersama Gubernur VBL

    Bupati Belu & Bupati se–NTT ‘Zoom Meeting’ Bersama Gubernur VBL

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM. didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M., dan Bupati se – NTT mengikuti zoom meeting bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan topik ‘Percepatan Pencairan Dana Desa dan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid–19 Tingkat Desa’, di Ruang Rapat Bupati Belu, Selasa 13 Juli […]

expand_less