Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Sekolah Lapang Iklim Tematik BMKG, Jaga Stabilitas Pangan

Sekolah Lapang Iklim Tematik BMKG, Jaga Stabilitas Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi (Staklim) Nusa Tenggara Timur kembali mengolaborasi Sekolah lapang iklim (SLI) tematik bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bertema “Gerakan Petani Sadar Iklim, untuk Ketahanan Pangan Nasional”.

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu lokasi mitra binaan Bank Indonesia yaitu GS Organik di Jalan Nomelaktosi-Matani, Penfui Timur-Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada tanggal 4—5  Oktober 2022 dan diikuti 40 orang peserta.

Ada yang berbeda dari SLI tematik kali ini, yang mana peserta berasal kelompok tani di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, di antaranya Kelompok Tani GS Organik, Kelompok Tani Sehati dan Kelompok Tani Noetnana dari lintas generasi. Menariknya, peserta didominasi oleh para petani milenial.

Pembukaan SLI Tematik ini dilakukan secara hybrid (luring dan daring) dihadiri beberapa pejabat tingkat Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat seperti Kepala UPT Bidang Hortikultura Provinsi NTT, Kepala Desa Penfui Timur, para Kepala Unit Pelaksana Teknis BMKG NTT, Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG melalui Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT.

Kepala Stasiun Klimatologi NTT Rahmattulloh Adji menyampaikan sambutan sekaligus laporan kegiatan SLI Kolaborasi BMKG-Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur bersama Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTT,  bahwa akhir-akhir ini cuaca maupun iklim mengalami pergeseran dari kondisi normalnya yang ditandai dengan beberapa kondisi ekstrem yang kerap terjadi di wilayah NTT seperti kekeringan, kejadian hujan lebat di periode musim kemarau hingga kejadian ekstrem yang paling menggemparkan dan membekas di pikiran masyarakat NTT adalah Siklon Tropis Seroja.

Komitmen utama BMKG, ungkap Rahmattulloh Adji, khususnya Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur adalah melakukan kegiatan Sekolah Lapang Iklim baik tematik maupun operasional dengan berkolaborasi bersama lembaga pemerintah/swasta dan pelaku usaha yang memiliki konsentrasi yang sama dalam peningkatan literasi dan edukasi terkait informasi cuaca dan iklim sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional yang kemudian akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

SLI kolaborasi ini dibuka Daniel Agus Prasetyo selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa lapangan usaha pertanian menjadi penopang utama perekonomian di NTT sebesar 29.17% pada tahun 2021.

Sejalan dengan hal tersebut, BI senantiasa mendukung sektor-sektor penopang perekonomian melalui 3 (tiga) pilar yakni :

Pertama, Korporatisasi atau kelembagaan –pilar pertama ini mendorong setiap kelompok untuk memiliki izin yang memadai agar menikmati berbagai fasilitas dan dukungan dari pemerintah;

Kedua, pengembangan kapasitas SDM – pilar ini difokuskan untuk adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) termasuk memahami informasi iklim yang dikeluarkan oleh Stasiun Klimatologi NTT;

Ketiga, pembiayaan – setelah pilar pertama dan kedua telah dilalui, maka pilar ketiga untuk kelangsungan usaha pertanian, di mana BI akan memfasilitasi kelompok tani untuk bisa mendapatkan akses modal dari lembaga perbankan.

Daniel Agus Prasetyo menyampaikan harapan besar atas kegiatan SLI Kolaborasi BMKG – BI ini dapat membantu para petani dalam merencanakan periode musim tanam hingga dapat menentukan waktu panen yang tepat sehingga dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang lebih baik lagi di masa yang akan datang sehingga pertumbuhan ekonomi tercapai dan menjaga inflasi tetap terjaga.

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan SLI yakni, pengenalan unsur-unsur cuaca dan iklim; proses pembentukan awan dan hujan; pengenalan alat-alat meteorologi yang digunakan sebagai dasar adanya informasi iklim; kearifan lokal dan kaitannya terhadap informasi iklim yang dikeluarkan oleh BMKG; pemahaman dan pemanfaatan informasi iklim; neraca air lahan, dan pemahaman informasi iklim ekstrem.

Bank Indonesia Perwakilan NTT pun menghadirkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memberikan ruang dalam menyampaikan informasi terkait kredit usaha rakyat (KUR) dengan tujuan, setelah masyarakat atau petani muda ini memahami informasi tentang cuaca/iklim mereka mampu mendapatkan modal usaha melalui lembaga keuangan.

Selain itu, para peserta juga mendapat materi mengenai peran petani sebagai pahlawan yang selalu berkontribusi untuk ketahanan pangan nasional sehingga inflasi tetap terjaga untuk tercapainya stabilitas ekonomi suatu negara; bagaimana petani di era digital seperti saat ini juga dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas SDM dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan, baik pengetahuan perubahan Iklim maupun pemanfaatan teknologi pertanian dan mengenai sistem pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh BI yaitu sistem pembayaran menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS).(*)

Sumber (*/Humas BI Perwakilan NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT menghelat acara safety talk secara daring pada Rabu, 21 Oktober 2020, dengan seluruh unit pelaksana pelayanan pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur dan juga dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional ke-75 tepat pada tanggal 27 Oktober 2020, untuk menjaga sistem kelistrikan dalam pelayanan di […]

  • Tahun Baru Imlek, Wawali Herman : Warga Tionghoa Kota Kupang Punya Kontribusi

    Tahun Baru Imlek, Wawali Herman : Warga Tionghoa Kota Kupang Punya Kontribusi

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Masyarakat Tionghoa Kota Kupang merayakan Tahun Baru Imlek 2020 yang diselenggarakan oleh CV Nam Group di Kelurahan Oesapa, pada Sabtu, 25 Januari 2020. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2571. Dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kota Kupang Wakil Wali Kota menyampaikan selamat Hari Raya […]

  • Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

    Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat melakukan kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia. Melalui Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, Proyek Bantuan Pembangunan Pemerintah Korea Untuk Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Indonesia akan dilakukan. Kedua […]

  • Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Olah Marungga Jadi Kudapan Lezat & Bergizi

    Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Olah Marungga Jadi Kudapan Lezat & Bergizi

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beragam olahan kudapan, makanan, dan minuman yang memakai marungga atau kelor sebagai bahan utama yang lezat, bergizi dan kaya manfaat terus dikembangkan oleh masyarakat termasuk Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Beragam kudapan, makanan, dan minuman serba marungga atau kelor disajikan di stand Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang, Rabu, 23 April 2019 […]

  • Pj Gubernur NTT: “Ingin Belajar Kerukunan Umat Beragama?; Datanglah di NTT”

    Pj Gubernur NTT: “Ingin Belajar Kerukunan Umat Beragama?; Datanglah di NTT”

    • calendar_month Rab, 22 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Kalo ingin belajar kerukunan antar umat beragama, datang belajar di Nusa Tenggara Timur, “ungkap Pj Gubernur NTT, Drs. Robert Simbolon,MPH. Himbauan tersebut disampaikannya dalam sesi sambutan saat penyerahan Hewan Kurban bantuan Presiden dan Gubernur NTT, Rabu/22 Agustus 2018 pukul 09.00 wita di Masjid Agung Baiturahman Perumnas Kupang. Robert Simbolon yang berkeyakinan Katolik […]

  • Cara Membuat Anak Disiplin Tanpa Bentakan dan Hukuman

    Cara Membuat Anak Disiplin Tanpa Bentakan dan Hukuman

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Banyak orang tua percaya bahwa bentakan dan hukuman adalah jalan tercepat untuk membuat anak disiplin. Faktanya, metode itu justru hanya menanamkan rasa takut, bukan kesadaran. Anak memang bisa menurut sementara, tetapi dalam jangka panjang mereka belajar untuk menyembunyikan kesalahan, bukan memperbaikinya. Sebuah penelitian dari American Psychological Association menunjukkan bahwa hukuman fisik maupun verbal hanya efektif […]

expand_less