Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketum PJS : Tindak Oknum Prajurit TNI Halang Tugas Wartawan

Ketum PJS : Tindak Oknum Prajurit TNI Halang Tugas Wartawan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Bukittinggi, Garda Indonesia | Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba menyesali sikap oknum prajurit yang menghalangi tugas wartawan di lapangan. Kondisi tersebut dialami Wahyu Sikumbang, jurnalis MNC media group bertugas di Bukittinggi.

Mahmud Marhaba pada Senin,10 Oktober 2022, mengatakan sebagai mitra yang baik seharusnya oknum prajurit tersebut memberi dukungan atas tugas jurnalis bukan malah menghalanginya.

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah)” UU nomor 40 tahun 1999 pasal 18 ayat (1),” tegas Mahmud Marhaba.

Atas tindakan oknum prajurit tersebut Mahmud meminta agar pimpinan TNI segera melakukan tindakan terukur kepada yang bersangkutan. Ia pun meminta jika wartawan yang merasa terancam dan mendapat perlukan yang tidak wajar apalagi disertai dengan ancaman jiwa segera melaporkan hal ini ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di tanah air.

Untuk diketahui, Wahyu Sikumbang yang tercatat sebagai anggota organisasi pers Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), diduga mengalami tindakan intimidasi dan dihalang oleh oknum Intel prajurit saat meliput di lapangan.

Wahyu Sikumbang menyebutkan, kejadian pada Minggu, 9 Oktober 2022 berawal saat dirinya meliput peristiwa ada anak tersiram minyak panas di rumah sakit Madina. Saat di dalam ruang IGD RS, Wahyu mengaku telah dihalang mengambil gambar korban dengan cara pelaku mengibas tangannya ke kamera.

Tak ingin ribut dan mengganggu pasien dan petugas medis, Wahyu keluar IGD melanjutkan mencatat data kejadian.

Saat itu, cerita Wahyu, lagu “Vijay” nama oknum prajurit intel Kodim 0304/ Agam tersebut mengikuti keluar dan menghampiri Wahyu hingga terjadi adu argumen.

“Saya sedang mengetik di ponsel saya, lalu bang Vijay datang dari samping kiri sambil melarang memberitakan insiden yang menimpa anak itu,” cerita Wahyu.

Wahyu yang dikenal dekat dengan aparat TNI ini mengaku heran, dan menanyakan alasan Vijay melarang. “Kenapa bang? Saya kan tidak menulis atau menyangkut-pautkan insiden ini dengan Kodim, TNI atau Lapangan Wirabraja, hanya menulis tempat kejadian di lapangan kantin,” ungkap Wahyu.

Menurut Wahyu, dia dan rekan-rekan media umumnya sengaja menulis lapangan Wirabraja sebagai lapangan kantin, selain karena penyebutan itu lebih dikenal masyarakat juga untuk menjaga hubungan baik dengan mitra Kodim jika insiden atau kasus sensitif terjadi di sana.

Namun, oknum Vijay tetap bersikukuh sambil mengatakan “Jangan diberitakan, ini kami selesaikan. Biar kami lapor dulu ke Pasi, katanya,” sebut Wahyu menambahkan.

“Silakan bang, itu bukan urusan saya, karena saya tidak menulis Kodim, jadi saya tidak perlu konfirmasi ke Pasi Intel atau Dandim. Itu urusan bang, silakan. Jangan sedikit-sedikit dilarang,” jawab Wahyu yang ternyata tidak diterima oleh Vijay hingga oknum tersebut lepas kontrol.

“Dia memaki saya di depan orang ramai, ampek lah katanya. Itu banyak saksi yang mendengar, ada sekuriti rumah sakit juga,” jelas Wahyu.

Wahyu mencoba mengingatkan mitra di lapangannya itu, tapi kembali tak digubris bahkan bersikap menantang, “Ya, saya percarutan kamu, mau apa kamu, kata bang Vijay. Oke lah kata saya tak mau terpancing,” sesal Wahyu.

Sementara, jurnalis lain menyebut ulah serupa tak hanya kali ini terjadi. Beberapa waktu lalu, oknum yang sama juga mengintimidasi beberapa wartawan yang mengangkat berita tentang dugaan adanya aktivitas judi di pasar malam lapangan kantin.

“Dulu, Rudi (wartawan) dibentak-bentak,” kata beberapa wartawan sebagai bentuk protes juga diungkap wartawan lain.(*)

Sumber (*/alx/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duta Hijau Bali Kenalkan ‘Culture Tourism’ Desa Bayan Lombok Utara

    Duta Hijau Bali Kenalkan ‘Culture Tourism’ Desa Bayan Lombok Utara

    • calendar_month Sab, 20 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Lombok-NTB, Garda Indonesia | Duta Hijau Bali merupakan brand ambasador untuk lingkungan, bukan hanya pageant atau pemilihan putra putri yang tampan dan cantik, tapi lebih ke generasi yang paham dan berwawasan luas tentang isu lingkungan global yang sedang berkembang dan khususnya Bali, serta mendidik generasi muda bali untuk lebih sensitif dalam melestarikan lingkungannya. Duta Hijau […]

  • Empat Tuntutan Masyarakat Sumbawa Korban Gempa Kepada Bupati Djibril

    Empat Tuntutan Masyarakat Sumbawa Korban Gempa Kepada Bupati Djibril

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Sumbawa, Garda Indonesia | Masyarakat korban gempa di Desa Labuhan Mapin Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat( NTB) akan melakukan demo sesuai rencana pada Kamis 12 September 2019, dengan berjalan kaki sejauh 2 km menuju Kantor Camat Alas Barat. Sesuai hasil kesepakatan pada Rapat Forum Warga dengan membawa 4 (empat) tuntutan diantaranya: Pertama, Segera realisasikan […]

  • Tingkatkan Akses dan Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi

    Tingkatkan Akses dan Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) , Yohana Yembise,Kamis/2 Agustus 2018, memberikan keynote speech dalam acara Voyage to Indonesia’s Seminar on Women’s Participation for Economic Inclusiveness di Surabaya. Seminar ini sebagai bagian dari program Kelompok Bank Dunia – Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional 2018 (AMS 2018), memberikan […]

  • Menkominfo Rudiantara : ‘ Fitur Foto & Video di Medsos Dikunci Sementara’

    Menkominfo Rudiantara : ‘ Fitur Foto & Video di Medsos Dikunci Sementara’

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran foto dan video berunsur kekerasan dan pesan berantai terkait aksi demo anarkis yang sementara berlangsung di Bawaslu Jakarta sejak tanggal 20 Mei 2019, dilakukan dengan memberhentikan sementara penyebarannya dengan mengunci akses di media sosial Menkominfo Rudiantara menyampaikan bahwa untuk sementara fitur foto dan video di media […]

  • Suara Amanuban Utuh SIAGA

    Suara Amanuban Utuh SIAGA

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi terus melakukan konsolidasi politik di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia berkampanye dan blusukan hingga pelosok-pelosok desa. Bahkan memilih tidur di rumah penduduk pedalaman TTS. Terhitung sudah empat hari, tamatan SMA Taruna Nusantara ini melakukan kampanye di Kabupaten dengan julukan The Freezing City. Terbaru SPK […]

  • Luna Maya Geram, Harga Dirinya Ditawar 200 Juta

    Luna Maya Geram, Harga Dirinya Ditawar 200 Juta

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Loading

    Siapa yang tak mengenal Luna Maya?Ya, artis cantik kelahiran Bali itu tentu sudah tidak asing lagi di dunia hiburan. Mengawali kariernya sebagai model, ia terjun ke dunia peran pada tahun 1999 lewat film 30 Hari Mencari Cinta. Sejak muncul di film tersebut, karier Luna Maya semakin memuncak. Tak hanya sebagai pemain film, ia juga menjadi […]

expand_less