Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Abang Kostrad Bagi Permen, Anak Papua Ceria

Abang Kostrad Bagi Permen, Anak Papua Ceria

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Papua, Garda Indonesia | Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Pos Napua menghibur anak-anak Kampung Napua dengan membagi permen atau biasa disebut gula-gula di Kampung Napua, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Letkol Inf Ricky J. Wuwung, S.Sos., M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu, 26 Desember 2022.

Dansatgas mengatakan, yang dilakukan Kostrad Pos Napua merupakan bagian dari pembinaan teritorial guna merebut hati rakyat, berbagai cara dilakukan dalam merebut hati rakyat, salah satunya yang dilakukan oleh Pos Napua dengan cara membagikan permen atau gula-gula kepada anak-anak di Kampung Napua.

“Upaya yang sangat baik karena kedekatan dan keceriaan anak-anak dengan Satgas itu tidak bisa dibuat-buat, jika mereka senang dengan kehadiran kami, maka mereka akan mengekspresikan kegembiraan mereka, begitupun sebaliknya,” ungkap Dansatgas.

Danpos Napua Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Lettu Inf Mulyana, menyampaikan bahwa anggota Pos Napua rutin membagikan gula-gula apabila hendak menuju Kampung Napua, baik dalam kegiatan patroli maupun anjangsana, anggotanya wajib membawa gula-gula untuk dibagikan kepada anak-anak.

“Hal tersebut sesuai dengan perintah Dansatgas, bahwa setiap Prajurit wajib mengantongi gula-gula apabila hendak menuju kampung, sehingga saat menjumpai anak-anak di kampung, anggota langsung mengeluarkan gula-gulanya dari saku mereka untuk dibagikan kepada anak-anak,” tutur Lettu Inf Mulyana.

Ternyata kegiatan membagikan gula-gula yang dilakukan oleh Pos Napua tersebut mendapatkan respons dari salah seorang warga di Kampung Napua. Ibu Novi Matuan (31) yang membeberkan bahwa hampir setiap hari anaknya bernama Kris Matuan (9) menunggu kedatangan anggota Pos Napua Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kosttad ke kampungnya dan membagikan gula-gula kepadanya.

“Anak saya sangat senang sekali apabila ada abang Pos Napua 321 main ke Kampung, pulang ke rumah dia pasti membawa gula-gula yang dia terima dari abang-abang Satgas,” pungkasnya.(*)

Sumber (*/ Papen Satgas Yonif Raider 321/GT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Timor Creative People (TCP) sebagai sebuah Komunitas Pecinta Tenun Ikat NTT yang berdiri pada 14 Juni 2014, kini semakin eksis dan terus bertumbuh menjadi komunitas yang mempunyai peran strategis untuk turut serta mempromosikan dan melestarikan tenun ikat Didukung oleh 15 model pada awal berdiri dan sekarang terdapat 40 model dengan kisaran […]

  • Bandara Ngurah Rai Diperketat, Kapolsek Udara Bantah Publisitas Media Asing

    Bandara Ngurah Rai Diperketat, Kapolsek Udara Bantah Publisitas Media Asing

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Adanya pemberitaan media tentang peningkatan keamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pasca kejadian bom di Sukoharjo Jawa Tengah di salah satu media asing (The JP) termasuk berita lain yang sama dan viral di sosial media pada Rabu (5/6/19), dibantah keras oleh Kapolsek Udara Polresta Denpasar. Kapolsek Udara Polresta Denpasar, Kompol […]

  • Kronologi Mantan Bupati TTU Ray Fernandes Tewas Tenggelam

    Kronologi Mantan Bupati TTU Ray Fernandes Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Ray Fernandes dan ketujuh orang bergerak dari dermaga Wini pada Rabu, 26 Maret 2025 sekira pukul 14.45 Wita. Tiba di perairan Oebubun, terjadi hujan deras disertai angin kencang sehingga mereka bersepakat untuk kembali ke dermaga Wini. Namun, saat itu kapal lampara yang mereka tumpangi sudah kemasukan air dari belakang bagian mesin.   Biboki | Tragedi […]

  • ‘Holding Subholding’ PLN Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi

    ‘Holding Subholding’ PLN Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi meluncurkan Holding Subholding PT PLN (Persero) pada Rabu, 21 September 2022. Langkah ini akan membawa PLN menjelma menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi dan berorientasi pada masa depan menuju The New PLN 4.0 Unleashing Energy and Beyond. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, […]

  • Sejahterakah Petani Padi di Jawa Timur?

    Sejahterakah Petani Padi di Jawa Timur?

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Gita Rizky Purwitasari Jatim, Garda Indonesia | Jawa timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian timur Pulau Jawa. Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia yaitu 9 kota dan 39 kabupaten serta kota Surabaya sebagai ibukota Provinsi. Dengan luas wilayah sebesar 49.922 km2, Badan Pusat […]

  • Nilai Tukar Petani dan Tingkat Kesejahteraan Petani

    Nilai Tukar Petani dan Tingkat Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yezua Abel, Statistisi pada BPS Provinsi NTT Nilai tukar petani (NTP) Provinsi NTT Oktober 2023 sebesar 97,38 persen turun 0,14 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 97,52. Penurunan indeks harga ini disebabkan oleh perkembangan indeks harga diterima bergerak lebih lambat dibandingkan harga yang dibayar petani. Kondisi ini dapat juga diartikan bahwa daya jual hasil produksi […]

expand_less