Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bank NTT Jadi Pelopor Penggerak Ekonomi Masyarakat NTT

Bank NTT Jadi Pelopor Penggerak Ekonomi Masyarakat NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Terus bertransformasi dan menyediakan layanan perbankan yang sesuai dengan tuntutan jaman, itulah Bank NTT saat ini. Bank yang lahir dari rahim bumi Flobamorata ini menghadirkan berbagai inovasi untuk mengajak masyarakat sama-sama bertumbuh.

Bank NTT, sedang dalam proses menuju ke Bank Devisa, kerja keras dan kerja cerdas adalah spirit bagi manajemen yang saat ini dipimpin oleh Harry Alexander Riwu Kaho (Direktur Utama), Hilarius Minggu (Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional), Paulus Stefen Messakh (Direktur Kredit), Johanis Landu Praing (Direktur Dana dan Treasury) dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan).

Mereka bergandengan tangan, mengeksekusi mimpi besar pemilik dan masyarakat NTT, bahwa semua harus bisa bangkit, mandiri dan sejahtera. Untuk itulah sejumlah program didesain, guna membawa Bank NTT menjadi bank yang tak kalah bersaing dengan bank lainnya di persada nusantara.

Setiap tahun, selalu ada tema baru yang diusung. Seperti Bank NTT sebagai Smart Bank, lalu Super Smart Bank, dan di ulang tahun 2022 ini, spirit baru didengungkan, yakni Momentum Keberlanjutan.

Tak cukup disitu, ide-ide brilian dituangkan dalam sejumlah program. Ada Ramai Skali yang disupport oleh Direktorat Dana, yang mana ini adalah sebuah gerakan untuk mendukung program besar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK), selama Oktober. Pesertanya jangan ditanya. Semuanya anak-anak usia produktif yang diajarkan mengenai literasi keuangan.

Berikutnya, ada kompetisi ide dan gagasan serta kreatifitas antar desa yang diberi nama Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD Tahun 2022. Ini adalah tahun kedua setelah diluncurkan tahun lalu.

Jika di 2021, hanya 23 desa pesertanya maka tidak tahun ini. Ada 115 desa dari seluruh kabupaten. Tiap cabang Bank NTT, mengirim lima desa binaan untuk nantinya dikompetisikan di tingkat provinsi. Dari 115 desa ini, seluruhnya memiliki keunggulan tersendiri. Baik itu di sektor pertanian, peternakan, perindustrian, maupun pariwisata dan potensi lainnya.

Untuk diketahui bahwa kehadiran Festival Desa Binaan Bank NTT ini sebagai wujud mengimplementasikan misi yaitu sebagai “Pelopor Penggerak Ekonomi Rakyat” dan “Menggali Sumber Potensi Daerah untuk diusahakan secara Produktif bagi kesejahteraan Masyarakat NTT”.

Tak hanya itu melainkan program inspiratif yang dibesut di era Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama ini adalah upaya mendukung Pemerintah Daerah Provinsi NTT dalam mengentaskan kemiskinan di NTT dengan mendesain pembinaan di masyarakat desa berupa peningkatan literasi keuangan, pelatihan dan pendampingan masyarakat desa yang ada di NTT.

“Festival Desa Binaan ini untuk menuntun kehidupan masyarakat desa ke arah yang lebih sejahtera, meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan, mewujudkan kemandirian masyarakat desa. Kita juga memediasi kebutuhan pencari informasi baik potensi alam desa seperti pertanian, peternakan, perikanan maupun potensi wisata yang adalah potensi unggulan mereka,” ujar Dirut Alex di sebuah kesempatan.

Keunggulan lain event ini yakni meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat desa yang multiply effect, menciptakan Desa Binaan yang mandiri dan berbasis digital, sentralisasi produk perbankan baik itu produk Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Kredit dan juga menjadi pusat informasi potensi unggulan di daerah tersebut.

Masyarakat dilatih dan didampingi hingga berhasil dalam pengolah, packaging hingga pemasaran produk lokal unggulannya. Di sektor pariwisata pun sama. Ada narasi yang dihadirkan untuk menjembatani pesan leluhur ke generasi berikutnya, dan narasi ini tercatat secara digital, dan siapa pun yang ke lokasi, tinggal scan pada barcode yang disiapkan lalu dengan mudahnya mengikuti alur ceritanya. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemudi dan Kurir Online Dapat THR & Bonus Hari Raya

    Pengemudi dan Kurir Online Dapat THR & Bonus Hari Raya

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Tak hanya pekerja di sektor formal, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online. Presiden menilai bahwa para pekerja tersebut telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.   Jakarta | Pemerintah mengumumkan kebijakan terkait pemberian tunjungan hari raya (THR) dan bonus kepada para pekerja swasta, BUMN, dan […]

  • Pemkot Kupang Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi, Bersih & Melayani

    Pemkot Kupang Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi, Bersih & Melayani

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Guna menciptakan lingkungan birokrasi pemerintah yang bebas dari korupsi, bersih dan melayani, maka Pemerintah Kota Kupang mencanangkan pembangunan zona integritas. Pencanangan dilakukan oleh Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore pada Kamis siang, 5 November 2020 yang berlangsung di aula rumah jabatan wali kota. Pencanangan ditandai dengan penandatanganan piagam zona […]

  • Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, […]

  • Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Satgas TKI Nonprosedural Bandara El Tari Kupang mencekal 1 (satu) Calon Tenaga Kerja nonprosedural di depan pintu cek in dengan tujuan Surabaya-Pangkalan Bun menggunakan pesawat Lion Air JT 0695, pada Minggu, 30 Juni 2019 pukul 10:10 WITA. Calon Tenaga Kerja yang bernama Maria Anjilia Haki, lahir di Unina,30 Maret 2001, Perempuan […]

  • Pertamina Ungkap Gangguan Distribusi BBM di Labuan Bajo

    Pertamina Ungkap Gangguan Distribusi BBM di Labuan Bajo

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo | Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) menyebabkan antrean kendaraan untuk mengisi BBM yang terjadi sejak Minggu, 7 Juli 2024 di SPBU Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina NTT, Ahad Rahedi pada Rabu, 10 Juli 2024 mengatakan kondisi tersebut disebabkan rotasi pengiriman BBM yang terganggu dikarenakan adanya […]

  • Mekar Sejak Tahun 1993, Desa Dubesi di Belu Masih Jadi ‘Anak Tiri’

    Mekar Sejak Tahun 1993, Desa Dubesi di Belu Masih Jadi ‘Anak Tiri’

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Saya sendiri yang bilang (berkata), Desa Dubesi masih tetap seperti Anak Tiri,” demikian curahan hati Andreas Atok, Kepala Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 22 Juni 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/24/pembangunan-di-desa-dubesi-batas-ri-rdtl-diduga-diabaikan-pemda-belu/ Andreas menjelaskan, sejak pemekaran pada tahun 1993 hingga sekarang ini (2020), Desa […]

expand_less