Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik.

Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan pengoperasian sistem transmisi sepanjang 83,82 kms (kilometer sirkit), penambahan kapasitas gardu induk (GI) sebesar 50 MVA, penyelesaian milestone pembangunan pembangkit, dan beberapa proses prakonstruksi infrastruktur kelistrikan baru seperti survei perencanaan teknis, proses perizinan dan pembebasan lahan.

Wahidin, General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, menjelaskan jika prioritas pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilaksanakan oleh pihaknya harus mampu menjawab beberapa hal, di antaranya peningkatan suplai listrik ke masyarakat dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan, sehingga kepuasan pelanggan terhadap layanan PLN menjadi lebih baik.

“Penguatan sisi teknis operasional dari pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN tentunya harus dapat menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik, dan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, bisnis, dan dunia industri” ujar Wahidin.

Sejalan dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN untuk menjadi pilihan utama pelanggan soal solusi energi, maka keandalan sistem pada sisi teknis menjadi penting, baik dari sisi input energi, proses transmisi dan distribusi, serta pelayanan pelanggan.

Hal ini menurut Wahidin sejalan dengan meningkatnya konsumsi energi listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang berada di atas 15%. “Adanya peningkatan konsumsi energi listrik menunjukkan bahwa proses transformasi yang dijalankan oleh PLN dari hulu ke hilir pada proses bisnisnya berjalan dengan sangat baik, sehingga PLN dapat mengambil peran sebagai penggerak ekonomi di daerah,” urainya.

Lebih lanjut Wahidin memaparkan jika capaian positif tersebut akan terus ditingkatkan, dan pada tahun 2023, beberapa program akan mulai di eksekusi oleh PLN, seperti penguatan kapasitas pembangkit pada sistem Sumbawa melalui persiapan penambahan kapasitas PLTMG Sumbawa sebesar 30 MW, dan pada sistem Lombok, melalui persiapan PLTMG Lombok 2 dengan kapasitas 2 x 50 MW dan tentunya perluasan sistem tegangan tinggi guna mendukung investasi kawasan pada sektor pariwisata, serta ekonomi lainnya.

Tidak hanya itu, menindaklanjuti target net zero emission (NZE) pada tahun 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah, PLN mengambil langkah – langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, salah satunya dengan cara memproduksi energi bersih pada sisi suplai energi melalui penggunaan dan penguatan teknologi co-firing. Selain itu, PLN juga menyiapkan pembangunan pembangkit yang menggunakan sumber energi baru terbarukan, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (2 x 10 MW) dan Ulumbu (2 x 20 MW) di pulau Flores.

“Sinergisitas rencana pembangunan yang dijalankan berorientasi pada pemenuhan bauran EBT pada tahun 2025, karena PLN harus dapat menjawab tantangan dengan menghadirkan energi bersih dan sustainable” ucapnya.

Untuk menjawab itu, pada tahun lalu (2022, red) PLN menyelesaikan proses perizinan pembangunan PLTP Ulumbu dan pembebasan lahan untuk PLTP Mataloko yang bersumber dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN), dan direncanakan proses konstruksinya dapat dimulai pada pertengahan semester tahun 2023 ini. Kemudian, pada tahun 2023, Wahidin mengakui sedang mempersiapkan pengurusan izin untuk rencana pembangunan PLTP Atadei sebagai tambahan target pembangunan energi hijau yang terletak di NTT, ditambah dengan penguatan sistem tegangan tinggi untuk Labuan Bajo dan sistem Timor.

“Sinergi dan kolaborasi kami dengan pemerintah daerah, segenap stakeholder terkait, menjadi penting dan fundamental bagi PLN, untuk dapat memenuhi target dan tantangan yang harus di realisasikan” tandas Wahidin.(*)

Sumber (*/Komunikasi UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bank NTT Peduli” Bersama Bantu Korban Bencana La Nina di NTT

    “Bank NTT Peduli” Bersama Bantu Korban Bencana La Nina di NTT

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badai siklon tropis dampak dari La Nina yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur memicu hujan lebat, angin kencang dan banjir bandang di beberapa wilayah, pada Sabtu dan Minggu, 4—5 April 2021, mengakibatkan ribuan warga terdampak, ratusan orang meninggal dunia, dan sebagian warga hilang. Kondisi dampak Badai Siklon Tropis, mengundang keprihatinan […]

  • Natal 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Ayo Simak Pesan Presiden Jokowi

    Natal 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Ayo Simak Pesan Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Suasana perayaan Natal tahun 2020, dijalani dalam suasana yang berbeda karena pandemi Covid-19. Pandemi telah menyebabkan masyarakat harus membatasi kegiatan dan beradaptasi dengan kebiasaan baru, kehilangan kesempatan bertemu keluarga dan sahabat, tidak dapat beribadah sebagaimana mestinya, belajar dan bekerja dari rumah, serta mengurangi interaksi. Di tengah situasi sulit tersebut, Presiden Joko […]

  • Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

    Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyambut Dies Natalis ke-18 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah aksi donor darah yang dihelat di gedung perkuliahan FST Kimia pada Senin, 7 Oktober 2019. Ketua Panitia pelaksana Dies Natalis ke-18, Yanaria Verarita Kewaran kepada media […]

  • Christofel Liyanto ‘Support’ Pemain Bola Garuda Cup Beumopu

    Christofel Liyanto ‘Support’ Pemain Bola Garuda Cup Beumopu

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisaris Utama Bank Christa Jaya Christofel Liyanto sedia peduli kepada dunia olahraga. Mulai dari atletik hingga sepakbola. Kepeduliannya disalurkan melalui motivasi, dukungan sarana dan prasarana hingga dana. Cristofel Liyanto, pelaku olahraga ini pun menyempatkan diri, usai men-support tim Persekota Koepang dalam laga Liga 3 ETMC XXXII Rote Ndao, langsung menuju ke […]

  • 245 WNI Terdampak Virus Corona di Wuhan Dijemput & Diisolasi di Natuna

    245 WNI Terdampak Virus Corona di Wuhan Dijemput & Diisolasi di Natuna

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, Garda Indonesia | Warga negara Indonesia (WNI) di Hubei siap dijemput dalam waktu 24 jam. Hari ini, tim penjemputan dari Indonesia telah diberangkatkan dari Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta, pada Sabtu, 1 Februari 2020. Tim penjemputan terdiri dari 42 orang dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, TNI, dan Kru maskapai Batik Air. Menteri […]

  • Pentingnya Peran Partai Politik Lindungi Hak Perempuan di Masa Pandemi

    Pentingnya Peran Partai Politik Lindungi Hak Perempuan di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kekerasan terhadap perempuan bukan saja mengancam hak perempuan untuk merasa aman, namun juga mengancam hak kebebasan dan kesetaraan. Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, di mana berbagai persoalan seperti impitan ekonomi serta beban mental yang berat dan berlarut membuat perempuan semakin rentan menjadi sasaran kekerasan. “Kekerasan terhadap perempuan sesungguhnya mengancam 3 […]

expand_less