Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik.

Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan pengoperasian sistem transmisi sepanjang 83,82 kms (kilometer sirkit), penambahan kapasitas gardu induk (GI) sebesar 50 MVA, penyelesaian milestone pembangunan pembangkit, dan beberapa proses prakonstruksi infrastruktur kelistrikan baru seperti survei perencanaan teknis, proses perizinan dan pembebasan lahan.

Wahidin, General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, menjelaskan jika prioritas pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilaksanakan oleh pihaknya harus mampu menjawab beberapa hal, di antaranya peningkatan suplai listrik ke masyarakat dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan, sehingga kepuasan pelanggan terhadap layanan PLN menjadi lebih baik.

“Penguatan sisi teknis operasional dari pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN tentunya harus dapat menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik, dan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, bisnis, dan dunia industri” ujar Wahidin.

Sejalan dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN untuk menjadi pilihan utama pelanggan soal solusi energi, maka keandalan sistem pada sisi teknis menjadi penting, baik dari sisi input energi, proses transmisi dan distribusi, serta pelayanan pelanggan.

Hal ini menurut Wahidin sejalan dengan meningkatnya konsumsi energi listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang berada di atas 15%. “Adanya peningkatan konsumsi energi listrik menunjukkan bahwa proses transformasi yang dijalankan oleh PLN dari hulu ke hilir pada proses bisnisnya berjalan dengan sangat baik, sehingga PLN dapat mengambil peran sebagai penggerak ekonomi di daerah,” urainya.

Lebih lanjut Wahidin memaparkan jika capaian positif tersebut akan terus ditingkatkan, dan pada tahun 2023, beberapa program akan mulai di eksekusi oleh PLN, seperti penguatan kapasitas pembangkit pada sistem Sumbawa melalui persiapan penambahan kapasitas PLTMG Sumbawa sebesar 30 MW, dan pada sistem Lombok, melalui persiapan PLTMG Lombok 2 dengan kapasitas 2 x 50 MW dan tentunya perluasan sistem tegangan tinggi guna mendukung investasi kawasan pada sektor pariwisata, serta ekonomi lainnya.

Tidak hanya itu, menindaklanjuti target net zero emission (NZE) pada tahun 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah, PLN mengambil langkah – langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, salah satunya dengan cara memproduksi energi bersih pada sisi suplai energi melalui penggunaan dan penguatan teknologi co-firing. Selain itu, PLN juga menyiapkan pembangunan pembangkit yang menggunakan sumber energi baru terbarukan, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (2 x 10 MW) dan Ulumbu (2 x 20 MW) di pulau Flores.

“Sinergisitas rencana pembangunan yang dijalankan berorientasi pada pemenuhan bauran EBT pada tahun 2025, karena PLN harus dapat menjawab tantangan dengan menghadirkan energi bersih dan sustainable” ucapnya.

Untuk menjawab itu, pada tahun lalu (2022, red) PLN menyelesaikan proses perizinan pembangunan PLTP Ulumbu dan pembebasan lahan untuk PLTP Mataloko yang bersumber dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN), dan direncanakan proses konstruksinya dapat dimulai pada pertengahan semester tahun 2023 ini. Kemudian, pada tahun 2023, Wahidin mengakui sedang mempersiapkan pengurusan izin untuk rencana pembangunan PLTP Atadei sebagai tambahan target pembangunan energi hijau yang terletak di NTT, ditambah dengan penguatan sistem tegangan tinggi untuk Labuan Bajo dan sistem Timor.

“Sinergi dan kolaborasi kami dengan pemerintah daerah, segenap stakeholder terkait, menjadi penting dan fundamental bagi PLN, untuk dapat memenuhi target dan tantangan yang harus di realisasikan” tandas Wahidin.(*)

Sumber (*/Komunikasi UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020. Para Juri yang berjumlah […]

  • Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., PH.D, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, Kepala BWS Nusra II, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kadis […]

  • Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sehari sebelumnya pada Rabu, 24 Maret 2021, Wakil Gubernur (Wagub) Josef Nae Soi memimpin rapat tentang akselerasi pengembangan Kota Kupang tahap ke-2 di Kantor Gubernur NTT. Terdapat 7 (tujuh) lokasi yang bakal ditata yakni Bundaran El Tari, Patung Kirab dan Patung Tirosa, sementara 4 (empat) gerbang masuk kota yang bakal […]

  • Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 31 Mei 2022. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dengan menggunakan Pesawat RJ-85 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 13.30 WIB. Setibanya di Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman […]

  • Ferdi Maktaen : Kapolres Malaka Mau Kasih Alasan, Pakai Alasan Hukum yang Benar!

    Ferdi Maktaen : Kapolres Malaka Mau Kasih Alasan, Pakai Alasan Hukum yang Benar!

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | ”Yang tanda tangan, Kapolres. Jadi penegasan dari saya, kalau Kapolres mau kasih alasan, pakai alasan hukum yang benar! Jangan pakai alasan Covid,” demikian kritikan pedas Ferdinandus E. Tahu Maktaen, S.H. di hadapan wartawan, pada Kamis 4 Juni 2020 di Atambua. Kritikan yang dilontarkan Ferdi Maktaen terhadap isi surat Polres Malaka kepada […]

  • Perkara Pokok Harus Diperiksa Dahulu dari Laporan Pencemaran Nama Baik

    Perkara Pokok Harus Diperiksa Dahulu dari Laporan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perkara pokok adanya laporan tindak pidana hasil kerja pers harus didahulukan untuk diperiksa, dibanding laporan pencemaran nama baik yang menyusul dilaporkan. Demikian dikemukakan Ahli Dewan Pers, Wina Armada Sukardi, usai diminta keterangan sebagai ahli di Divisi Siber Bareskrim Polri pada Selasa, 6 Juni 2023. Wina Armada dimintai keterangan dalam perkara yang […]

expand_less