Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik.

Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan pengoperasian sistem transmisi sepanjang 83,82 kms (kilometer sirkit), penambahan kapasitas gardu induk (GI) sebesar 50 MVA, penyelesaian milestone pembangunan pembangkit, dan beberapa proses prakonstruksi infrastruktur kelistrikan baru seperti survei perencanaan teknis, proses perizinan dan pembebasan lahan.

Wahidin, General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, menjelaskan jika prioritas pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilaksanakan oleh pihaknya harus mampu menjawab beberapa hal, di antaranya peningkatan suplai listrik ke masyarakat dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan, sehingga kepuasan pelanggan terhadap layanan PLN menjadi lebih baik.

“Penguatan sisi teknis operasional dari pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN tentunya harus dapat menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik, dan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, bisnis, dan dunia industri” ujar Wahidin.

Sejalan dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN untuk menjadi pilihan utama pelanggan soal solusi energi, maka keandalan sistem pada sisi teknis menjadi penting, baik dari sisi input energi, proses transmisi dan distribusi, serta pelayanan pelanggan.

Hal ini menurut Wahidin sejalan dengan meningkatnya konsumsi energi listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang berada di atas 15%. “Adanya peningkatan konsumsi energi listrik menunjukkan bahwa proses transformasi yang dijalankan oleh PLN dari hulu ke hilir pada proses bisnisnya berjalan dengan sangat baik, sehingga PLN dapat mengambil peran sebagai penggerak ekonomi di daerah,” urainya.

Lebih lanjut Wahidin memaparkan jika capaian positif tersebut akan terus ditingkatkan, dan pada tahun 2023, beberapa program akan mulai di eksekusi oleh PLN, seperti penguatan kapasitas pembangkit pada sistem Sumbawa melalui persiapan penambahan kapasitas PLTMG Sumbawa sebesar 30 MW, dan pada sistem Lombok, melalui persiapan PLTMG Lombok 2 dengan kapasitas 2 x 50 MW dan tentunya perluasan sistem tegangan tinggi guna mendukung investasi kawasan pada sektor pariwisata, serta ekonomi lainnya.

Tidak hanya itu, menindaklanjuti target net zero emission (NZE) pada tahun 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah, PLN mengambil langkah – langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, salah satunya dengan cara memproduksi energi bersih pada sisi suplai energi melalui penggunaan dan penguatan teknologi co-firing. Selain itu, PLN juga menyiapkan pembangunan pembangkit yang menggunakan sumber energi baru terbarukan, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (2 x 10 MW) dan Ulumbu (2 x 20 MW) di pulau Flores.

“Sinergisitas rencana pembangunan yang dijalankan berorientasi pada pemenuhan bauran EBT pada tahun 2025, karena PLN harus dapat menjawab tantangan dengan menghadirkan energi bersih dan sustainable” ucapnya.

Untuk menjawab itu, pada tahun lalu (2022, red) PLN menyelesaikan proses perizinan pembangunan PLTP Ulumbu dan pembebasan lahan untuk PLTP Mataloko yang bersumber dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN), dan direncanakan proses konstruksinya dapat dimulai pada pertengahan semester tahun 2023 ini. Kemudian, pada tahun 2023, Wahidin mengakui sedang mempersiapkan pengurusan izin untuk rencana pembangunan PLTP Atadei sebagai tambahan target pembangunan energi hijau yang terletak di NTT, ditambah dengan penguatan sistem tegangan tinggi untuk Labuan Bajo dan sistem Timor.

“Sinergi dan kolaborasi kami dengan pemerintah daerah, segenap stakeholder terkait, menjadi penting dan fundamental bagi PLN, untuk dapat memenuhi target dan tantangan yang harus di realisasikan” tandas Wahidin.(*)

Sumber (*/Komunikasi UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yudi Selan, Kader Demokrat TTS Jawab Kebutuhan Air Bersih Desa Tublopo

    Yudi Selan, Kader Demokrat TTS Jawab Kebutuhan Air Bersih Desa Tublopo

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Yudi Arifus Selan, anggota DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjawab kebutuhan air bersih di Dusun B, Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat. Yudi Selan, kader partai Demokrat ini menceritakan kepada media, tekadnya berawal sejak Desember 2021. Ia menyisihkan sebagian uang miliknya guna membangun jaringan air […]

  • Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah Oleh Marsel Robot  Kala dunia lagi berlumuran duka lantaran kehidupan sedang tersedak oleh virus misterius “corona” yang mewabah sedunia dan mematikan itu, seorang teman mengirim pesan singkat begini, “Bung, apa yang sedang dunia pikirkan saat ini? Saya sedang membayangkan kota-kota menggantang sepi, berubah menjadi kuburan raksasa, rumah-rumah sakit […]

  • Dialog Flobamora Fapet Undana dalam rangka Dies Natalis ke-55 Batal Digelar

    Dialog Flobamora Fapet Undana dalam rangka Dies Natalis ke-55 Batal Digelar

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id –Dies Natalis ke-55 Fakultas Peternakan Undana yang diselenggarakan pada Senin/8 Oktober 2018 dengan Agenda Utama ‘Dialog Flobamora’, Sinergi Fapet dan Pemda Se-NTT dalam rangka mengembalikan NTT sebagai Gudang Ternak; Batal dilaksanakan. Gubernur 1 NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang direncanakan menjadi’ Tamu Kehormatan Fakultas Peternakan Undana’ batal hadir. Ketidakhadiran Gubernur Viktor disebabkan adanya agenda […]

  • Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Loading

    Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dasar hukum Sensus Ekonomi 2026 yakni Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997.   Kupang | Sensus Ekonomi 2026 adalah Sensus Ekonomi ke-5 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus ini diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali dan sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun […]

  • Pulihkan Listrik di Pulau Raijua, GM PLN UIW NTT Terjun Langsung ke Lokasi

    Pulihkan Listrik di Pulau Raijua, GM PLN UIW NTT Terjun Langsung ke Lokasi

    • calendar_month Sab, 8 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Raijua-NTT, Garda Indonesia | Hingga Jumat, 7 Mei 2021, kondisi pemulihan jaringan listrik pasca-badai Siklon Tropis Seroja di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai kondisi maksimal yakni 99,90 %, dari 4.002 gardu terdampak badai sehingga padam, kini tersisa hanya ada 4 (empat) gardu padam yang berada di Pulau Raijua, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu […]

  • Legenda Fatu Kopa

    Legenda Fatu Kopa

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Sonny Pellokila Fatu Kopa merupakan negeri di atas awan. Di sinilah, surga duniawi bagi kaum pencinta pesona alam. Lokasi Fatu Kopa terletak di sebelah tenggara Niki-Niki dan masuk dalam wilayah adat Amnuban. Secara administrasi, Fatu Kopa terletak dalam wilayah administrasi desa Fatukopa, kecamatan Fatukopa, kabupaten Timor Tengah Selatan, provinsi Nusa Tenggara Timur. Konon ceritanya […]

expand_less