Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kesan Pelaku UMKM Terhadap Pelayanan Bank NTT

Kesan Pelaku UMKM Terhadap Pelayanan Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Ada testimoni sukses seorang debitur Bank NTT yang sangat menarik untuk disimak. Dia adalah Maria Srikandi Mayangsari Latubatara, pemilik Komodo Gift sebuah pusat penjualan kain tenun terlengkap dan aksesoris khas NTT di Jalan Raymundus Rambu No 17 RT 03/013 Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo, Labuan Bajo.

Bagi sosok yang sering disapa Ibu Kendy ini, sejak dia bermitra dengan Bank NTT, banyak kemudahan yang diperolehnya.

“Saya jujur saja ya…,satu kelebihan dari Bank NTT, yakni Bank NTT sangat dekat dengan masyarakat, paham sekali dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tutur Ibu Kendy membuka diskusi. Dikisahkan, dia bermitra sejak tahun 2017, dan modal usaha yang diperoleh dari Bank NTT senilai Rp 200-an juta.

Lanjutnya, persoalan-persoalan yang dialami pelaku usaha atau UMKM itu ada 4 (empat) yakni permodalan, pemasaran, edukasi untuk peningkatan kualitas produknya, dan persoalan regulasi. Dan ternyata yang didapatkan bukan hanya bantuan permodalan tetapi semua.

“Itu sebenarnya yang dihadapi oleh pelaku usaha dari mikro sampai makro dan Bank NTT memfasilitasi saya menemukan keempatnya,” tegas mantan aktivis LSM itu.

Aneka keuntungan ini ditemukannya di Bank NTT sehingga jika dulu, saat awal bermitra, dia masuk kategori mikro, namun hari ini sudah naik ke level menengah. “Karena itu terima kasih atas support dari Bank NTT,” tambahnya lagi. Kini, dia kembali mengajukan pinjaman yang kedua dengan nilai yang lebih besar yakni Rp. 1,5 Miliar.

“Jadi yang saya mau sampaikan adalah, yang membuat saya tidak meninggalkan Bank NTT karena empat hal tadi itu, yakni saya tidak saja difasilitasi permodalan melainkan pemasaran, regulasi dan edukasi,” ungkap Ibu Kendy lagi.

Dia berkesimpulan, ketika bermitra dengan Bank NTT hingga saat ini, dan setiap kali mengajukan tambahan pinjaman, ada banyak hal baru yang diperolehnya yakni inovasi produk, plasma usahanya bertambah, dan di sinilah Komodo Gift tidak berkembang sendiri, melainkan menghadirkan brand-brand baru untuk mendukung usahanya.

“Saya usahanya di rumah oleh-oleh, dan saya butuh banyak plasma. Syukur saya tidak berkembang sendiri melainkan saya ajak beberapa pelaku UMKM dan sekarang mereka sudah bermitra dengan Bank NTT,” ungkapnya menambahkan, kini ada 9 plasma yang menjadi mitra usahanya.

Pada akhir 2019, dia dan sejumlah temannya mendirikan komunitas UMKM yang diberi nama Komunitas AKUNITAS yang berjumlah 153 plasma. Dan dari total ini mereka sudah masuk tahap ketiga untuk mikro.

“Ini untuk bantuan permodalan khusus untuk komunitas. Dan mereka pun diperlakukan sama, yakni diberi edukasi, ada regulasi dan dibantu pemasaran. Dan saya kalau boleh berkata jujur, saya berkata ke mereka, lihat di saya. Kita setia pada mitra, kita tidak bisa melihat hari ini atau saat ini. Ada masa di mana saya jatuh dan bangun lagi, dan ternyata saya banyak belajar mengenai kemitraan dan saat ini lumayan maju,” ungkapnya

Ibu Kendy titip mesan pada siapa pun, terutama mitra plasma bahwa jangan berharap hari ini langsung berubah drastis. Membangun relasi tidak bisa instan dan akan memetik hasilnya langsung saat ini. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

    Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ini kita lakukan bagi mereka sehingga ada refleksi kritis dalam diri mereka sendiri. Agar timbul efek jera. Pencurian ini sudah sangat sering mengganggu masyarakat kita. Tentunya kita tidak mau ini terus terulang, maka dari itu perlu ada pembinaan agar tidak terjadi lagi kasus yang sama,” ujar Wagub Josef Nae Soi dalam […]

  • Penjabat Gubernur NTT: Promosikan NTT Melalui Program Siswa Mengenal Nusantara

    Penjabat Gubernur NTT: Promosikan NTT Melalui Program Siswa Mengenal Nusantara

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Penjabat Gubernur NTT, Drs. Robert Simbolon,MPA mengajak sekitar 25 (dua puluh lima) siswa/i Program Siswa Mengenal Nusantara untuk mempromosikan NTT. 25 siswa/wi tersebut terdiri dari 22 orang siswa SMA/SMK dari seluruh kabupaten/kota Se-NTT dan 3 orang siswa berkebutuhan khusus dari SLB Pembina Kupang. Program Siswa Mengenal Nusantara akan berlangsung selama kurang lebih […]

  • Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Gus Nur Dapat Amnesti Presiden Prabowo

    Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Gus Nur Dapat Amnesti Presiden Prabowo

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Pemberian amnesti ini merupakan bentuk penggunaan hak prerogatif Presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 14 UUD 1945.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, yang sebelumnya divonis enam tahun penjara dalam kasus pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden Ke-6 RI Joko Widodo. Amnesti ini tertuang dalam […]

  • Warga Kuanino Apresiasi Program Bedah Rumah Pemkot Kupang

    Warga Kuanino Apresiasi Program Bedah Rumah Pemkot Kupang

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Program bedah rumah yang digagas Pemkot Kupang menyentuh hati dan menuai pujian dari banyak kalangan. Tidak hanya warga penerima bantuan saja yang larut dalam suasana haru dan bahagia. Tetangga sekitarnya pun turut menyatakan kebahagiaan mereka seraya memberi apresiasi kepada Wali Kota Kupang dan jajarannya yang telah merancang program mulia ini. […]

  • 33 Orang Meninggal dalam Tragedi Wamena, Presiden Ucap Dukacita

    33 Orang Meninggal dalam Tragedi Wamena, Presiden Ucap Dukacita

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan duka atas jatuhnya korban jiwa dalam kejadian di Wamena baru-baru ini. Presiden meminta masyarakat Wamena untuk dapat saling menahan diri pascakejadian yang menyebabkan 33 orang meninggal dunia. “Saya ingin mengucapkan duka yang mendalam, belasungkawa yang mendalam, atas meninggalnya korban yang ada di Wamena,” ujarnya di Istana […]

  • Juri Festival  Desa Binaan & PAD Bank NTT Mulai Verifikasi Tahap Pertama

    Juri Festival Desa Binaan & PAD Bank NTT Mulai Verifikasi Tahap Pertama

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sejak pekan lalu Juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD mulai melakukan kunjungannya ke 115 desa yang mengikuti kompetisi paling bergengsi ini. Dan di pekan pertama penjurian, tiga orang juri dijadwalkan untuk turun ke desa-desa di tiga kabupaten, masing-masing Prof. Daniel Kameo di Kabupaten Manggarai Timur, Pius Rengka di […]

expand_less