Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomatif » SBM Masih Raja Mobil Pikap di Nusa Tenggara Timur

SBM Masih Raja Mobil Pikap di Nusa Tenggara Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 298
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku main dealer penjualan mobil Suzuki wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), masih mendominasi penjualan mobil pikap atau pick up.

Hanya dari hasil penjualan dalam program merayakan Paskah dan Idulfitri 1444H pada 11—15 April 2023, SBM meraup surat pesanan kendaraan (SPK) atau penjualan hingga 190 unit. Dari total tersebut, 80 persen merupakan kontribusi dari mobil Suzuki Pikap.

Demikian dibeberkan Branch Manager SBM Kupang, Theo Pereira kepada media ini pada Sabtu siang, 15 April 2023. Ia pun berencana menggaet ojek online (ojol) di Kota Kupang.

“Saat ini, beberapa ojol menggunakan pikap untuk mengangkut barang. Misalnya, Maxim atau Grab. Tak hanya memesan mobil passanger, kita dapat memesan untuk mengangkut barang,” ungkap Theo Pereira.

Selain itu, kontribusi penjualan mobil Suzuki Pikap pun yang mendorong SBM meraih penghargaan “Platinum Dealer” dari Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku distributor dan produsen mobil Suzuki di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh General Manager SBM, Fredy Prijatna dalam sesi buka puasa bersama awak media pada Rabu sore, 5 April 2023.

“Unit (mobil Suzuki) yang paling banyak disukai yaitu Pikap, namun masyarakat sudah mulai melirik passanger dan penjualan kita 80 persen adalah Pikap dengan market share di atas rata-rata Nasional,” beber Ferdy Prijatna sembari menyampaikan contoh dari 100 unit mobil yang terjual, 90 persen adalah Suzuki Pikap.

Sejarah Suzuki Pikap

Dilansir dari umcsuzuki.com, Suzuki Pikap lahir dengan sebutan Truntung, penjualan melejit lewat Carry Bagong lalu populer pada generasi Carry Futura dan menjadi penguasa market share di generasi terbarunya. Ini perjalanan lintas generasi Suzuki Carry.

Sejarah Suzuki Carry Pick Up berawal dari pikap pertamanya yang hadir yaitu Carry ST 10 pada 1976. Suzuki Carry ST 10 pada 1976 juga menjadi kendaraan roda 4 (empat) pertama yang diproduksi Suzuki di Indonesia. Dimensinya kecil yakni panjang 3.035 mm, lebar 1.285 mm dan sumbu roda hanya 1,745 mm, Carry ST 10 ini dibekali dengan mesin 2-tak 3 silinder dengan kapasitas 539 cc berpendingin cairan.

Suzuki Pikap ST10

Pada tahun 1977, Suzuki memperkenalkan pikap generasi keduanya yakni Carry ST 20 atau akrab disapa Suzuki Truntung karena suara khasnya yang keluar dari knalpotnya. Suzuki Truntung memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dibanding Carry ST 10. ST 20 lebih panjang 160 mm dan lebih lebar 100 mm dengan jarak sumbu roda lebih melar 95 mm.

Harga Suzuki Carry Pick Up yang terjangkau membuat model ini kemudian populer dan menjadi bagian dari masyarakat Tanah Air hingga selama 7 tahun sampai dihadirkannya Suzuki Carry Pick Up generasi ketiga yakni Suzuki Carry ST 100 alias Suzuki Carry 1.000. Carry 1000 mendapat julukan Carry Bagong karena penempatan headlamp-nya seperti mata Bagong, salah satu tokoh wayang punakawan.

Generasi ini mendapat ubahan total. Seperti dimensi yang menjadi jauh lebih besar dan penggunaan mesin 4-tak 4 silinder berkode F10A berkapasitas 970 cc yang kemudian menjadi salah satu mesin yang legendaris karena efisiensi, durabilitas dan kekuatannya. Suzuki melakukan facelift pada ST 100 di tahun 1986 lewat ubahan pada headlamp dari bulat menjadi trapesium. Orang lantas mengganti sebutannya dari Carry Bagong jadi Carry Mata Kucing. Model ini hanya diproduksi selama 6 bulan dan kemudian segera digantikan oleh Suzuki Super Carry Extra pada tahun 1987.

Selain perubahan pada tampilan, ubahan lain yang dilakukan cukup signifikan di antaranya desain dasbor ala sedan, disematkannya takometer pada instrumen meter serta aplikasi rem depan model cakram plus sokbreker double action di poros roda belakang. Suzuki Super Carry Extra diproduksi sampai tahun 2009. Generasi Carry ST 100 menjelma menjadi mobil Suzuki terlaris di Indonesia.

Masuk era 90-an, tepatnya pada tahun 1991 Suzuki memperkenalkan generasi keempat Carry (SL41) yang dinamakan Carry Futura. Awalnya hadir dengan mesin 1.300 cc lalu pada tahun 1997 varian bermesin 1.600 cc diluncurkan. Kedua pilihan mesin karburator itu lantas dipensiunkan dan digantikan mesin injeksi 1.500 cc pada tahun 2005.

Generasi ini mengalami empat kali facelift masing-masing pada 1997, 2005, 2010 dan 2017 sekaligus menjadikannya model Carry Pick Up dengan masa produksi paling lama, nyaris 30 tahun. Banyak orang mengakui kalau kendaraan ini handal, irit dan kuat menjadikan harga Carry Futura selalu terjaga stabil.

Pada tahun 2011, Suzuki menambahkan line up Carry dengan meluncurkan Mega Carry APV (DN41T) yang dikembangkan dari minibus andalan mereka yakni Suzuki APV. Jadi Suzuki Carry Futura dan Suzuki Mega Carry dijual paralel sampai diluncurkannya New Carry Pick Up (DN61T) pada tahun 2019. Suzuki membawa semua keunggulan Carry Pick Up sebelumnya ke tingkat yang lebih tinggi dengan menggabungkan kapasitas angkut lebih besar, kabin yang luas, serta penggunaan mesin lebih bertenaga namun dengan harga yang tetap bersahabat untuk para pengusaha kecil menengah.

Memperingati 45 tahun eksistensinya di Indonesia, Suzuki New Carry Pick Up, mendapatkan penyegaran tampilan di awal tahun 2021 lewat desain grille dan bumper baru serta penambahan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Simak brosur pada link ini :

https://www.suzuki.co.id/automobile/new-carry?gclid=Cj0KCQjwlumhBhClARIsABO6p-x_4k4aMLrxRN5iIBj1wa7V2ryu6Lc69s8dmBm_jUjM0KF8YtIebRAaAkYkEALw_wcB

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Siaga Pasokan Listrik Saat Harlah Pancasila 2022 di Ende

    PLN Siaga Pasokan Listrik Saat Harlah Pancasila 2022 di Ende

    • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menjaga keandalan pasokan listrik di 9 (sembilan) lokasi dan pelaksanaan upacara peringatan hari lahir (Harlah) Pancasila di Lapangan Pancasila Ende, Kelurahan Kotaraja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Presiden Jokowi bertindak selaku inspektur upacara Harlah Pancasila pada Rabu, 1 Juni 2022. Guna memastikan […]

  • Banjir Rendam 9.285 Rumah di Kabupaten Bandung

    Banjir Rendam 9.285 Rumah di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kab. Bandung, Garda Indonesia | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung melaporkan kejadian banjir telah merendam sebanyak 9.285 rumah di wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 31 Maret 2020. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan banjir tersebut juga berdampak pada 15.639 KK/56.251 jiwa dan memaksa sedikitnya 76 […]

  • PLN dan Dekranasda NTT Bekali 150 UMKM Keterampilan Digital Produk Unggulan

    PLN dan Dekranasda NTT Bekali 150 UMKM Keterampilan Digital Produk Unggulan

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM melalui dorongan kreativitas, inovasi, dan pengembangan produk berkelanjutan.   Kupang | Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap ekonomi lokal dan dalam rangka memperingati Hari Ibu serta HUT ke-67 NTT, maka PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT menghelat pelatihan […]

  • ‘Kredit Macet Bank NTT’ Direksi PHK 4 Pegawai & Tagih Tunggakan 25,2 Miliar

    ‘Kredit Macet Bank NTT’ Direksi PHK 4 Pegawai & Tagih Tunggakan 25,2 Miliar

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komisaris dan Direksi Bank NTT memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Provinsi NTT pada Rabu, 10 Juni 2020 sesuai surat yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRD NTT, dengan agenda pembahasan mengenai “Kredit Macet” yang terjadi di Bank NTT. Plt. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho didampingi Komisaris Utama […]

  • Ayo..KPK Bekerjalah Lebih Baik

    Ayo..KPK Bekerjalah Lebih Baik

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Azas Tigor Nainggolan Presiden Joko Widodo di depan Forum Pimpinan Daerah mengatakan dan menegaskan akan menggigit pihak-pihak yang masih mengganggu agenda besar yang tengah dijalankan pemerintah. Jokowi juga mengaku bisa menggigit para pengganggu itu dengan menggunakan penegak hukum mulai dari Polri, Kejaksaan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi. “Kalau masih ada yang main-main, yang gigit saya […]

  • Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengerek syarat minimal modal inti pada bank umum dari saat ini sebesar Rp.100 miliar menjadi Rp.3 triliun. Ketentuan ini diharapkan akan mempercepat proses penggabungan atau konsolidasi pada industri perbankan. Jika tak juga mampu memenuhi syarat modal tersebut, maka bank tersebut harus bersiap turun kelas menjadi Bank Perkreditan […]

expand_less