Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Nyalakan Kemerdekaan” Tambah Daya Hingga 5.500VA Hanya Rp170.845

“Nyalakan Kemerdekaan” Tambah Daya Hingga 5.500VA Hanya Rp170.845

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) memberikan diskon spesial bagi pelanggan melalui program promo “Nyalakan Kemerdekaan 2023”. Pelanggan PLN akan mendapatkan voucer tambah daya dengan harga spesial Rp170.845 setelah melakukan satu kali transaksi di marketplace PLN Mobile minimal Rp78 ribu.

Marketplace merupakan salah satu fitur dalam aplikasi PLN Mobile, yang menyediakan banyak produk kelistrikan yang menarik bagi pelanggan seperti kendaraan listrik, peralatan elektronik, home appliance, hingga produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti kerajinan tangan, fashion, serta makanan dan minuman.

Program promo ini diberlakukan bagi pelanggan semua golongan tarif daya 450 volt ampere (VA) sampai 4.400 VA dengan pilihan daya akhir maksimal 5.500 VA. Promo berlaku sejak 1 Agustus 2023 hingga 31 Agustus 2023.

Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program Nyalakan Kemerdekaan 2023 kali ini bertemakan “Terus Melaju untuk Indonesia Maju, dan dengan semangat mendukung pengembangan UMKM di Indonesia”. Hal ini sebagai bentuk dukungan PLN terhadap antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan kemerdekaan ke-78 RI. Program ini juga untuk memudahkan pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhan listriknya dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Dengan promo ‘Nyalakan Kemerdekaan 2023’ ini PLN berharap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan listrik untuk jangka panjang. Semoga dengan layanan spesial ini masyarakat dapat leluasa menggunakan listrik dan memanfaatkan secara maksimal,” ujar Darmawan.

Promo “Nyalakan Kemerdekaan 2023” ini juga kembali dihadirkan karena tingginya antusiasme masyarakat pada program “Nyalakan Kemerdekaan Tahun 2022” yakni tercatat 211.549 pelanggan mengikuti promo tambah daya.

Darmawan menambahkan, untuk dapat mengikuti promo “Nyalakan Kemerdekaan 2023”, pelanggan dapat melakukan transaksi di marketplace PLN Mobile dengan minimal transaksi sebesar Rp78 ribu. Pelanggan akan mendapatkan harga spesial untuk tambah daya hingga 5.500 VA hanya dengan biaya Rp170.845.

Darmawan pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo tambah daya PLN ini yang berlaku hingga 31 Agustus 2023 tersebut. Darmawan mengatakan, PLN terus melakukan inovasi pelayanan demi memenuhi segala kebutuhan listrik serta mendukung masyarakat bangkit kembali setelah pandemi.

“Prosesnya mudah, pakai aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terkonfirmasi, PLN unit pelayanan setempat akan segera menindaklanjuti proses penambahan daya atau penyambungan sementara yang diminta,” jelas Darmawan.

Adapun ketentuan umum bagi mereka yang ingin mendapatkan promo ini, sebagai berikut:

  1. Pelanggan berbelanja pada Marketplace PLN Mobile minimal Rp78 ribu untuk mendapatkan voucer tambah daya dengan harga spesial Rp 170.845.
  1. Pelanggan mengajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile
  1. Sudah menjadi pelanggan PLN sebelum tanggal 1 Agustus 2023
  1. Pelanggan membayar promo biaya penyambungan untuk tambah daya layanan Nyalakan Kemerdekaan 2023 dan penyesuaian UJL dicicil sebanyak 12 kali dengan pembayaran cicilan pertama pada rekening listrik bulan berikutnya (untuk layanan pascabayar).
  1. Tidak memerlukan perluasan jaringan, tidak ada perubahan fasa serta tanpa migrasi layanan dari prabayar ke pascabayar atau sebaliknya.
  1. Proses penyambungan oleh PLN ke pelanggan, dengan mempertimbangkan instalasi pelanggan.
  1. Masa berlaku layanan mulai tanggal 1 – 31 Agustus 2023 atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
  1. Setiap 1 pengguna atau user PLN Mobile hanya berhak mendapatkan 1 kali voucer tambah daya.(*)

Sumber (*/ Komunikasi Korporat dan TJSL PLN)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerkosa & Pembunuh Pdt Cantik Melinda Zidemi Ditangkap

    Pemerkosa & Pembunuh Pdt Cantik Melinda Zidemi Ditangkap

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang, Garda Indonesia | Setelah menjadi buron, 2 (dua) pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Pendeta Melinda Zidemi (24) akhirnya ditangkap. “Pelakunya sudah ditangkap, dua orang, sekarang langsung dibawa ke Mapolda,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, saat ditemui di Mapolda, Kamis/28 Maret 2019. Dirilis dari hebatriau.com, lanjut Kabid Humas Polda Sumsel, menyampaikan bahwa […]

  • 3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKSB di Trans Papua

    3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKSB di Trans Papua

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, Garda Indonesia | Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum), yang sedang melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena- Mumugu di Kab. Nduga mendapatkan serangan dari pihak KKSB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi Kab. Nduga pada Kamis 07/03/2019 sekitar […]

  • Ngopi Bareng Pena Batas, Kasatreskrim Polres Belu Mohon Dukungan Media

    Ngopi Bareng Pena Batas, Kasatreskrim Polres Belu Mohon Dukungan Media

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia| Kasatreskrim Polres Belu, IPTU Djafar Alkatiri, S.H. ‘ngopi’ bareng para jurnalis yang tergabung dalam organisasi pers Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL di ruang gelar perkara Polres Belu pada Rabu sore, 9 November 2022. Momen obrolan santai dan penuh persaudaraan di awal masa jabatannya […]

  • Transisi Pandemi ke Endemi Diumumkan Akhir Juni 2023

    Transisi Pandemi ke Endemi Diumumkan Akhir Juni 2023

    • calendar_month Kam, 15 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo akan segera mengumumkan transisi dari pandemi Covid-19 menuju ke endemi pada akhir Juni 2023. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada awak media di Kantor Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta Pusat pada Rabu, 14 Juni 2023. “Insyaallah bulan ini (pengumumannya),” ujar Presiden. Sebelumnya, Presiden Joko […]

  • Menhan Sjafrie Khawatir Peran 10 Pengusaha Dominasi Perekonomian Indonesia

    Menhan Sjafrie Khawatir Peran 10 Pengusaha Dominasi Perekonomian Indonesia

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Loading

    Sjafrie yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas PKH, menyoroti besarnya kebocoran negara akibat praktik ilegal yang ditaksir mencapai Rp5.770 triliun.   Bogor | Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan kekawatirannya terkait penguasaan ekonomi nasional oleh segelintir pihak. Dalam pengarahannya kepada peserta retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Rumpin, Bogor, pada Sabtu, 31 Januari […]

  • Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Wamen Komdigi menyoroti peran algoritma media sosial yang justru mendorong konten provokatif agar viral, termasuk konten fabrikasi berbasis AI yang memicu sentimen negatif.   Jakarta | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo menegaskan, fenomena disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang marak di media sosial bisa merusak sendi demokrasi. Menurutnya, aspirasi masyarakat […]

expand_less