Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
  • visibility 106
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Kuliah kerja nyata (KKN), penelitian, pendidikan perguruan tinggi telah berlangsung sejak lama yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikaitkan dengan isi pengurangan risiko bencana. Demikian dilontarkan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho dalam sesi diskusi bersama SIAP SIAGA, BPBD Provinsi NTT, praktisi kebencanaan dari UPN Veteran Yogyakarta, dan kalangan perguruan tinggi.

NTT, tekan Norman Riwu Kaho, merupakan supermarket bencana yang mana saat ini (Agustus—September, red) sementara dilanda bencana kekeringan dan kebakaran hutan, pada November—April bakal terjadi bencana (banjir, longsor, angin kencang, red) plus bencana yang tak memiliki siklus seperti gempa bumi dan konflik.

Menurut Norman, meski kita hidup di daerah rawan bencana, namun riset dan penelitian, publikasi terkait bencana minim. “Bagaimana orang (pihak terkait) dapat mengambil kebajikan berbasis riset jika publikasi sepi, terkadang dipublikasikan (namun hanya dikonsumsi kalangan sendiri),” ucapnya.

Norman pun menyoroti manfaat kuliah kerja nyata (KKN) perguruan tinggi yang hanya sebatas menyapu kantor desa/kelurahan atau membuat maupun merenovasi papan informasi bagi masyarakat. “Kenapa kita tidak membuat KKK tematik desa tangguh bencana (Destana). NTT memiliki 3.353 desa/kelurahan, baru 8 persen yang menjadi desa tangguh bencana level satu,” ungkapnya.

Kalak BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo saat membeberkan data bencana

Sejurus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kalak BPBD Provinsi NTT), Ambrosius Kodo sebagai narasumber pada sesi diskusi terbatas tersebut merindukan kolaborasi dengan semua pihak guna mewujudkan NTT tangguh bencana termasuk perguruan tinggi. Perguruan tinggi pun memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya peningkatan pengurangan risiko bencana.

“Pengurangan risiko bencana hanya dapat dilakukan dengan pendekatan ilmu dan teknologi,” ujarnya sembari mengilustrasikan fenomena gunung pindah (longsor di Takari, Kabupaten Kupang) diperlukan kajian dari akademisi Undana.

Ambrosius Kodo pun berharap teori dan kajian pengurangan risiko bencana dapat dihasilkan kampus. Pada sesi tersebut, ia membeberkan data dampak bencana alam periode 1 Januari—31 Desember 2022 yakni terjadi 2 kali gempa bumi, karhutla 21 kejadian, banjir 59 kejadian, tanah longsor 45 kejadian, cuaca ekstrem 21 kejadian, angin kencang/puting beliung 15 kejadian, gelombang pasang & abrasi 13 kejadian.

Sementara, Eko Teguh Paripurno, akademisi UPN Veteran Yogyakarta membeberkan best practice kerja Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB) yang disepakati pada 19 November 2008 oleh 17 perguruan tinggi di Indonesia.

Dibeberkan Eko, saat ini ada 60 perguruan tinggi dengan mandat utama mendukung terwujudnya pengurangan risiko bencana yang dilaksanakan secara profesional dan selaras antara ilmu dan teknologi.

“Pembelajaran kebencanaan adalah hal yang tak menarik, namun kami melakukan gerakan perguruan tinggi tangguh bencana (PTTB) dan membuat kajian bencana,” seraya menukil keberadaan kuliah kerja nyata perguruan tinggi yang hanya sekadar “mengecat tembok kuburan”.

Data bencana alam NTT periode 1 Januari — 31 Desember 2022

Selain itu, Lenny Mooy selaku Ketua Kaukus Akademisi Forum PRB NTT menyoroti peluang memasukkan isu pengurangan risiko bencana dalam kurikulum Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).

Dosen Politani Kupang ini pun menyampaikan bahwa saat ini Politeknik Pertanian Negeri Kupang sementara menyiapkan panduan pelaksanaan “Membangun Desa” yakni bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) yang mengasah softskill kemitraan dan kolaborasi lintas disiplin serta leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah desa. BKP Membangun Desa dilaksanakan selama kurun waktu 6—12 bulan diakui 20—40 SKS (sistem kredit semester).

Hadir pada diskusi terbatas yang diinisiasi oleh SIAP SIAGA dan didukung oleh BPBD Provinsi NTT pada Kamis, 3 Agustus 2023 di Palacio Room Aston Hotel Kupang antara lain perwakilan dari Universitas Nusa Cendana, Universitas Muhamadiyah, UPG 1945 NTT, Universitas Katholik Widya Mandira Kupang, Politeknik Pertanian Kupang, media massa, dan lembaga usaha.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Turnamen Pencak Silat IV Belu, Bupati Minta Terapkan Protokol Kesehatan

      Turnamen Pencak Silat IV Belu, Bupati Minta Terapkan Protokol Kesehatan

      • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 103
      • 0Komentar

      Loading

      Belu–NTT, Garda Indonesia | “Semua atlet, saya minta supaya di–rapid antigen, pelatih diperiksa antigen, terapkan protokol kesehatan, duduk jaga jarak dan dibatasi kapasitas, tidak boleh lebih dari 50 persen. Masing–masing mengawasi atletnya, wasit–wasit juga diperiksa. Yang belum diperiksa, nanti besok kita datangkan lagi tim ke sini untuk melakukan pemeriksaan. Demikian pun sesudah pertandingan,” kata Bupati […]

    • Gempa Bumi M6,5 Guncang Maluku Tenggara Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

      Gempa Bumi M6,5 Guncang Maluku Tenggara Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

      • calendar_month Sab, 1 Des 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 175
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta,gardaindonesia.id | Hari Sabtu, 1 Desember 2018, pukul 20.27.22 WIB, wilayah Laut Banda diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=6,5. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.,mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,54 LS dan 128,71 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada […]

    • PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Zero Accident & SMK3 dari Kemenaker

      PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Zero Accident & SMK3 dari Kemenaker

      • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 122
      • 0Komentar

      Loading

      Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan zero accident dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia atas pencapaian nihil kecelakaan kerja selama menjalankan amanah pemerintah dalam operasional penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan sepanjang tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kemnaker, Afriansyah Noor, kepada Senior Manager Keuangan, Anggaran dan Umum […]

    • Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

      Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

      • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 133
      • 0Komentar

      Loading

      Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita Oleh Prof. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D. (Sebuah Catatan Ringan Menyambut Belajar di Rumah) Pandemi penyakit virus korona sejak 2019 (Covid-19), Moga-moga segera bisa diatasi, mengharuskan banyak orang bekerja di/dari rumah. Termasuk jutaan pelajar kita di seluruh negeri ini. Mereka pun harus tinggal dan belajar di rumah. Dari hari ke hari. […]

    • Bersama Anak, Dinas PPPA NTT Berbagi Bahagia di Hari Anak Nasional 2021

      Bersama Anak, Dinas PPPA NTT Berbagi Bahagia di Hari Anak Nasional 2021

      • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 98
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Momentum Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2021 dipakai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi NTT untuk berbagi sukacita kepada anak-anak kurang mampu di sekitar lokasi kantor. Sekitar 15 anak datang dengan berbagai keluguan dan keceriaan mereka dari golongan kurang mampu memenuhi undangan Dinas PPPA NTT dengan […]

    • Transisi Energi, PLN Jalin 28 Kerja sama pada EBTKE Conex 2023

      Transisi Energi, PLN Jalin 28 Kerja sama pada EBTKE Conex 2023

      • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 85
      • 0Komentar

      Loading

      Tangerang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) aktif menjalin kolaborasi pemanfaatan energi bersih melalui penandatanganan 28 kolaborasi dengan berbagai pihak dalam agenda tahunan The 11th EBTKE Conex 2023. Hal ini searah dengan misi perseroan untuk mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi menuju net zero emission (NZE) 2060. Dari 28 kolaborasi, PLN menjalin kerja sama dengan […]

    expand_less