Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
  • visibility 146
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Kuliah kerja nyata (KKN), penelitian, pendidikan perguruan tinggi telah berlangsung sejak lama yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikaitkan dengan isi pengurangan risiko bencana. Demikian dilontarkan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho dalam sesi diskusi bersama SIAP SIAGA, BPBD Provinsi NTT, praktisi kebencanaan dari UPN Veteran Yogyakarta, dan kalangan perguruan tinggi.

NTT, tekan Norman Riwu Kaho, merupakan supermarket bencana yang mana saat ini (Agustus—September, red) sementara dilanda bencana kekeringan dan kebakaran hutan, pada November—April bakal terjadi bencana (banjir, longsor, angin kencang, red) plus bencana yang tak memiliki siklus seperti gempa bumi dan konflik.

Menurut Norman, meski kita hidup di daerah rawan bencana, namun riset dan penelitian, publikasi terkait bencana minim. “Bagaimana orang (pihak terkait) dapat mengambil kebajikan berbasis riset jika publikasi sepi, terkadang dipublikasikan (namun hanya dikonsumsi kalangan sendiri),” ucapnya.

Norman pun menyoroti manfaat kuliah kerja nyata (KKN) perguruan tinggi yang hanya sebatas menyapu kantor desa/kelurahan atau membuat maupun merenovasi papan informasi bagi masyarakat. “Kenapa kita tidak membuat KKK tematik desa tangguh bencana (Destana). NTT memiliki 3.353 desa/kelurahan, baru 8 persen yang menjadi desa tangguh bencana level satu,” ungkapnya.

Kalak BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo saat membeberkan data bencana

Sejurus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kalak BPBD Provinsi NTT), Ambrosius Kodo sebagai narasumber pada sesi diskusi terbatas tersebut merindukan kolaborasi dengan semua pihak guna mewujudkan NTT tangguh bencana termasuk perguruan tinggi. Perguruan tinggi pun memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya peningkatan pengurangan risiko bencana.

“Pengurangan risiko bencana hanya dapat dilakukan dengan pendekatan ilmu dan teknologi,” ujarnya sembari mengilustrasikan fenomena gunung pindah (longsor di Takari, Kabupaten Kupang) diperlukan kajian dari akademisi Undana.

Ambrosius Kodo pun berharap teori dan kajian pengurangan risiko bencana dapat dihasilkan kampus. Pada sesi tersebut, ia membeberkan data dampak bencana alam periode 1 Januari—31 Desember 2022 yakni terjadi 2 kali gempa bumi, karhutla 21 kejadian, banjir 59 kejadian, tanah longsor 45 kejadian, cuaca ekstrem 21 kejadian, angin kencang/puting beliung 15 kejadian, gelombang pasang & abrasi 13 kejadian.

Sementara, Eko Teguh Paripurno, akademisi UPN Veteran Yogyakarta membeberkan best practice kerja Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB) yang disepakati pada 19 November 2008 oleh 17 perguruan tinggi di Indonesia.

Dibeberkan Eko, saat ini ada 60 perguruan tinggi dengan mandat utama mendukung terwujudnya pengurangan risiko bencana yang dilaksanakan secara profesional dan selaras antara ilmu dan teknologi.

“Pembelajaran kebencanaan adalah hal yang tak menarik, namun kami melakukan gerakan perguruan tinggi tangguh bencana (PTTB) dan membuat kajian bencana,” seraya menukil keberadaan kuliah kerja nyata perguruan tinggi yang hanya sekadar “mengecat tembok kuburan”.

Data bencana alam NTT periode 1 Januari — 31 Desember 2022

Selain itu, Lenny Mooy selaku Ketua Kaukus Akademisi Forum PRB NTT menyoroti peluang memasukkan isu pengurangan risiko bencana dalam kurikulum Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).

Dosen Politani Kupang ini pun menyampaikan bahwa saat ini Politeknik Pertanian Negeri Kupang sementara menyiapkan panduan pelaksanaan “Membangun Desa” yakni bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) yang mengasah softskill kemitraan dan kolaborasi lintas disiplin serta leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah desa. BKP Membangun Desa dilaksanakan selama kurun waktu 6—12 bulan diakui 20—40 SKS (sistem kredit semester).

Hadir pada diskusi terbatas yang diinisiasi oleh SIAP SIAGA dan didukung oleh BPBD Provinsi NTT pada Kamis, 3 Agustus 2023 di Palacio Room Aston Hotel Kupang antara lain perwakilan dari Universitas Nusa Cendana, Universitas Muhamadiyah, UPG 1945 NTT, Universitas Katholik Widya Mandira Kupang, Politeknik Pertanian Kupang, media massa, dan lembaga usaha.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

      Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

      • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 160
      • 0Komentar

      Loading

      Denpasar, Garda Indonesia | Pada 7 Maret 2020, Kepemimpinan Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (PERDIKNAS) Denpasar. Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda dan Rektor Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. genap berusia 1 (satu) tahun. Berbagai program pembangunan dan terobosan terus dilahirkan sebagai bentuk implementasi visi dan misi menjadikan bawa Undiknas […]

    • Puncak HANI 2020 di Tengah Pandemi, Diperingati Secara Virtual Se-Indonesia

      Puncak HANI 2020 di Tengah Pandemi, Diperingati Secara Virtual Se-Indonesia

      • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 260
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Puncak perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 berbeda dengan pelaksanaan HANI tahun sebelumnya. Di tengah pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19; dirayakan dengan konsep virtual dengan menghadirkan Wakil Presiden Ma’aruf, Ketua DPR RI, Puan Maharani; Menpan RB, Tjahjo Kumolo; Kepala BNN Indonesia, dan diikuti oleh seluruh perwakilan BNN Provinsi dan […]

    • Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

      Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

      • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 144
      • 1Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW FKPKBM Provinsi NTT), menghelat secara virtual musyawarah wilayah (Muswil) III pada Sabtu, 11 September 2021 pukul 09.00 WITA—selesai melalui zoom yang dihadiri dan diikuti lebih kurang 33 peserta yang terdiri dari Ketua DPP FK PKBM Indonesia, Drs. Suhartono, S.T., Sekjen Djailani […]

    • Layanan Samsat Digital, Korlantas : Hindari Perilaku Koruptif Anggota

      Layanan Samsat Digital, Korlantas : Hindari Perilaku Koruptif Anggota

      • calendar_month Sab, 11 Des 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 126
      • 0Komentar

      Loading

      Batam, Garda Indonesia | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut layanan Samsat berbasis digital bisa menghindari budaya koruptif. Sebab, pengelolaannya transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikan Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus. Menurutnya, sistem layanan digital itu bisa mencegah ruang-ruang korupsi. “Mengurangi terjadi perilaku koruptif ya, suatu budaya koruptif dari anggota,” ujar Yusri dalam acara […]

    • Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025—2026, Konsumsi Minyak Tanah Naik 22 Persen

      Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025—2026, Konsumsi Minyak Tanah Naik 22 Persen

      • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
      • account_circle Penulis
      • visibility 175
      • 0Komentar

      Loading

      Satgas Nataru 2025/2026 berlangsung lebih panjang dari tahun sebelumnya, dimulai sejak 13 November 2025, bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk NTT.   Kupang | Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026 pada Minggu, 11 Januari 2026. Pasukan khusus Pertamina […]

    • Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

      Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

      • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 326
      • 0Komentar

      Loading

      Kelor, ungkap dokter Andre Hartanto, membantu memperbaiki profil hormon dan fungsi resistensi insulin, yang kemudian menurunkan kadar hormon androgen.   Denpasar | Spesialis Kebidanan & Kandungan, dr. Andree Hartanto, Sp.OG. pada sesi Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) ke-19 dihelat pada 17–23 Juli 2025 di Bali; memaparkan hasil penelitiannya tentang potensi tanaman kelor (Moringa Oleifera) […]

    expand_less