Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat pelatihan hortikultura untuk para petani dari sejumlah kampung di wilayah PLTP Ulumbu, Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 10—11 Agustus 2023.

Pelatihan yang merupakan program ketahanan pangan dengan tema Desa Berdaya tanggung jawab sosial budaya (TJSL) PLN Peduli ini dihadiri oleh warga setempat yang berasal dari Desa Mocok, Desa Mesir, dan Desa Ponggeok, dengan total 50 peserta yang terdiri dari 7 gendang.

Pelatihan hortikultura ini secara khusus menyasar petani dan anggota kelompok wanita tani (KWT) Kartika Lao, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, dengan tujuan membuka wawasan petani hortikultura, terutama bagi mereka yang baru merintis, guna melahirkan petani hortikultura yang mandiri.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Camat Langke Rembong, Emil Ndahur; Assistant Manager Perizinan dan Umum PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Lalu Irlan Jayadi; pelatih hortikultura, Lambertus Enga; serta para petani di kawasan sekitar PLTP Ulumbu di Poco Leok.

Lalu Irlan Jayadi mengatakan pihak PLN telah merumuskan skema dalam upaya membangun dan memberdayakan masyarakat sekitar Poco Leok, seperti halnya yang tengah dan telah dilakukan kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional lainnya di seluruh Indonesia.

“Yang kita lakukan sekarang adalah membantu masyarakat untuk membangun ketahanan pangan. Warga dari wilayah Poco Leok, dilatih untuk bagaimana menanam horti yang baik,” ujarnya.

Dengan visi tersebut, Lalu Irlan Jayadi menekankan, PT PLN (Persero) punya rencana jangka panjang dalam program Desa Berdaya yang dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini, warga sekitar wilayah PLTP Ulumbu di Poco Leok.

“Setelah ini, apa yang hendak dilakukan dan dikembangkan petani, PLN siap dukung. Karena program kita pasti berkelanjutan nantinya,” ucap Lalu Irlan Jayadi.

Sementara itu, Camat Emil Ndahur, tak memungkiri budidaya hortikultura erat kaitannya dengan mata pencaharian masyarakat Poco Leok, sehingga pelatihan ini menggugah antusiasme masyarakat sekitar.

Lewat program ini, Camat Emil Ndahur berharap para peserta nantinya mampu mengelola dan menjalankan bisnis hortikultura dengan lebih baik, sehingga tanaman yang dibudidaya tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi petani.

“Ini berkaitan dengan kehidupan petani sehari-hari. Sehingga penting untuk tahu bagaimana menghasilkan horti yang lebih baik seperti di tempatnya Pak Lambertus ini. Kita belajar dari orang lain juga,” ujar Camat Emil Ndahur.

Pada pelatihan ini, para peserta dibimbing untuk membuat pupuk kompos/organik yang mudah, murah, dan sederhana. Selain itu, para petani yang hadiri dalam pelatihan diajarkan cara memilih benih, mengelola lahan, menanam, merawat, memelihara, sampai memasarkan hasil panen.

Mentor sekaligus pemilik usaha hortikultura, Lambertus Enga, menegaskan dirinya tak akan pikir panjang dalam membagikan pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki sehubungan dengan bisnis hortikultura, terlebih apabila hal itu dibutuhkan untuk kemajuan dan kemandirian petani di NTT.

“Terima kasih kepada PLN yang bantu fasilitasi kegiatan ini. Saya siap bagi pengalaman dan praktik yang sudah saya lakukan selama ini kepada petani dari kawasan Poco Leok,” ucapnya.

Lambertus Enga mengatakan, sampai saat ini, Manggarai belum bisa memenuhi kebutuhan horti dalam jumlah yang cukup dan berkelanjutan. Ketidakcukupan itu, menurut Lambertus Enga, disebabkan lantaran budidaya tanaman hortikultura tidak dilakukan secara terencana dan terorganisasi dengan baik. Hal itu berpengaruh pada pasokan yang tidak sesuai dengan kemauan pasaran. Padahal, Manggarai sangat potensial untuk usaha hortikultura.

“Zaman ini tidak bisa lagi mengusahakan sesuatu secara tradisional. Kalau sekadar untuk konsumsi, mungkin bisa. Tetapi untuk bisnis, mau tidak mau, harus secara profesional,” ucap Lambertus Enga.

Merespons kegiatan tersebut, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengungkapkan bahwa program TJSL ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Di samping itu, pelatihan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk tetap peduli dan memerhatikan roda perekonomian masyarakat sekitar wilayah pengembangan geotermal.

GM Abdul Nahwan mengatakan, melalui program PLN Peduli, dapat melahirkan kawasan desa tangguh binaan PLN yang lebih sejahtera serta dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui program Desa Berdaya diharap bisa menjadi role model optimasi potensi desa berbasis SDG’s (Sustainable Deveopment Goals),” ucap Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CSR Bank NTT, Satu Unit Mobil Tangki Air Untuk Nagekeo

    CSR Bank NTT, Satu Unit Mobil Tangki Air Untuk Nagekeo

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Warga Nagekeo sungguh berbahagia. Bank NTT menyerahkan 1 (satu) unit mobil tangki untuk masyarakat Nagekeo dari Coorporate Social Responsibility (CSR) bank kebanggaan dan milik masyarakat NTT ini. Penyerahan berlangsung pada Selasa, 12 April 2022 di Kampung Adat Pajoreja, Desa Ululoga, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo. Saat itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, […]

  • Jokowi Bagi Bansos di Maluku Tenggara

    Jokowi Bagi Bansos di Maluku Tenggara

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Tual, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo kembali meninjau penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Bansos yang diserahkan berupa bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM), sembako, dan BLT bagi peserta program keluarga harapan (PKH) di Kantor Pos Tual pada Rabu, […]

  • Komdigi Bekukan TikTok Gegara Tak Buka Data Live Demo dan Judi Online

    Komdigi Bekukan TikTok Gegara Tak Buka Data Live Demo dan Judi Online

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui surat resmi bernomor ID/PP/04/IX/2025 tertanggal 23 September 2025, TikTok menyatakan tidak dapat memberikan data yang diminta karena memiliki kebijakan dan prosedur internal terkait permintaan data.   Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membekukan sementara tanda daftar penyelenggara sistem elektronik (TDPSE) milik TikTok Pte. Ltd. karena dinilai tidak mematuhi kewajiban sebagai penyelenggara sistem […]

  • Seluruh Partai di Kabupaten Pati Setuju Makzulkan Bupati Sudewo

    Seluruh Partai di Kabupaten Pati Setuju Makzulkan Bupati Sudewo

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Proses ini harus mengikuti jalur hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015).   Pati | Suhu politik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencapai titik panas pada Rabu siang, 13 Agustus 2025, ketika Sidang Paripurna DPRD Pati secara resmi menyetujui pembentukan panitia khusus (Pansus) […]

  • Kasus Dugaan Pimpinan KPK Peras SYL, Ini Penjelasan Firli Bahuri

    Kasus Dugaan Pimpinan KPK Peras SYL, Ini Penjelasan Firli Bahuri

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perkara di Kementerian Pertanian (Kementan) mulai masuk ke tahap penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sekitar Januari 2023. Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK. Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan dengan istilah when the corruptor strike back, namun kami pasti akan ungkap semua. Demikian ditegaskan […]

  • Oknum Bhabinkamtibmas Desa Lookeu Aniaya Warga Tasifeto Barat

    Oknum Bhabinkamtibmas Desa Lookeu Aniaya Warga Tasifeto Barat

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 1Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Anggota Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Valentinus Pada yang adalah Bhabinkamtibmas Desa Lookeu berulah lagi dengan menganiaya Hendrik Haman, warga Dusun Halilulik B, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat pada Selasa malam, 15 Februari 2022. Baca juga : https://gardaindonesia.id/2022/02/16/bhabinkamtibmas-di-belu-tempeleng-warga-desa-lookeu/ Korban Hen Haman, menceritakan bahwa pelaku […]

expand_less