Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Wirausaha Merdeka adalah bagian dari program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 menargetkan pada tahun 2024 akan tercipta 1 juta wirausaha baru sebagai upaya dari Kemendikbudristek mendukung penuh terciptanya wirausaha mahasiswa di Indonesia.

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyampaikan partisipasi mahasiswa dalam Program Wirausaha Merdeka merupakan kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan, terutama untuk para mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang wirausaha.

Pengaplikasian Wirausaha Merdeka pada wilayah Indonesia Tengah, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilakukan berupa rolling out Wirausaha Merdeka bertema, “Belajar, Bergerak dan Berdaya”,  dihelat Politeknik Negeri Kupang (PNK) pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Politeknik Negeri Kupang menghadirkan beberapa wirausaha sukses, salah satunya adalah Komisaris Utama Bank Christa Jaya, Christofel Liyanto yang memberikan materi kuliah umum Unleasing the Power of Digital Marketing atau berfokus pada usaha yang mengandalkan digital marketing.

Pose bersama Kris Liyanto dengan para pemateri kuliah umum dan para dosen perguruan tinggi se-kota Kupang

Sosok yang pernah memiliki impian menjadi dosen ini menekankan kepada mahasiswa-mahasiswi untuk memanfaatkan peluang menjadi pengusaha atau profesi apa pun dapat belajar menggunakan internet.

“Saya termasuk agak gaptek (gagap teknologi,red) dan baru beberapa bulan ini belajar tentang digital marketing,” ucap pengusaha sukses dan punya rasa kedermawanan ini ratusan mahasiswa-mahasiswi dari Politeknik Negeri Kupang (PNK), Universitas Timor, Universitas Karya Dharma, dan beberapa kampus lainnya.

Kris Liyanto mengungkapkan bagaimana pada masa mudanya, ia mengalami bagaimana menjadi orang miskin, namun dirinya bersikukuh melompat keluar dari zona tersebut.

“Saat ini, saya sudah mencapai posisi passive income (meski tidur pun uang mengalir, red),namun masih terus memikirkan bagaimana membuat terobosan-terobosan usaha baru dan menjadi seorang pengusaha harus visioner,” ucapnya

Kris Liyanto tak hanya memberikan kuliah umum, namun memantik respons para audiensi dengan menggelontorkan pertanyaan dengan alternatif hadiah berupa ngopi di Kopi Kulo, perawatan diri di Salon Namas atau breakfast di Hotel Harper.

Pantauan Garda Indonesia, upaya Kris Liyanto, lumayan mencuri atensi para mahasiswa-mahasiswi yang mana berlomba-lomba mengacungkan tangan untuk bertanya terkait pengaplikasian digital marketing hingga trik menjadi pengusaha sukses. Tak hanya itu, ia pun menghampiri stan UMKM produk kreasi mahasiswa Politeknik Negeri Kupang dan bersenda gurau sambil membeli aneka produk mereka.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

    Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Be Ju BISA adalah karya inovasi luar biasa yang dihadirkan oleh Bank NTT sebagai implementasi terhadap program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Laku Pandai. Ini adalah salah satu dari sekian karya spektakuler dari Bank NTT, khususnya di Direktorat Dana dan Treasury yang dipimpin Yohanis L. Praing sebagai direktur. Adapun layanan […]

  • Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tenun ikat asal NTT digunakan oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat asal Sabu Raijua pada Jumat, 14 Agustus 2020, saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI […]

  • Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

    Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kondisi kritis Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak bisa hadir saat kampanye akbar, panitia telah menyiapkan rencana cadangan atau plan B. SPK bisa hadir secara virtual lewat 3 (tiga) layar besar di panggung kampanye karena kondisi yang memang tidak memungkinkan.   Kupang | Puluhan ribu massa yang memadati lapangan Sitarda Kupang pada Rabu, 13 November […]

  • Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna  menikmati program pengobatan gratis yang akan diluncurkan pemerintah pada Agustus 2021, setiap masyarakat Kabupaten Belu, (Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Surat Kenal Lahir (SKL). Demikian, persyaratan ini dikatakan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, […]

  • IMO-Indonesia Angkat Bicara Terkait Grasi bagi Susrama Pembunuh Jurnalis

    IMO-Indonesia Angkat Bicara Terkait Grasi bagi Susrama Pembunuh Jurnalis

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ikatan Media Online Indonesia atau IMO-Indonesia merasa prihatin atas permasalahan yang menyita perhatian publik khususnya masyarakat pers indonesia perihal rencana pemberian grasi kepada Susrama. Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji SH,MH., meminta pemberian grasi Susrama untuk dievaluasi. Menurutnya, grasi tersebut menjadi insiden buruk untuk publik, demikian dikatakan Tjandra kepada pewarta di Jakarta, Sabtu/ […]

  • Juri Tetapkan Juara Festival Desa Binaan Bank NTT 2022

    Juri Tetapkan Juara Festival Desa Binaan Bank NTT 2022

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tim juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD Tahun 2022, Selasa (13/12) akhirnya memutuskan 3 (tiga) juara yang mana melibatkan peserta dari 115 desa di seluruh NTT. Tak hanya itu, juri pun memutuskan 1 (satu) desa sebagai desa favorit dan dari internal Bank NTT, mereka memberi penghargaan kepada PIC […]

expand_less