Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta|Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI merespons viral pasien anak di beberapa rumah sakit yang rutin menjalani prosedur cuci darah atau hemodialisis.

Ketua BPKN RI, M Mufti Mubarok mengungkapkan, saat ini ada 2 (dua) rumah sakit di Indonesia yang menjadi sorotan berkaitan dengan pasien anak yang menjalani proses cuci darah.

“Pertama pekan lalu, sempat viral  ada sekitar 30 anak yang harus secara rutin melakukan cuci darah dan ditangani oleh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, kedua di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Pasien anak yang perlu hemodialisis di Jawa Barat sampai Juli tercatat 77 anak,” ungkap Mufti di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2024.

Seperti diketahui, penyakit ginjal pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab yang ramai disebutkan adalah akibat konsumsi makanan atau minuman dengan kadar gula yang berlebihan.

“Sehingga, BPKN RI merespons persoalan ini dengan membentuk tim pencari fakta (TPF). Apakah ini ada kaitannya dengan produk minuman dan makanan yang dikonsumsi dengan kadar gula yang tinggi,” kata Mufti.

Mufti melanjutkan, BPKN selama ini juga menyoroti isu gula, garam dan lemak (GGL) yang kini banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak. “Kita berharap pemerintah agar lebih ketat dalam meminta produsen makanan dan minuman kemasan mencantumkan kadar gula, garam, dan lemak pada produk mereka,” tekannya.

Mufti menambahkan, konsumen selama ini masih minim informasi mengenai kandungan kadar gula, garam, dan lemak pada produk yang dijual di pasaran.

Dirinya menegaskan,  para ritel atau supermarket modern dan tradisional memasang kandungan  terutama gula  dengan jelas di rak rak minuman. “Begitu pula kandungan GGL atau bumbu instan,” beber Mufti.

Di samping itu, tandas Mufti, pihak BPOM dan Kemenkes perlu melakukan uji ulang  setiap barang yang beredar di market. Pemerintah dan pelaku usaha dan ritel bisa bersama melakukan edukasi. Dan terpenting ke depan perlu satu barcode, produk ramah konsumen.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Bupati di Pulau Sumba Dukung Listrik Masuk Dusun

    Empat Bupati di Pulau Sumba Dukung Listrik Masuk Dusun

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Iman Krismanto Manager PLN UP2K Sumba mengatakan dukungan dan kerja sama antara pemerintah daerah dan PLN sangat penting demi kelancaran proses perencanaan dan eksekusi pembangunan jaringan listrik.   Sumba | PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrik (UP2K) Sumba dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba berkesempatan untuk melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke empat bupati […]

  • Waspada ! Tiga Sumber Penularan Covid-19 Bagi Usia Lanjut

    Waspada ! Tiga Sumber Penularan Covid-19 Bagi Usia Lanjut

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Masyarakat perlu mewaspadai 3 (tiga) hal sumber penularan Covid-19 yang mungkin acap kali dilupakan dan dianggap remeh. Padahal, hal tersebut sangat dekat dan sering dilakukan di lingkungan masyarakat. Ketua Aliansi Telemedia Indonesia Prof. dr. Purnawan, M.Ph., P.Hd. yang hadir sebagai pembicara dalam Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa […]

  • Susahnya Warga +62 Siap Masa Pensiun: Refleksi Nasib Nasabah Jiwasraya

    Susahnya Warga +62 Siap Masa Pensiun: Refleksi Nasib Nasabah Jiwasraya

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Ir. Sulad Sri Hardanto, M.M., MBA., CFA, FRM, PFM, CWM, MWM, CSA, CRP, CPF, GRCP. Ketika Anda membaca tulisan ini, mungkin tenggat waktu restrukturisasi polis anuitas (uang pensiun) Jiwasraya sudah lewat. Banyak pensiunan miskin, nasabah Jiwasraya yang sudah bekerja keras selama hidupnya, hanya akan menerima sekitar 60% dari uang pensiun bulanan yang dijanjikan. Kelompok […]

  • Setuju Usul SPK, Prabowo Akan Bangun SMA Taruna Nusantara di NTT

    Setuju Usul SPK, Prabowo Akan Bangun SMA Taruna Nusantara di NTT

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Niat tulus Simon Petrus Kamlasi (SPK) untuk membangun Provinsi NTT memang tak bisa dibendung. Selain sektor pertanian, putra asal Timor Tengah Selatan (TTS) ini juga memprioritaskan bidang pendidikan. Buktinya, ribuan pelajar dan mahasiswa di NTT mendapat bantuan beasiswa. Karena kepeduliannya terhadap pendidikan, SPK Jenderal Bintang Satu ini pun mengusulkan kepada Prabowo Subianto agar […]

  • Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

    Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Eh kupu-kupu bawa kabar apa ka?”sapa Yohana pada kupu-kupu berwarna keemasan yang menerobos masuk melalui jendela rumah dinasnya di Kompleks Perumahan Dosen Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua pada Selasa, 21 Oktober 2014. Bagi warga Papua, kupu-kupu yang masuk ke beranda rumah dipercaya akan membawa kabar baik. Siapa sangka hanya berselang 15 menit […]

  • Modus Kuliah, 3 CTKI Asal Malaka Dicekal di Bandara El Tari Kupang

    Modus Kuliah, 3 CTKI Asal Malaka Dicekal di Bandara El Tari Kupang

    • calendar_month Ming, 23 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lagi, terjadi pencekalan terhadap Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) Ilegal asal Kabupaten Malaka di Bandara El Tari Kupang pada Minggu,23 Juni 2019 pukul 10.05 WITA Bertempat di depan pintu cek in Bandara El Tari, Petugas Satgas TKI mencekal 3 (tiga) Calon Tenaga Kerja Ilegal Tujuan Kupang-Surabaya Via Lion Air JT 695 […]

expand_less