Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta|Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI merespons viral pasien anak di beberapa rumah sakit yang rutin menjalani prosedur cuci darah atau hemodialisis.

Ketua BPKN RI, M Mufti Mubarok mengungkapkan, saat ini ada 2 (dua) rumah sakit di Indonesia yang menjadi sorotan berkaitan dengan pasien anak yang menjalani proses cuci darah.

“Pertama pekan lalu, sempat viral  ada sekitar 30 anak yang harus secara rutin melakukan cuci darah dan ditangani oleh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, kedua di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Pasien anak yang perlu hemodialisis di Jawa Barat sampai Juli tercatat 77 anak,” ungkap Mufti di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2024.

Seperti diketahui, penyakit ginjal pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab yang ramai disebutkan adalah akibat konsumsi makanan atau minuman dengan kadar gula yang berlebihan.

“Sehingga, BPKN RI merespons persoalan ini dengan membentuk tim pencari fakta (TPF). Apakah ini ada kaitannya dengan produk minuman dan makanan yang dikonsumsi dengan kadar gula yang tinggi,” kata Mufti.

Mufti melanjutkan, BPKN selama ini juga menyoroti isu gula, garam dan lemak (GGL) yang kini banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak. “Kita berharap pemerintah agar lebih ketat dalam meminta produsen makanan dan minuman kemasan mencantumkan kadar gula, garam, dan lemak pada produk mereka,” tekannya.

Mufti menambahkan, konsumen selama ini masih minim informasi mengenai kandungan kadar gula, garam, dan lemak pada produk yang dijual di pasaran.

Dirinya menegaskan,  para ritel atau supermarket modern dan tradisional memasang kandungan  terutama gula  dengan jelas di rak rak minuman. “Begitu pula kandungan GGL atau bumbu instan,” beber Mufti.

Di samping itu, tandas Mufti, pihak BPOM dan Kemenkes perlu melakukan uji ulang  setiap barang yang beredar di market. Pemerintah dan pelaku usaha dan ritel bisa bersama melakukan edukasi. Dan terpenting ke depan perlu satu barcode, produk ramah konsumen.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT periode 1993—2000, Welem Nunuhitu memberi catatan terkait perkembangan Bank NTT hingga saat ini. Menurutnya, jika diukur dari kinerja pelayanan perbankan, maka pelayanan sekarang jauh lebih maju dibanding saat dia memimpin. “Bank NTT sudah bisa beradaptasi di era digital ini. Bahkan mereka sudah bergerak maju cukup pesat dengan […]

  • Periode 2024, Potret Durasi Frekuensi Gangguan Listrik Menurun

    Periode 2024, Potret Durasi Frekuensi Gangguan Listrik Menurun

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    PLN telah menerapkan transformasi digital yang telah dijalankan secara menyeluruh sejak tahun 2020. Lewat digitalisasi secara end-to-end mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan.   Jakarta | PT PLN (Persero) mencatat capaian signifikan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sepanjang tahun 2024. Melalui transformasi digital dan pemeliharaan yang intensif, PLN berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan […]

  • Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

    Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menghadapi situasi new normal akibat pandemi Covid-19; bukanlah hal mudah bagi anak maupun orang tua. Setiap individu perlu beradaptasi kembali pada perilaku yang tidak biasa. Menurut Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria, tidak hanya pada orang dewasa kondisi psikologis anak juga rentan terganggu oleh situasi yang saat ini tidak […]

  • ON THE SPOT, SIAGA Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    ON THE SPOT, SIAGA Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu dijadwalkan akan turun langsung ke lokasi korban bencana Gunung Lewotobi, Selasa, 5 November 2024.   Kupang | Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin menyebut kehadiran langsung atau on the spot di lokasi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki oleh pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus […]

  • Satgas Saber Pungli Terus Bergerak Tanpa Kenal Lelah Untuk Indonesia

    Satgas Saber Pungli Terus Bergerak Tanpa Kenal Lelah Untuk Indonesia

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Presiden Joko Widodo memberikan perhatian yang serius terhadap pungli, adapun pungli merupakan kejahatan korupsi yang tidak dirasakan langsung akan tetapi meresahkan masyarakat, “ ujar Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Pusat Irjen Pol Dr Widiyanto Poesoko di Jakarta, pada Selasa, 15 Oktober 2019 kepada media yang tergabung dalam IMO-Indonesia. Menurut Irjen […]

  • Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Dialog Bersama Presiden Jokowi

    Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Dialog Bersama Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, gardaindonesia.id – Presiden Joko Widodo mengingatkan perlunya langkah antisipasi terhadap perubahan-perubahan cepat dunia yang sekarang juga sedang melanda semua negara. Menurut Presiden, revolusi Industri 4.0 yang perubahannya sudah diprediksi, dan menurut McKinsey Global Institute perubahannya 3.000 kali lebih cepat dari revolusi yang pertama ini harus disadari dan diantisipasi. Salah satunya menyiapkan sumber daya manusia […]

expand_less