Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
  • visibility 294
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta|Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI merespons viral pasien anak di beberapa rumah sakit yang rutin menjalani prosedur cuci darah atau hemodialisis.

Ketua BPKN RI, M Mufti Mubarok mengungkapkan, saat ini ada 2 (dua) rumah sakit di Indonesia yang menjadi sorotan berkaitan dengan pasien anak yang menjalani proses cuci darah.

“Pertama pekan lalu, sempat viral  ada sekitar 30 anak yang harus secara rutin melakukan cuci darah dan ditangani oleh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, kedua di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Pasien anak yang perlu hemodialisis di Jawa Barat sampai Juli tercatat 77 anak,” ungkap Mufti di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2024.

Seperti diketahui, penyakit ginjal pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab yang ramai disebutkan adalah akibat konsumsi makanan atau minuman dengan kadar gula yang berlebihan.

“Sehingga, BPKN RI merespons persoalan ini dengan membentuk tim pencari fakta (TPF). Apakah ini ada kaitannya dengan produk minuman dan makanan yang dikonsumsi dengan kadar gula yang tinggi,” kata Mufti.

Mufti melanjutkan, BPKN selama ini juga menyoroti isu gula, garam dan lemak (GGL) yang kini banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak. “Kita berharap pemerintah agar lebih ketat dalam meminta produsen makanan dan minuman kemasan mencantumkan kadar gula, garam, dan lemak pada produk mereka,” tekannya.

Mufti menambahkan, konsumen selama ini masih minim informasi mengenai kandungan kadar gula, garam, dan lemak pada produk yang dijual di pasaran.

Dirinya menegaskan,  para ritel atau supermarket modern dan tradisional memasang kandungan  terutama gula  dengan jelas di rak rak minuman. “Begitu pula kandungan GGL atau bumbu instan,” beber Mufti.

Di samping itu, tandas Mufti, pihak BPOM dan Kemenkes perlu melakukan uji ulang  setiap barang yang beredar di market. Pemerintah dan pelaku usaha dan ritel bisa bersama melakukan edukasi. Dan terpenting ke depan perlu satu barcode, produk ramah konsumen.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi VI DPR Apresiasi PLN Optimasi Kontrak IPP Hingga 47 Triliun Rupiah

    Komisi VI DPR Apresiasi PLN Optimasi Kontrak IPP Hingga 47 Triliun Rupiah

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi VI DPR RI mengapresiasi langkah PLN dalam menekan beban take or pay (TOP) hingga Rp 47,05 triliun pada tahun 2022. Langkah cerdas PLN dalam mengoptimasi kontrak supply listrik dengan Independent Power Producer (IPP) mampu meningkatkan efisiensi PLN selama pandemi berlangsung. Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menyampaikan apresiasi […]

  • Etape Perdana Tour De EnTeTe, Kantor Gubernur NTT—Kantor Bupati TTU

    Etape Perdana Tour De EnTeTe, Kantor Gubernur NTT—Kantor Bupati TTU

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada para peserta Tour De EnTeTe, Gubernur Laka Lena menyampaikan selamat berlomba, sembari berharap semuanya bisa tiba di titik finish, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores.   Kupang | Tour De EnTeTe 2025 resmi dimulai dengan Flag-off dari Halaman Depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur NTT, Melki Laka […]

  • “Dari Sumba Menuju Indonesia” Komitmen VBL Bangun PLTS di Pulau Sumba

    “Dari Sumba Menuju Indonesia” Komitmen VBL Bangun PLTS di Pulau Sumba

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) terus berupaya untuk mewujudkan Pulau Sumba sebagai pusat energi baru dan terbarukan khususnya dalam pengembangan listrik tenaga surya. Sebagai daerah dengan panas sinar matahari terbaik di Indonesia, Sumba punya potensi besar untuk memasok kebutuhan listrik ke pulau Jawa dan Sumatera. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/09/26/sumba-untuk-indonesia-pjci-dukung-pemprov-bangun-listrik-tenaga-surya/ “Bapak Gubernur […]

  • 21 Tahun LPJK—Potret Kiprahnya di Indonesia

    21 Tahun LPJK—Potret Kiprahnya di Indonesia

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kontribusi lembaga pengembangan jasa konstruksi (LPJK) dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan badan usaha di bidang jasa konstruksi secara nasional merupakan amanah masyarakat konstruksi Indonesia, telah dilalui melewati jalan panjang selama 21 tahun. “LPJK Indonesia dengan UU No 18 tahun 1999 secara mandiri telah terlibat aktif pada pembangunan infrastruktur di […]

  • Pleno Hasil Festival Desa Binaan Bank NTT, Juri Tetapkan Juara

    Pleno Hasil Festival Desa Binaan Bank NTT, Juri Tetapkan Juara

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Festival Desa Binaan Bank NTT yang dihelat selama dua bulan (Mei—Juni 2021, red), diplenokan dalam rapat juri pada Senin siang, 12 Juli 2021 di ruang oval lantai IV kantor pusat Bank NTT dan telah ditetapkan 4 (empat) nominator terbaik untuk juara 1, 2, 3, dan favorit. Enam juri yang dilibatkan dalam […]

  • Oknum Camat Sebar Hoaks PSBB, Ini Klarifikasi Pemkot Kupang

    Oknum Camat Sebar Hoaks PSBB, Ini Klarifikasi Pemkot Kupang

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Beredar sebuah pesan suara di berbagai grup whatsapp yang diduga berasal dari oknum Camat Kota Raja, menyampaikan bahwa Kota Kupang akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan masyarakat dilarang keluar dari rumah. Pesan suara tersebut sangat membuat kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat saat pandemi Covid-19. Pesan suara tersebut […]

expand_less