Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » SPK : Sirih Pinang Kapur Selalu Bersama Masyarakat NTT

SPK : Sirih Pinang Kapur Selalu Bersama Masyarakat NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki ragam budaya khas, salah satunya yaitu budaya atau tradisi Oko Mama. Bukan nama orang, namun nama tempat sirih pinang, barang khas Suku Dawan di Pulau Timor, sering  digunakan sebagai wadah untuk memberikan siri pinang kepada tamu.

Siapa pun yang bertamu ke rumah warga Suku Dawan (Atoin Meto) di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, bakal menemukan Oko Mama. Hal ini merupakan tradisi atau budaya menyambut tamu.

Tradisi makan siri pinang merupakan salah satu dari sekian banyak budaya Suku Dawan (Suku Atoin Meto) di Pulau Timor – NTT yang masih terpelihara dengan baik sampai hari ini dan sulit punah.

Mengapa? Selain adat ini dipergunakan sehari-hari oleh setiap orang, keluarga, masyarakat setempat dalam menyambut tamu, siri pinang atau Oko Mama digunakan dalam acara-acara adat.

Oko Mama. Foto : istimewa

Oko Mama dalam acara adat juga memiliki fungsi ganda yakni selain tempat siri pinang, digunakan juga sebagai tempat untuk menaruh uang dalam menjalankan prosesi adat.

Pada interaksi sosial kemasyarakatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), khususnya Suku Amanuban, Oko Mama digunakan sebagai sarana perantara penyampaian maksud baik oleh satu pihak ke pihak lainnya. Misalnya jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu yang bersifat materi atau pun non materi dari orang lain.

Saat akan menyampaikan maksud atau keinginannya itu, ia harus “kasi duduk” (memberi) Oko Mama, kepada yang dituju. Baru kemudian mengutarakan dengan tutur adat (Natoni) untuk maksud yang diinginkan sebenarnya. Salah satu keunikan dari penyuguhan Oko Mama ini, jawaban dari pihak yang diminta bisa juga tanpa kata-kata, namun si pemberi Oko Mama dapat memahami jawaban dari pihak yang diminta itu.

Usai mendengar atau mengetahui maksud yang disampaikan pemberi, maka pihak yang diberi bisa saja memberikan jawaban dengan cara menyentuh atau mengambil atau tidak mengambil isi dari Oko Mama. Jika mengambil isi Oko Mama artinya dia menyanggupi apa yang disampaikan pemberi. Dan jika hanya menyentuh berarti yang diberi belum punya kepastian soal apa yang disampaikan pemberi. Sementara jika yang diberi tidak mengambil isi Oko Mama, maka itu menandakan yang diberi Oko Mama menolak atau tidak menyanggupi apa yang disampaikan pemberi.

Simak video berikut:

https://vt.tiktok.com/ZS2xYXA2h/

Dalam prosesi adat, isi Oko Mama biasanya terdiri atas sirih, pinang, dan kapur. Ditambah satu botol sopi dan uang perak. Namun pada saat ini biasanya Oko Mama dipakai untuk menyampaikan undangan menghadiri acara-acara kekeluargaan seperti peminangan dan sebagainya. Bahkan, Oko Mama juga dipakai untuk meminta dukungan politik.

Oko Mama pun merupakan simbol kekerabatan, keakraban dan persaudaraan karena pemberian Oko Mama menandakan antara pemberi dan yang diberi itu telah ada jalinan kekerabatan dan keakraban yang sulit terpisahkan.

Oko Mama bermesraan dengan Hengedo

Tradisi makan siri pinang ditambah kapur tak hanya dilakoni oleh masyarakat suku Timor, namun terejawantah dalam kehidupan suku Rote, Sabu, Sumba, Alor hingga Flores. Namun, wadah penyimpanan siri pinang beragam.

Tradisi penyuguhan siri pinang pun berdamping mesra dengan tradisi cium hidung atau Hengedo dari Pulau Sabu. Pada setiap kunjungan tamu ke rumah warga Sabu, Rote, dan Sumba, mereka bakal disambut dengan tradisi cium hidung yang merupakan manifestasi kekerabatan dan cinta kasih.

Tuan rumah akan menyambut tamu dengan saling menempelkan ujung hidung dilanjutkan dengan memberikan suguhan siri pinang, dan kapur (SPK)

SPK selalu bersama masyarakat

Saya mendapat cerita dari seorang teman.

Satu saat, dia masuk ke salah satu rumah tetangganya. Ia menceritakan tentang SPK. Lalu spontan bapak di rumah itu menjawab. Adik, SPK itu selalu bersama kami setiap saat.

Simak video, Simon Petrus Kamlasi (SPK) dan Andry Garu mendaftarkan diri di KPU Provinsi NTT:

https://vt.tiktok.com/ZS2xY5GJU/

Teman saya bertanya lagi, “bersama setiap saat bagaimana bapak? Pak SPK hubungan keluarga dengan bapak”?

Orang tua itu pun menjawab, “bukan seperti itu. SPK itu selalu dengan kami setiap saat karena SPK itu, siri, pinang, kapur…seisi ruangan tertawa terbahak-bahak, dilanjutkan teriakan SIAGA menang!.(*)

Sumber (*/tim+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Officer K3 dan Keamanan PLN UIP Nusra, Ahmad Faisal Kurniawan, mengingatkan mahasiswa bahwa bahaya listrik kerap muncul akibat peralatan tidak standar, kabel terkelupas, stop kontak rusak, hingga adaptor berlebihan.   Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat edukasi keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan (K3L) kepada civitas akademika Universitas Narotama, Surabaya, […]

  • Cegah Covid-19, Ketua Partai PSI Belu Bagi 1.000 Masker

    Cegah Covid-19, Ketua Partai PSI Belu Bagi 1.000 Masker

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Belu- NTT, Garda Indonesia | Turut berpartisipasi mendukung pemerintah dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19), maka Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Siku membagi 1.000 masker kepada masyarakat di Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, pada Senin 27 April 2020. Pantauan Garda […]

  • Lima Arahan Presiden Jokowi terkait Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

    Lima Arahan Presiden Jokowi terkait Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat meninjau kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, pada Rabu, 10 Juni 2020, Presiden Jokowi menyampaikan 5 (lima) arahan terkait adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19. Pertama, Presiden mengingatkan pentingnya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat […]

  • Adipura Bertransformasi, Gagal Kelola Sampah Dapat Predikat Kota Kotor

    Adipura Bertransformasi, Gagal Kelola Sampah Dapat Predikat Kota Kotor

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986, kemudian terhenti pada tahun 1998. Dalam lima tahun pertama, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi “Kota Bersih dan Teduh”.   Jakarta | Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup […]

  • Dalil Nomenklatur, SAHABAT Jilid I Abaikan Kematian Ribuan Babi Milik Warga Belu

    Dalil Nomenklatur, SAHABAT Jilid I Abaikan Kematian Ribuan Babi Milik Warga Belu

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pemerintahan Kabupaten Belu di bawah pimpinan SAHABAT Jilid I, Wilibrodus Lay – JT. Ose Luan menorehkan rasa kecewa bagi para peternak babi di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/11/22/jika-paket-sehati-menang-pelayanan-di-pemda-belu-satu-garis-lurus/ Berdalil ketiadaan nomenklatur (penamaan yang dipakai dalam bidang tertentu), Bupati Belu Wili […]

  • Ingin Kirim Uang ke Luar Negeri Tanpa Ribet? Ini Caranya!

    Ingin Kirim Uang ke Luar Negeri Tanpa Ribet? Ini Caranya!

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Transaksi dengan rekan bisnis atau kenalan yang memiliki akun rekening di bank berbeda mungkin sepele jika masih berada di lingkup negara yang sama. Namun, akan lain cerita jika bank dan negara tujuan berada di luar negeri. Meskipun begitu, Anda tidak perlu mencemaskan kesulitan dan keamanan pengiriman uang ke luar negeri jika Anda mempercayakan dana kepada […]

expand_less