Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

“Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

Loading

Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak ingin masyarakat di Kampung Kalu mengalami masalah air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

 

Waingapu | Masalah pasokan air bersih di wilayah Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur tak kunjung usai. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kampung Kalu ini tidak mendapat pasokan air bersih sebagai kebutuhan pokok mereka.

Hal ini terungkap saat calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mengunjungi kampung tersebut pada Selasa, 12 November 2024.

Simon Petrus Kamlasi ke Kampung Kalu itu didampingi Ketua Pemenangan paket SIAGA, Kristo Blasin dan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT, Anwar Hajral. Mereka disambut puluhan warga Kampung Kalu.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 16, Tay Nggalanawu di hadapan Simon Petrus Kamlasi tak memungkiri persoalan tersebut. Nggalanawu mengakui hampir 95 persen masyarakat di Kampung Kalu mengeluh air bersih.

Selama ini, tutur dia, air bersih yang didapatkan oleh masyarakat setempat yakni dengan cara membeli air tangki. Terbukti, terang dia, sedari pagi hingga malam, truk tangki bermuatan air bersih terlihat wara-wiri di jalanan sekitar Kampung Kalu.

“Kami lihat program Bapak Simon Petrus Kamlasi soal air bersih ini sangat bagus bagi kami. Sehingga kami siap coblos SIAGA nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrinus Garu di Pilgub NTT. Kami hanya bisa beli tanki atau isi galon,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Ngganalawu, beberapa warga yang tidak sanggup membeli air tangki, harus mengeluarkan dana untuk membeli air galon isi ulang setiap harinya.

“Di kami sini ada airnya tapi asin. Warga hanya bisa cuci pakaian dan mandi. Sementara masak dan minum tidak bisa. Lapar bisa tahan, haus tidak bisa. Haus kalau tahan, bisa mati” ungkap dia penuh haru.

SPK saat melihat kondisi embung di Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur. Foto : tim media

Dia menambahkan bahwa keluhan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, namun belum ada solusi konkret dari pemerintah, baik di kabupaten, provinsi, maupun di tingkat pusat.

“Dengan adanya presiden Pak Prabowo dan Gubernur NTT Bapak Simon, kami yakini bisa menikmati air bersih. Kami siap dukung bapak Simon Petrus Kamlasi di tanggal 27 November 2024 agar jadi gubernur NTT,” ungkapnya.

Sementara itu, Simon Petrus Kamlasi kepada masyarakat Kampung Kalu menegaskan bahwa jika dirinya terpilih, air bersih akan masuk di kampung tersebut. Dia tak ingin masyarakat di Kampung Kalu mengalami masalah air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bapak dan mama semua, saya pastikan jadi Gubernur NTT, maka air bersih akan masuk di kampung ini. Saya yakin karena itu sudah saya buat di mana-mana yakni sumur bor,” ujar Simon Petrus Kamlasi.

Bahkan, Simon Petrus Kamlasi dengan tegas menyatakan bahwa dengan adanya program SIAGA air bersih, maka setiap desa/kelurahan di setiap kabupaten akan mendapatkan satu sumur bor serta alat pengeboran.

“Jangan ragu kepada paket SIAGA. Air bersih pasti saya lakukan. Saya tidak ingin NTT terus masalah dengan air bersih ini,” tegasnya.

Selain air bersih, Simon juga menegaskan bahwa di bidang kesehatan akan ditingkatkan. Kesejahteraan para tenaga kesehatan (nakes) seharusnya dilihat oleh pemerintah dengan baik. Nakes, menurut dia, jadi ujung tombak keselamatan masyarakat.

“Di bidang kesehatan, kita akan tingkatkan dengan melihat kesejahteraan nakes. Kesehatan dan keselamatan kita di bidang kesehatan ada di Nakes.” Imbuhnya(.*)

Sumber (*/tim media)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Loading

    Pada salah satu laporan, Abdul Wahid juga diduga mengancam akan mencopot pejabat yang tidak memenuhi permintaan setoran tersebut.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Riau Abdul Wahid setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Riau. Abdul Wahid terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan […]

  • Bimtek APH : Negara Harus Hadir dalam Penanganan Korban KDRT & TPPO

    Bimtek APH : Negara Harus Hadir dalam Penanganan Korban KDRT & TPPO

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap kelompok rentan marginal yakni perempuan dan anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menjadi perhatian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2016 yang dilaksanakan oleh BPS menunjukkan […]

  • Kementerian PUPR Pastikan Tidak Ada Asosiasi Jasa Konstruksi Yang Dibekukan

    Kementerian PUPR Pastikan Tidak Ada Asosiasi Jasa Konstruksi Yang Dibekukan

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dengan terbitnya Keputusan Menteri PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Jasa Konstruksi Terakreditasi, tidak berarti bahwa sejumlah Asosiasi Jasa Konstruksi akan dibekukan. Pembekuan asosiasi merupakan penafsiran yang tidak tepat terhadap Peraturan Menteri PUPR No. 10 tahun 2020 tentang Akreditasi […]

  • Menteri PPPA : Laporan Komnas Perempuan Jadi Bahan Evaluasi

    Menteri PPPA : Laporan Komnas Perempuan Jadi Bahan Evaluasi

    • calendar_month Jum, 20 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri PPPA, Bintang Puspayoga mengapresiasi kinerja Komnas Perempuan dalam acara Forum Konsultasi Publik Tentang Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan Indonesia pada Kamis 19 Desember 2019. Apresiasi tersebut ditujukan atas upaya Komnas Perempuan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di sepanjang tahun 2015—2019. “Komnas perempuan telah melakukan pembentukan Sistem Peradilan Pidana Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan […]

  • Mawar Cina— Bisa Dimakan Hingga Jadi Obat

    Mawar Cina— Bisa Dimakan Hingga Jadi Obat

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Loading

    Mawar Cina adalah tanaman yang sangat indah, dan memiliki status tinggi di antara bunga hias lainnya, dikenal sebagai ratu bunga. Muncul dalam berbagai macam warna. Jenis bunga ini dapat berbunga di semua musim, memiliki ukuran bunga yang cukup besar, dan memiliki aroma yang kuat. Mawar cina memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, selain digunakan sebagai […]

  • Paket SEHATI Unggul di Pilkada Belu 2020

    Paket SEHATI Unggul di Pilkada Belu 2020

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Paket SEHATI, Nomor Urut 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens unggul atas paket SAHABAT Nomor Urut 1, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu, pada Rabu, 9 Desember 2020. Kemenangan ini berdasarkan hasil real count versi Paket SEHATI yang diumumkan secara resmi oleh pasangan Calon Bupati/ […]

expand_less