Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

“Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak ingin masyarakat di Kampung Kalu mengalami masalah air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

 

Waingapu | Masalah pasokan air bersih di wilayah Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur tak kunjung usai. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kampung Kalu ini tidak mendapat pasokan air bersih sebagai kebutuhan pokok mereka.

Hal ini terungkap saat calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mengunjungi kampung tersebut pada Selasa, 12 November 2024.

Simon Petrus Kamlasi ke Kampung Kalu itu didampingi Ketua Pemenangan paket SIAGA, Kristo Blasin dan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT, Anwar Hajral. Mereka disambut puluhan warga Kampung Kalu.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 16, Tay Nggalanawu di hadapan Simon Petrus Kamlasi tak memungkiri persoalan tersebut. Nggalanawu mengakui hampir 95 persen masyarakat di Kampung Kalu mengeluh air bersih.

Selama ini, tutur dia, air bersih yang didapatkan oleh masyarakat setempat yakni dengan cara membeli air tangki. Terbukti, terang dia, sedari pagi hingga malam, truk tangki bermuatan air bersih terlihat wara-wiri di jalanan sekitar Kampung Kalu.

“Kami lihat program Bapak Simon Petrus Kamlasi soal air bersih ini sangat bagus bagi kami. Sehingga kami siap coblos SIAGA nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrinus Garu di Pilgub NTT. Kami hanya bisa beli tanki atau isi galon,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Ngganalawu, beberapa warga yang tidak sanggup membeli air tangki, harus mengeluarkan dana untuk membeli air galon isi ulang setiap harinya.

“Di kami sini ada airnya tapi asin. Warga hanya bisa cuci pakaian dan mandi. Sementara masak dan minum tidak bisa. Lapar bisa tahan, haus tidak bisa. Haus kalau tahan, bisa mati” ungkap dia penuh haru.

SPK saat melihat kondisi embung di Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur. Foto : tim media

Dia menambahkan bahwa keluhan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, namun belum ada solusi konkret dari pemerintah, baik di kabupaten, provinsi, maupun di tingkat pusat.

“Dengan adanya presiden Pak Prabowo dan Gubernur NTT Bapak Simon, kami yakini bisa menikmati air bersih. Kami siap dukung bapak Simon Petrus Kamlasi di tanggal 27 November 2024 agar jadi gubernur NTT,” ungkapnya.

Sementara itu, Simon Petrus Kamlasi kepada masyarakat Kampung Kalu menegaskan bahwa jika dirinya terpilih, air bersih akan masuk di kampung tersebut. Dia tak ingin masyarakat di Kampung Kalu mengalami masalah air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bapak dan mama semua, saya pastikan jadi Gubernur NTT, maka air bersih akan masuk di kampung ini. Saya yakin karena itu sudah saya buat di mana-mana yakni sumur bor,” ujar Simon Petrus Kamlasi.

Bahkan, Simon Petrus Kamlasi dengan tegas menyatakan bahwa dengan adanya program SIAGA air bersih, maka setiap desa/kelurahan di setiap kabupaten akan mendapatkan satu sumur bor serta alat pengeboran.

“Jangan ragu kepada paket SIAGA. Air bersih pasti saya lakukan. Saya tidak ingin NTT terus masalah dengan air bersih ini,” tegasnya.

Selain air bersih, Simon juga menegaskan bahwa di bidang kesehatan akan ditingkatkan. Kesejahteraan para tenaga kesehatan (nakes) seharusnya dilihat oleh pemerintah dengan baik. Nakes, menurut dia, jadi ujung tombak keselamatan masyarakat.

“Di bidang kesehatan, kita akan tingkatkan dengan melihat kesejahteraan nakes. Kesehatan dan keselamatan kita di bidang kesehatan ada di Nakes.” Imbuhnya(.*)

Sumber (*/tim media)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan hal yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat memberikan pengarahan kepada para gubernur dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 1 September 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar […]

  • Pesan Sapu Tangan Basah

    Pesan Sapu Tangan Basah

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Melkianus Nino Bahu tertindih seikat kayu api. Terasa seperti sedang memikul peti mati yang dititipkan Gadis Cantik dari rindang Beringin Tua. Badan gemetaran, dengan bulu-bulu pada pergelangan tangan yang merayap pulas, berdiri tegap tak ingin kembali pulas. Aku tak sadar, ketika Tuan Rimba mengintai langkah kaki dengan begitu lincah. Entah ! Dia, gadis […]

  • Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kita Selama PPKM Darurat!

    Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kita Selama PPKM Darurat!

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kita semua sadar sepenuhnya tentang kenyataan kasus COVID-19 akhir-akhir ini yang telah mencapai 2,7 juta kasus lebih atau rata-rata 54 ribu kasus per hari. Di mana sempat terjadi ada 71,39 ribu kasus kematian sebagai akibatnya. Ini artinya, 1.205 kasus kematian per hari! Saudara dan sahabat kita jatuh bergelimpangan. Dan ini rekor […]

  • Pilkada Belu 2020, DPW PPP NTT Siap Bawa Rekomendasi DPC ke DPP

    Pilkada Belu 2020, DPW PPP NTT Siap Bawa Rekomendasi DPC ke DPP

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka persiapan untuk turut berpartisipasi dalam perhelatan politik Pemilihan Kepala Daerah Belu pada September 2020 (Pilkada 2020) mendatang, DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTT masih menunggu rekomendasi dari DPC Belu beserta kelengkapan administratif para bakal calon bupati/ wakil bupati agar dibawa ke pusat untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK). “Saya […]

  • DPA Dihidupkan Untuk Apa dan Untuk Siapa?

    DPA Dihidupkan Untuk Apa dan Untuk Siapa?

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rudi S Kamri Saya bukan ahli tata negara, tapi saya tahu tentang sistem ketatanegaraan di Indonesia. Sederhana saja, hukum ketatanegaraan tertinggi kita adalah Konstitusi yaitu UUD 1945 (yang sudah diamandemen 4 kali). Artinya haram atau tabu mutlak peraturan perundangan di bawahnya bertentangan dengan konstitusi kita. Aturan ini tidak perlu ahli tata negara menjelaskannya […]

  • Alami Kemarau, BMKG ‘Warning’ 14 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT

    Alami Kemarau, BMKG ‘Warning’ 14 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang mencatat dari 23 Wilayah Zona Musim (ZOM) di NTT terdapat 14 wilayah bakal terlambat memasuki musim hujan di tahun 2020. Kabupaten/kota yang mendapat peringatan yaitu Kota Kupang, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka Lembata, Alor, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote, Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan […]

expand_less