Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Kenapa Imlek Hujan Deras

Kenapa Imlek Hujan Deras

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

Loading

Tahun Baru China atau Imlek selalu tiba selama rentang tanggal 21 Januari—20 Februari. Pada periode tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia. Maka, tidak mengherankan jika hujan sering tiba saat Imlek.

Selain itu, curah hujan tinggi saat perayaan Imlek di Indonesia pun dipengaruhi oleh monsun Asia. Monsun ini mencapai puncaknya pada Januari—Februari, bertepatan dengan perayaan Imlek. Saat monsun aktif, udara lembap dari samudra bergerak ke daratan, menyebabkan peningkatan curah hujan di berbagai wilayah. Hal inilah yang membuat perayaan Imlek sering kali berlangsung di tengah hujan.

Pertanda hujan atau tak hujan saat Imlek

Jika saat Imlek tidak turun hujan, maka itu pertanda ketidakberuntungan. Namun, masyarakat China tidak kemudian serta merta menganggap Tuhan tak merestui. Sebab, Imlek akan tetap membawa kebahagiaan dan kemeriahan.

Pada tradisi China, hujan saat Imlek adalah pertanda berkah selama tahun mendatang. Namun, beda tingkat derasnya hujan, beda pula makna yang dibawa.

Suasana Imlek di klenteng. Foto: pixal

Dikutip dari laman resmi LPM Progress Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), berikut pertanda hujan atau tak hujan saat Imlek:

Hujan gerimis: keberuntungan yang datang sedikit. Namun, bila gerimis dalam waktu lama, maka pertanda keberuntungan sepanjang tahun.

Hujan deras: berarti akan ada keberuntungan melimpah ruah.

Hujan badai: hujan yang terlampau deras, apalagi jika diiringi angin besar atau badai, adalah pertanda kurang baik. Pasalnya, hujan ini bisa mengakibatkan bencana.

Kenapa Imlek zelalu jatuh pada periode 21 Januari–20 Februari?

Dirangkum dari How Stuff Works, kalender tradisional China yang menggunakan sistem lunisolar digunakan untuk menentukan waktu Imlek. Lunisolar berarti kalender ini menggunakan hitungan peredaran Matahari dan Bulan secara bersamaan.

Menurut penjelasan dari laman Chinese Language Institute (CLI), dalam penanggalan, satu tahun berdasarkan peredaran Bulan hanya terdiri dari 354 hari. Sementara itu, jika mengacu pada peredaran Matahari, jumlah harinya adalah 365. Untuk mengatasi selisih waktu ini, kalender tradisional China menambahkan satu bulan ekstra setiap tiga tahun sekali sehingga dalam satu tahun terdapat 13 bulan.

Bulan pertama dalam kalender ini dinamakan 正月 (zhēng yuè), sedangkan bulan terakhir disebut 腊月 (là yuè). Guna menjaga keselarasan antara siklus Bulan dan Matahari, sebuah bulan kabisat yang dikenal sebagai 闰月 (rùn yuè) dimasukkan dalam kalender China. Penambahan bulan ini bertujuan agar perhitungan tetap sesuai dengan musim dan pergerakan Matahari.

Penentuan tanggal Tahun Baru Imlek menggunakan perhitungan khusus, yaitu berdasarkan bulan baru yang jatuh paling dekat dengan pertengahan antara titik balik Matahari musim dingin (winter solstice) dan ekuinoks musim semi (spring equinox). Oleh sebab itu, Tahun Baru Imlek selalu jatuh antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.(*)

Sumber (*/detik/ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memaknai Tingkat Kemiskinan dan Ketimpangan Penduduk di NTT

    Memaknai Tingkat Kemiskinan dan Ketimpangan Penduduk di NTT

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel Statistisi pada BPS Provinsi NTT Perkembangan penduduk miskin di NTT selama 2 (dua) tahun terakhir menunjukkan tren yang positif baik secara persentase maupun secara absolut dibanding beberapa periode sebelumnya. Persentase penduduk miskin Provinsi NTT September 2024 menurun sebesar 0,46% poin menjadi 19,02%, terhadap Maret 2024 dan menurun 0,94% poin terhadap Maret […]

  • Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, MA. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Sulit dipungkiri Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, baik itu wisata alam maupun wisata budaya di setiap kabupaten. Sumba memiliki atraksi budaya unik, Flores dengan obyek wisata alam, seperti Komodo di Manggarai Barat, Liang Bua yang menyimpan manusia kerdil […]

  • Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

    Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW FKPKBM Provinsi NTT), menghelat secara virtual musyawarah wilayah (Muswil) III pada Sabtu, 11 September 2021 pukul 09.00 WITA—selesai melalui zoom yang dihadiri dan diikuti lebih kurang 33 peserta yang terdiri dari Ketua DPP FK PKBM Indonesia, Drs. Suhartono, S.T., Sekjen Djailani […]

  • Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sehari sebelumnya pada Rabu, 24 Maret 2021, Wakil Gubernur (Wagub) Josef Nae Soi memimpin rapat tentang akselerasi pengembangan Kota Kupang tahap ke-2 di Kantor Gubernur NTT. Terdapat 7 (tujuh) lokasi yang bakal ditata yakni Bundaran El Tari, Patung Kirab dan Patung Tirosa, sementara 4 (empat) gerbang masuk kota yang bakal […]

  • Apakah Minggu Palma Itu?

    Apakah Minggu Palma Itu?

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Minggu Palma adalah hari di mana kita mengenang kedatangan Yesus yang penuh kemenangan ke Yerusalem, di mana Dia disambut bagaikan seorang raja. Itu juga merupakan hari pertama Pekan Suci—minggu peristiwa menjelang pengorbanan utama Yesus. Hari ini, Pekan Suci adalah pengingat yang kuat bahwa pekerjaan Tuhan belum selesai. Harapan akan datang. Dari Minggu Palma hingga Minggu Kebangkitan, […]

  • Hasil ‘Swab Antigen’ Wakil Wali Kota Kupang dan Istri Positif Covid-19

    Hasil ‘Swab Antigen’ Wakil Wali Kota Kupang dan Istri Positif Covid-19

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dan Istri, Nyonya Elizabeth Rengka dinyatakan positif Corona Virus Disease (Covid-19) berdasarkan hasil swab antigen oleh petugas Rumah Sakit S K Lerik pada Kamis, 21 Januari 2021. Kepada Garda Indonesia pada Jumat siang, 22 Januari 2021, Nyonya Elizabeth Rengka menyampaikan bahwa sebagai pejabat […]

expand_less