Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Menteri Pariwisata Widi Wardhana Eksplorasi Eksotis Pulau Sumba

Menteri Pariwisata Widi Wardhana Eksplorasi Eksotis Pulau Sumba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar

Loading

Sumba menyajikan pengalaman yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Sumba bukan hanya tempat untuk berlibur Sumba adalah cerita, rasa, dan jiwa Indonesia. Jadikan Sumba sebagai tujuan perjalananmu berikutnya.

 

Sumba | Pada sesi liburan Idulfitri 1446H, kebanyakan orang mudik atau pulang kampung halaman, namun berbeda dengan sosok pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata Indonesia dalam Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024 ini yang memilih mengisi liburan dengan mengeksplorasi eksotisnya pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Widiyanti Putri Wardhana, sosok Menteri Pariwisata era Presiden Prabowo Subianto ini menginap di Nihiwatu Resort bersama sang suami Wishnu Wardhana dan kedua anaknya.

Tak ayal perempuan kelahiran 8 Desember 1970 ini pung menorehkan kekagumannya akan eksotisme pulau Sumba dalam akun media sosial, TikTok maupun Instagram.

“Ketika matahari mulai tenggelam di ufuk barat, kami menyaksikan indahnya Pantai Nihi Sumba. Hamparan pasir emas dan kuda-kuda Sumba berlarian bebas menjadi pemandangan yang tak terlupakan. Melihat kuda berlarian, momen ini bukan hanya tentang liburan, tapi tentang rasa syukur atas keindahan alam dan budaya Indonesia yang luar biasa” tulis Widi di akun TikTok @widi.wardhana.army yang di-follow 33,9 ribu pengikut.

Pesona bakau di pantai Walakiri. Foto : istimewa

Tak hanya itu, Widi pun melukiskan keindahan Sumba dengan pantai-pantai indah tersembunyi, sabana yang luas, hingga masyarakat yang ramah dan hangat,

“Sumba menyajikan pengalaman yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Sumba bukan hanya tempat untuk berlibur Sumba adalah cerita, rasa, dan jiwa Indonesia. Jadikan Sumba sebagai tujuan perjalananmu berikutnya. Karena sejauh mana pun kita pergi, keindahan sesungguhnya ada di negeri sendiri” ajakan Widi dengan amanah Menteri Pariwisata periode 2024—2029.

Simak video reels, Widi Wardhana bernyanyi bersama anak-anak pulau Sumbahttps://www.instagram.com/reel/DIAS7NWSStm/?igsh=N3hpa2M3Z2wyY2p6

Kenal intim pulau Sumba

Pulau Sumba memiliki luas 10.710 km2 dengan titik tertinggi berupa Gunung Wanggameti di 1.225 mdpl. Terdapat 4 (empat) kabupaten di pulau Sumba yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

Beberapa wisata menarik di Pulau Sumba adalah Waikelo Sawah, Pantai Marosi, Bukit Lendongara, Pantai Kita Mananga Aba, dan Air Terjun Lapopu. Nihi Sumba, resor eksklusif di pulau Sumba, juga menarik perhatian wisatawan yang menginap di sini.

Nama Pulau Sumba mulai muncul pada abad ke-14 pada masa kerajaan Majapahit. Sebelumnya, pulau ini dikenal dengan sebutan pulau Cendana, pulau Sumba, pulau Subao, pulau Humba, dan pulau Sandelwood oleh penjelajah Eropa.

Eksotisme sabana bukit Wairinding dengan liukan jalan terindah di Indonesia

Pulau Sumba masih merawat tradisi megalitikum, tradisi dahulu kala dari zaman batu besar. Sebab, masyarakatnya masih menggunakan peralatan dari batu berukuran besar. Pulau ini juga memiliki beberapa kuburan megalitikum sehingga disebut sebagai negeri 1.000 Megalitik.

Hingga saat ini, sebagian masyarakat Sumba masih menganut aliran kepercayaan Marapu. Marapu adalah kepercayaan asli masyarakat pulau Sumba. Kepercayaan ini masih dianut, meskipun sudah ada agama resmi.

Marapu berkembang dari Suku Mbojo (Bima Kuno) yang mendiami wilayah timur Pulau Sumbawa. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Sumba biasa menyebut nenek moyang mereka dengan sebutan Marapu.

Keputusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 97/PUU-XIV/2016 mengakui adanya Komunitas Agama asli Marapu, Nusa Tenggara Timur. Kepercayaan Marapu juga mulai diajarkan di sejumlah sekolah di Sumba.

Marapu menjadi inti dari semua aspek kehidupan penganutnya, salah satunya dalam hal kebudayaan.

Sumber (*/ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Kupang Berpeluang Lagi Gapai Kota Layak Anak Tahun 2022

    Kota Kupang Berpeluang Lagi Gapai Kota Layak Anak Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang berpeluang meraih kembali predikat sebagai Kota Layak Anak di tahun 2022 ini. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT, Endang Susilawati Lerrich kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada Selasa, 15 Februari 2022. Endang mengatakan bahwa Kota Kupang dapat meraih kembali […]

  • “Gerah” Wacana Penundaan Pilkada 2020, Ini Reaksi KPU dan Kesbangpol Selayar

    “Gerah” Wacana Penundaan Pilkada 2020, Ini Reaksi KPU dan Kesbangpol Selayar

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar-Sulsel, Garda Indonesia | Wacana penundaan Pilkada Serentak 2020 yang direkomendasikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kontan memancing reaksi berbagai pihak, salah satunya yang spontan ikut angkat bicara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Tanggapan datang dari koordinator divisi teknis KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara yang sebelumnya […]

  • Tekanan Politik—Kades di Rote Ndao “Cuci Gudang” Pecat 10 Perangkat Desa

    Tekanan Politik—Kades di Rote Ndao “Cuci Gudang” Pecat 10 Perangkat Desa

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kepala Desa (Kades) Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mikael Arnolus Lutte memberhentikan atau memecat 10 (sepuluh) perangkat Desa Busalangga Barat berdasarkan Keputusan Kepala Desa Busalangga Barat Nomor : 4/DBB/V/2021 tertanggal 6 Mei 2021 tentang Pemberhentian Perangkat Desa Busalangga Barat di Kecamatan […]

  • Panen Padi di Raimanuk, Petani Mengeluh ke Bupati & Wabup Belu

    Panen Padi di Raimanuk, Petani Mengeluh ke Bupati & Wabup Belu

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia| Bupati Belu, Agustinus Taolin, SpPD – KGEH, FINASIM, dan Wakil Bupati, Drs . Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kepala Dinas Pertanian, Gerardus Mbulu memanen padi secara simbolis milik Kelompok Tani Sinar Beibae di Dusun Kota Sukaer, Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 24 Mei 2021. Tiba […]

  • Presiden : Kebijakan Fiskal 2021 untuk Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

    Presiden : Kebijakan Fiskal 2021 untuk Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 9 Maret 2020. Presiden, dalam arahannya, meminta agar kebijakan fiskal untuk tahun 2021 mendatang dirancang untuk memperkuat […]

  • Kilas Balik, Bulan Mei & Oktober Bulan Rosario Bagi Umat Katolik

    Kilas Balik, Bulan Mei & Oktober Bulan Rosario Bagi Umat Katolik

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setiap memasuki bulan Mei dan Oktober, seluruh Umat Katolik menjalankan devosi kepada Bunda Maria. Termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bulan Rosario juga digunakan sebagai wahana mempererat relasi dan harmonisasi antar personal lingkup Komunitas Umat Basis (KUB), sebuah lingkup Komunitas kecil dari Gereja Katolik di setiap wilayah Mulai dari anak-anak, Pemuda-pemudi […]

expand_less