Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Terbongkar! Jaringan Emas Ilegal 50 Kilogram 

Terbongkar! Jaringan Emas Ilegal 50 Kilogram 

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Kasat Reskrim AKP Wawan Darmawan menjelaskan penemuan 47 emas batangan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus narkotika yang sedang ditangani Polresta Pontianak.

 

Pontianak | Operasi pemberantasan narkotika yang dihelat Polresta Pontianak membuahkan hasil tak terduga. Alih-alih hanya menindak pelaku narkoba, aparat justru membongkar kejahatan ekonomi serius: penemuan 47 batang emas ilegal seberat lebih kurang 50 kilogram.

Pada keterangan pers, Senin 5 Mei 2025, Kasat Reskrim AKP Wawan Darmawan menjelaskan penemuan emas ini merupakan hasil pengembangan dari kasus narkotika yang sedang ditangani. “Kami menemukan indikasi kuat bahwa para pelaku juga terlibat dalam jaringan perdagangan emas ilegal,” ujarnya.

Adapun 4 (empat) tersangka telah ditetapkan, masing-masing dengan peran berbeda: DN sebagai admin, SR sebagai operator sistem, dan SL serta A sebagai kurir emas dari lokasi transaksi. Tidak satu pun dari emas tersebut memiliki dokumen legal.

Dugaan kuat berkaitan dengan PETI

Pengamat hukum dan akademisi, Dr. Herman Hofi Munawar, menilai pengungkapan ini sebagai indikasi kuat keterkaitan dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang selama ini menjadi persoalan laten di Kalimantan Barat.

“Ini bukan kasus kecil. Kita bicara soal 50 kg emas, yang patut diduga berasal dari PETI. Dan ini harus diproses sesuai dengan Pasal 161 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba,” tegasnya. Pasal tersebut mengancam pelaku tambang ilegal dengan pidana penjara hingga 5 (lima) tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Dr. Herman mendorong Kepolisian untuk membuka perkembangan penyidikan secara transparan kepada publik guna menghindari spekulasi dan potensi intervensi.

Dr. Herman Hofi Munawar dan perwakilan Polresta Pontianak saat konferensi pers

Arahan Presiden: saatnya bersih-bersih PETI

Lebih jauh, Dr. Herman mengaitkan temuan ini dengan instruksi Presiden RI untuk memberantas aktivitas PETI secara menyeluruh. “Kalbar ini zona merah PETI. Hampir 12 kabupaten punya aktivitas tambang ilegal. Saatnya bersih-bersih,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi keterkaitan temuan emas ilegal ini dengan pencucian uang serta pembiayaan kejahatan lainnya. “Kasus ini harus jadi titik masuk membongkar jaringan yang lebih besar,” tegasnya.

Sebagai ibu kota provinsi, kata dia, Pontianak memiliki tantangan hukum kompleks yang memerlukan ketegasan aparat dan dukungan publik. “Kita dukung penuh langkah Polresta. Ini baru awal. Kita menanti tindak lanjut yang lebih strategis.”

Aparat diminta konsisten dan tegak lurus

Dr. Herman menutup pernyataannya dengan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian. “Terima kasih kepada Polresta Pontianak. Ini langkah maju dalam pemberantasan kejahatan terorganisir. Konsistensi adalah kunci.”

Kasus ini kini dalam proses penyidikan intensif, dan Polresta Pontianak berkomitmen menuntaskan perkara hingga ke akar. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta turut mengawal proses hukum secara aktif.(*)

Sumber (*/tim media IMO/Jono98)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SARASEHAN DPD RI, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur

    SARASEHAN DPD RI, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menguji calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2024 pada acara sarasehan DPD RI bersama calon presiden 2024. Pada acara bertema ‘Menatap Kemajuan Daerah dan Sistem Ketatanegaraan’ itu, DPD RI menguji para capres dengan 8 (delapan) pertanyaan penting yang merupakan isu fundamental kebangsaan. Hadir […]

  • TERBIT! Sertifikat Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok Manggarai

    TERBIT! Sertifikat Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah resmi mengantongi sertifikat tanah untuk lokasi wellpad D, E, dan F proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 (2×20 MW) di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lahan yang kini menjadi hak guna bangunan PT PLN (Persero) […]

  • Debat I Pilkada Belu, Agus Taolin: UU Jamin Berobat Gratis Pakai KTP

    Debat I Pilkada Belu, Agus Taolin: UU Jamin Berobat Gratis Pakai KTP

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Debat I Pasangan Calon (Paslon) Bupati/ Wakil Belu periode 2020—2025, antara Paket SAHABAT nomor urut 1, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan dan Paket SEHATI nomor urut 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens, di Aula Hotel Matahari Atambua, pada […]

  • Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

    Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

    • calendar_month Sab, 1 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Forum Taman Bacaan NTT dan Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar Workshop Read Aloud Handbook (Membaca Buku dengan Nyaring) bagi para pegiat Literasi dan Pengurus Taman Bacaan yang tersebar di seputar Kota Kupang. Mengambil lokasi di Ruang Rapat Sekolah SMA Olahraga Flobamora Kupang, (Jumat/30 November 2018) petang; […]

  • PLN Ajak Wartawan NTT Kenal Akrab Sistem Kerja PLTP Mataloko

    PLN Ajak Wartawan NTT Kenal Akrab Sistem Kerja PLTP Mataloko

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Loading

    Bobby Sitorus memaparkan sekitar 98 persen pasokan listrik di Kabupaten Ngada masih berasal dari luar Kecamatan Bajawa. Padahal, Pulau Flores memiliki potensi panas bumi mencapai 999 megawatt (MW) yang tersebar di 21 titik.   Bajawa | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengajak puluhan wartawan dari berbagai media di Nusa Tenggara Timur […]

  • 2 Pasien Asal Rote Ndao Positif Covid-19, Total 18 Kasus di Provinsi NTT

    2 Pasien Asal Rote Ndao Positif Covid-19, Total 18 Kasus di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Si. dalam sesi konferensi pers pada Selasa, 12 Mei 2020 pukul 15.00 WITA di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan berdasarkan hasil swab PCR Test diperoleh hasil 2 (dua) pasien positif Corona Virus Disease Covid-(19). Baca […]

expand_less