Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

“Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar

Loading

Wali Kota Kupang, Christian Widodo pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.

 

Kota Kupang | Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi tentang menghadirkan kehidupan sosial yang sejahtera, dimulai dari keluarga. Menurutnya, keluarga adalah fondasi dari masyarakat yang kuat, sehat, dan produktif. Karena itu, melalui program nikah massal, pemerintah berharap agar tidak ada lagi keluarga di Kota Kupang yang terabaikan dalam aspek legalitas pernikahan. Demikian ditekankan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dalam sesi nikah massal, Kamis, 15 Mei 2025 dihelat oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang.

Pada nikah massal bagi 56 pasangan suami istri beragama Kristen Protestan di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Bet’el Maulafa itu, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa syukur dan haru atas pernikahan sah bagi pasangan suami istri (pasutri) yang selama ini telah hidup bersama namun belum menikah secara resmi menurut hukum agama dan negara.

Wali Kota Kupang pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.

“Kami sadar masih banyak pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah, bukan karena tidak mau menikah, tetapi karena kendala biaya, jarak, atau ketidaktahuan prosedur. Maka tugas pemerintah adalah hadir memberi solusi, bukan menilai atau menghakimi,” tandasnya.

Sementara dalam laporannya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Djoni D. Bire, S.H., menyampaikan program nikah massal merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Sejak tahun 2003 hingga 2025, Pemerintah Kota Kupang telah menyelenggarakan 23 kali kegiatan nikah massal dengan total 6.015 pasangan peserta.

Adapun nikah massal tahun 2025 dilaksanakan selama tiga hari di tiga lokasi berbeda, yaitu Rabu, 14 Mei 2025 diikuti oleh 30 pasangan beragama Katolik di Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi BTN-Kolhua, Kamis, 15 Mei 2025 diikuti oleh 56 pasangan beragama Kristen Protestan di GMIT Bet’el Maulafa dan Jumat, 16 Mei 2025 diikuti oleh 6 pasangan dari gereja Kristen denominasi di GPPS Mawar Sharon, sehingga total peserta tahun ini berjumlah 92 pasangan. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025 melalui DPA Sekretariat Daerah. (*)

Sumber (*/Nina/Prokopim Setda Kota Kupang)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Jaga, Tanaman Kehutanan, Visi dan Misi Pengelola

    Pondok Jaga, Tanaman Kehutanan, Visi dan Misi Pengelola

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, MA Antropolog, pensiunan Dosen Ilmu Sosial pada Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Ketika berjalan-jalan di beberapa kawasan hutan sering ditemukan sebelum masuk ke dalam kawasan hutan buatan, atau hutan tanaman dengan vegetasi dominan ampupu, mahoni, jati ditemukan rumah pemanen berukuran kecil yang ditinggal pergi penghuninya. Ternyata bangun permanen itu adalah […]

  • Resesi Terjadi di NTT? BPS : NTT Alami Deflasi pada Juli dan Agustus 2020

    Resesi Terjadi di NTT? BPS : NTT Alami Deflasi pada Juli dan Agustus 2020

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Juli 2020, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami deflasi sebesar 0,32 persen dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II (April—Juni 2020) mengalami kontraksi -1,96 persen year on year, meski tak sebesar provinsi lain di Indonesia bahkan secara nasional. Apakah kondisi pertumbuhan ekonomi serupa bakal dialami oleh NTT pada triwulan III? Apakah penurunan […]

  • ‘68 Bahasa Daerah di NTT’, Ayo Pelihara & Lestarikan!

    ‘68 Bahasa Daerah di NTT’, Ayo Pelihara & Lestarikan!

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur, Provinsi yang memiliki penduduk sebanyak 5,4 Juta jiwa (=Data BPS NTT 2019) dan terdapat 16 suku yang mendiami beberapa pulau besar dan kecil antara lain, Suku Helong; Dawan; Tetun; Kemak; Marae; Rote; Sabu; Sumba; Riung; Nagda; Ende Lio; Sikka-Kroweng Muhang; Lamaholot; Kedang; Labala; dan Alor Pantar. Provinsi yang […]

  • Kabaharkam Polri Pinta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Pasca MRS Ditahan

    Kabaharkam Polri Pinta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Pasca MRS Ditahan

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawesi Selatan, dan massa pendukung Rizieq Shihab menyerbu Polres Ciamis pada Minggu, 13 Desember 2020. Atas adanya gerakan massa itu, Kabaharkam Polri, Komjen Pol […]

  • Sekolah Daerah 3T NTT Dapat Program Light Up The Dream PLN

    Sekolah Daerah 3T NTT Dapat Program Light Up The Dream PLN

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Ariston Kolot Ola, Camat Adonara Timur, menyampaikan rasa terima kasihnya dan mengapresiasi kerja nyata PLN melalui program LUTD berdampak bagi masyarakat tidak mampu dan bagi anak-anak yang bersekolah.   Flores Timur | Program Light Up The Dream (LUTD) yang diinisiasi secara sukarela oleh Insan PT PLN (Persero) terus menebarkan manfaat. Jika sebelumnya fokus pada penyediaan […]

  • Cielo Punya Cerita

    Cielo Punya Cerita

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Judul tulisan ini justru lahir dari ide waiters kedai kopi di Sanur, Denpasar. Entah mengapa, saya justru langsung mengiyakan menorehkan judul ini di Vivo21, teman bekerjaku, tanpa menimbang lagi. Apakah selaras atau bisa memantik respons orang membaca? Saat Rabu pagi, 10 Agustus 2022, hari kesepuluh menginap di salah satu hotel di […]

expand_less