Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

“Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

Loading

Wali Kota Kupang, Christian Widodo pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.

 

Kota Kupang | Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi tentang menghadirkan kehidupan sosial yang sejahtera, dimulai dari keluarga. Menurutnya, keluarga adalah fondasi dari masyarakat yang kuat, sehat, dan produktif. Karena itu, melalui program nikah massal, pemerintah berharap agar tidak ada lagi keluarga di Kota Kupang yang terabaikan dalam aspek legalitas pernikahan. Demikian ditekankan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dalam sesi nikah massal, Kamis, 15 Mei 2025 dihelat oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang.

Pada nikah massal bagi 56 pasangan suami istri beragama Kristen Protestan di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Bet’el Maulafa itu, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa syukur dan haru atas pernikahan sah bagi pasangan suami istri (pasutri) yang selama ini telah hidup bersama namun belum menikah secara resmi menurut hukum agama dan negara.

Wali Kota Kupang pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.

“Kami sadar masih banyak pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah, bukan karena tidak mau menikah, tetapi karena kendala biaya, jarak, atau ketidaktahuan prosedur. Maka tugas pemerintah adalah hadir memberi solusi, bukan menilai atau menghakimi,” tandasnya.

Sementara dalam laporannya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Djoni D. Bire, S.H., menyampaikan program nikah massal merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Sejak tahun 2003 hingga 2025, Pemerintah Kota Kupang telah menyelenggarakan 23 kali kegiatan nikah massal dengan total 6.015 pasangan peserta.

Adapun nikah massal tahun 2025 dilaksanakan selama tiga hari di tiga lokasi berbeda, yaitu Rabu, 14 Mei 2025 diikuti oleh 30 pasangan beragama Katolik di Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi BTN-Kolhua, Kamis, 15 Mei 2025 diikuti oleh 56 pasangan beragama Kristen Protestan di GMIT Bet’el Maulafa dan Jumat, 16 Mei 2025 diikuti oleh 6 pasangan dari gereja Kristen denominasi di GPPS Mawar Sharon, sehingga total peserta tahun ini berjumlah 92 pasangan. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025 melalui DPA Sekretariat Daerah. (*)

Sumber (*/Nina/Prokopim Setda Kota Kupang)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdit Pintu Air Perangi Rentenir, Dukung Petani Jagung di Dompu

    Kopdit Pintu Air Perangi Rentenir, Dukung Petani Jagung di Dompu

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Dompu, Garda Indonesia | KSP Kopdit Pintu Air sebagai koperasi peringat satu nasional dari sisi jumlah anggota, telah hadir sejak tahun 2018 melayani masyarakat dengan status Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koperasi yang berkantor pusat di Kampung Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu kini […]

  • Rumahku di Timur Matahari – 3.230 Rumah Khusus bagi Masyarakat Papua

    Rumahku di Timur Matahari – 3.230 Rumah Khusus bagi Masyarakat Papua

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Pembangunan infrastruktur tak hanya berpusat di Pulau Jawa dan kota-kota besar saja namun juga di kawasan perbatasan, pulau terdepan dan terpencil. Salah satunya penyediaan hunian yang layak sebagai infrastruktur dasar bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di kawasan perbatasan dan pulau terpencil di Provinsi Papua melalui program Rumah Khusus (Rusus) Kementerian Pekerjaan […]

  • Presiden Jokowi Sambut Joe Biden & Para Pemimpin G20 di Bali

    Presiden Jokowi Sambut Joe Biden & Para Pemimpin G20 di Bali

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyambut para pemimpin negara-negara G20 dan pemimpin organisasi internasional yang menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski Bali, Kabupaten Badung pada Selasa, 15 November 2022. Kedatangan para pemimpin ini menandai dimulainya acara puncak KTT G20 di Bali. Di lobi pendopo hotel, Presiden menyambut dan […]

  • Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum para korban perusakan enam rumah di Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Nahak, S.H. mempertanyakan perkembangan proses hukum terhadap para pelaku. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/07/kuasa-hukum-minta-polisi-segera-tahan-pelaku-perusakan-enam-rumah-di-belu/ “Saya pertanyakan perkembangan perkara tindak pidana perusakan rumah di Bakustulama,” ungkap Sil Nahak, demikian […]

  • Dandrem 161/WS Bantah Pemutarbalikan Fakta Perbatasan Timor Leste

    Dandrem 161/WS Bantah Pemutarbalikan Fakta Perbatasan Timor Leste

    • calendar_month Sab, 8 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Anggota Komisi 8 Parlemen Nasional bidang Pertahanan dan Kerjasama Luar Negeri, David Diaz Ximenes menyatakan bahwa warga Desa Manusasi , Kecamatan Miomaffo Barat, Kab. Kefamenanu – Indonesia, diduga telah melakukan pelanggaran perbatasan di wilayah Timor Leste, dikarenakan tanah tersebut subur direbut oleh warga. Dilansir dalam media Timor Leste,Kamis/ 7 September 2018, dikatakan, […]

  • Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

    Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Upaya Bank NTT mengenalkan dan mendorong penggunaan uang elektronik dengan melakukan transaksi nontunai terus dilakukan oleh masing-masing kantor cabang perwakilan Bank NTT di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); termasuk Bank NTT Cabang Larantuka. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/04/15/uang-tunai-sumber-covid-19-ayo-ganti-pakai-qris-bank-ntt/ Transaksi nontunai yang ditawarkan oleh Bank NTT Cabang Larantuka kepada pelaku usaha mikro […]

expand_less