Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

Loading

Trik kecil Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah membuahkan hasil, anak-anak dengan rela mengeluarkan lem aibon dari dalam pakaian mereka masing-masing.

 

Merauke | Perjuangan Pemerintah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, melawan penyakit sosial tak sehat ratusan anak-anak kecanduan menghirup aroma lem aibon/fox/castol, intensif dilakukan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah. Dirinya beserta Dinas Sosial Kabupaten Merauke rajin berkeliling dan menemui anak-anak.

Seperti yang dilakukan Wabup Merauke pada Jumat, 13 Juni 2025, menyisir wilayah di sekitar GOR Hiad Say lalu menemui dan meminta dengan ramah kepada sekitar 7 (tujuh) anak untuk mengeluarkan lem aibon yang disembunyikan di dalam pakaian mereka.

Trik kecil Fauzun Nihayah membuahkan hasil, anak-anak dengan rela mengeluarkan lem aibon dari dalam pakaian mereka, seperti dipotret dari reels Facebook, FauzunNihayah Merauke. Ia pun mengimbau semua toko maupun kios agar tak lagi menjual lem aibon.

“Saya Wakil Bupati Merauke menghimbau, untuk semua #toko dan kios-kios yang berada di Kabupaten Merauke untuk tidak #menjual lem fox/aibon/castol kepada anak-anak di bawah umur. Kami akan menyelidiki jika ada yang dengan sengaja menjual kepada anak-anak untuk di konsumsi, maka kami pemerintah tidak segan-segan akan memberikan sangsi hukum,” ucapnya tegas.

Perjuangan tak henti

Sebulan sebelumnya, Sabtu, 2 Mei 2025, Fauzun Nihayah juga menemui puluhan anak-anak pecandu lem Aibon di belakang Stadion Mini Maro Merauke. Anak-anak pecandu lem aibon ini datang dari keluarga yang orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap. Bahkan orang tua mereka cenderung membiarkan anak-anak ini menjadi ‘pemulung’ untuk mendapatkan uang, membuat anak-anak ini tidak sekolah bahkan putus sekolah.

Dilansir dari Cendrawasih Pos, saat menemui puluhan anak-anak tersebut yang orang tuanya tinggal di belakang Stadion Mini Maro tersebut, Fauzun Nihayah meminta anak-anak tersebut berhenti untuk menghirup lem aibon, karena akan merusak kesehatan dan masa depan mereka.

Fauzun Nihayah bahkan menanyakan di mana mereka selalu membeli lem aibon tersebut yang jawab oleh anak-anak itu di kios sekitar Pasar Baru Merauke. “Nanti kita tertibkan untuk para pedagang baik toko maupun kios-kios untuk stop menjual lem aibon kepada anak-anak. Jangan karena hanya mau dapatkan uang sehingga melayani juga anak-anak yang datang beli lem dan ini merusak anak-anak kita,’’ tekannya.

Perjuangan melawan arus lem aibon pun diinisiasi oleh Ewin Falupi yang mengungkapkan bahwa Merauke jadi kota paling ujung di Indonesia, namun kasus lem aibon di sana belum ada ujungnya.

Diungkapkan Ewin Falupi, kasus aibon di Merauke marak sejak beberapa tahun belakang. 400 anak di Merauke dilaporkan kecanduan lem aibon. Anak-anak yang kecanduan, bebernya, pernah dibina, namun belum berhasil karena kios-kios masih bebas menjual lem aibon ke anak-anak.

Ewin Falupi pun menggagas petisi agar ada aturan yang melarang penjualan lem aibon ke anak-anak. Kalau kamu setuju, bisa dukung petisinya Ewin di http://change.org/KecanduanLemAibon (*)

Sumber (*/Cendrawasih Pos+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Air Terjun Tertinggi di NTT Jadi Incaran Wisatawan, Ada Air Terjun Pangkadari

    4 Air Terjun Tertinggi di NTT Jadi Incaran Wisatawan, Ada Air Terjun Pangkadari

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Selain terlihat kece dan unik, air terjun yang ada di Provinsi NTT ini terbilang tinggi. Maka pada kesempatan ini kita akan bahas beberapa air terjun tertinggi yang terletak di Kabupaten Manggarai.   Manggarai | Ada hal yang tidak kita ketahui bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu provinsi di timur Indonesia yang memiliki ragam […]

  • Ketua DPRD Belu Ajak Kristo Rin Duka Bangun Keharmonisan

    Ketua DPRD Belu Ajak Kristo Rin Duka Bangun Keharmonisan

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPRD Kabupaten Belu Jeremias Manek Seran Jr mengajak Kristo Rin Duka yang telah dilantik menjadi anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) agar bersama menciptakan hubungan yang harmonis demokratis dalam lembaga legislatif terhormat, kemitraan dengan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Belu. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/08/08/pelantikan-anggota-dprd-belu-paw-bupati-jangan-cederai-kepercayaan-masyarakat/ Demikian ajakan yang ditekankan Manek […]

  • Pemerkosa & Pembunuh Pdt Cantik Melinda Zidemi Ditangkap

    Pemerkosa & Pembunuh Pdt Cantik Melinda Zidemi Ditangkap

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang, Garda Indonesia | Setelah menjadi buron, 2 (dua) pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Pendeta Melinda Zidemi (24) akhirnya ditangkap. “Pelakunya sudah ditangkap, dua orang, sekarang langsung dibawa ke Mapolda,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, saat ditemui di Mapolda, Kamis/28 Maret 2019. Dirilis dari hebatriau.com, lanjut Kabid Humas Polda Sumsel, menyampaikan bahwa […]

  • Terpantau Bibit Siklon Tropis 98S, Waspada Hujan Angin 8—11 April

    Terpantau Bibit Siklon Tropis 98S, Waspada Hujan Angin 8—11 April

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | BMKG dalam rilis resminya menyampaikan bahwa terpantau adanya bibit siklon tropis 98S di Laut Arafuru. Potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah. Dampak tidak langsung dari bibit Siklon Tropis 98S  terhadap cuaca di NTT yaitu adanya potensi peningkatan intensitas curah hujan dan peningkatan kecepatan […]

  • Direktorat PPKPL Transplantasi Ribuan Terumbu Karang di Flores Timur

    Direktorat PPKPL Transplantasi Ribuan Terumbu Karang di Flores Timur

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut (PPKPL) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan transplantasi terumbu karang pada Sabtu, 6 Juli 2024. Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat Kelurahan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi transplantasi karang dilakukan di Kawasan Perlindungan Terumbu Karang Larantuka. Kegiatan ini merupakan Program Direktorat […]

  • Kinerja Bank NTT di Awal Tahun 2022, Catat Laba 100 Miliar dalam 76 Hari

    Kinerja Bank NTT di Awal Tahun 2022, Catat Laba 100 Miliar dalam 76 Hari

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2021 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2022 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), yang dihelat pada Kamis, 17 Maret 2022 pukul 10.00—12.00 WITA di Labuan Bajo dibuka langsung Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai pemegang saham pengendali dan memimpin […]

expand_less