Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Loading

Trik kecil Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah membuahkan hasil, anak-anak dengan rela mengeluarkan lem aibon dari dalam pakaian mereka masing-masing.

 

Merauke | Perjuangan Pemerintah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, melawan penyakit sosial tak sehat ratusan anak-anak kecanduan menghirup aroma lem aibon/fox/castol, intensif dilakukan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah. Dirinya beserta Dinas Sosial Kabupaten Merauke rajin berkeliling dan menemui anak-anak.

Seperti yang dilakukan Wabup Merauke pada Jumat, 13 Juni 2025, menyisir wilayah di sekitar GOR Hiad Say lalu menemui dan meminta dengan ramah kepada sekitar 7 (tujuh) anak untuk mengeluarkan lem aibon yang disembunyikan di dalam pakaian mereka.

Trik kecil Fauzun Nihayah membuahkan hasil, anak-anak dengan rela mengeluarkan lem aibon dari dalam pakaian mereka, seperti dipotret dari reels Facebook, FauzunNihayah Merauke. Ia pun mengimbau semua toko maupun kios agar tak lagi menjual lem aibon.

“Saya Wakil Bupati Merauke menghimbau, untuk semua #toko dan kios-kios yang berada di Kabupaten Merauke untuk tidak #menjual lem fox/aibon/castol kepada anak-anak di bawah umur. Kami akan menyelidiki jika ada yang dengan sengaja menjual kepada anak-anak untuk di konsumsi, maka kami pemerintah tidak segan-segan akan memberikan sangsi hukum,” ucapnya tegas.

Perjuangan tak henti

Sebulan sebelumnya, Sabtu, 2 Mei 2025, Fauzun Nihayah juga menemui puluhan anak-anak pecandu lem Aibon di belakang Stadion Mini Maro Merauke. Anak-anak pecandu lem aibon ini datang dari keluarga yang orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap. Bahkan orang tua mereka cenderung membiarkan anak-anak ini menjadi ‘pemulung’ untuk mendapatkan uang, membuat anak-anak ini tidak sekolah bahkan putus sekolah.

Dilansir dari Cendrawasih Pos, saat menemui puluhan anak-anak tersebut yang orang tuanya tinggal di belakang Stadion Mini Maro tersebut, Fauzun Nihayah meminta anak-anak tersebut berhenti untuk menghirup lem aibon, karena akan merusak kesehatan dan masa depan mereka.

Fauzun Nihayah bahkan menanyakan di mana mereka selalu membeli lem aibon tersebut yang jawab oleh anak-anak itu di kios sekitar Pasar Baru Merauke. “Nanti kita tertibkan untuk para pedagang baik toko maupun kios-kios untuk stop menjual lem aibon kepada anak-anak. Jangan karena hanya mau dapatkan uang sehingga melayani juga anak-anak yang datang beli lem dan ini merusak anak-anak kita,’’ tekannya.

Perjuangan melawan arus lem aibon pun diinisiasi oleh Ewin Falupi yang mengungkapkan bahwa Merauke jadi kota paling ujung di Indonesia, namun kasus lem aibon di sana belum ada ujungnya.

Diungkapkan Ewin Falupi, kasus aibon di Merauke marak sejak beberapa tahun belakang. 400 anak di Merauke dilaporkan kecanduan lem aibon. Anak-anak yang kecanduan, bebernya, pernah dibina, namun belum berhasil karena kios-kios masih bebas menjual lem aibon ke anak-anak.

Ewin Falupi pun menggagas petisi agar ada aturan yang melarang penjualan lem aibon ke anak-anak. Kalau kamu setuju, bisa dukung petisinya Ewin di http://change.org/KecanduanLemAibon (*)

Sumber (*/Cendrawasih Pos+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habituasi Warga Flores Timur dan Sikka Hadapi Debu Vulkanik Lewotobi

    Habituasi Warga Flores Timur dan Sikka Hadapi Debu Vulkanik Lewotobi

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Debu vulkanik Lewotobi menyebar, menyelimuti jalan, atap rumah, dan tanaman para petani. Para warga diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas. Tak hanya itu, petani jambu mete di Kabupaten Sikka pun terancam gagal panen.   Lewotobi | Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kembali erupsi dengan ketinggian mencapai 18.000 meter dari […]

  • Data Makin Akurat, Ayo Sukseskan Sensus Pertanian 2023

    Data Makin Akurat, Ayo Sukseskan Sensus Pertanian 2023

    • calendar_month Jum, 19 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pencanangan Sensus Pertanian tahun 2023 (ST2023) dilaksanakan pada Senin, 15 Mei 2023. Presiden Jokowi menegaskan bahwa data yang akurat sangat diperlukan untuk memutuskan sebuah kebijakan yang tepat, salah satunya dalam sektor pertanian. Sektor pertanian, tekan Presiden Jokowi, merupakan sektor yang memiliki peran yang sangat strategis. Oleh sebab itu, pelaksanaan sensus pertanian […]

  • Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Hasil sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (Ketua KPU) Hasyim Asy’ari dipecat lantaran terbukti melakukan kasus asusila pada Rabu, 3 Juli 2024. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan,” ujar Ketua DKPP RI Heddy Lugito […]

  • Presiden Jokowi : Sederhanakan Prosedur, Segera Salurkan BST Tunai & BLT Desa

    Presiden Jokowi : Sederhanakan Prosedur, Segera Salurkan BST Tunai & BLT Desa

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 telah membuat pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut terdiri atas gratis listrik untuk pelanggan 450VA dan juga diskon 50 persen untuk pelanggan 900VA bersubsidi, bantuan Kartu Sembako untuk 20 juta penerima, Program Keluarga Harapan yang diberikan kepada 10 juta keluarga, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, dan […]

  • ICRAF, DPPPA & PUSPA NTT Ungkit Pengarusutamaan Gender

    ICRAF, DPPPA & PUSPA NTT Ungkit Pengarusutamaan Gender

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Guna meningkatkan kesadaran berbagai pihak terkait peran perempuan dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, menghimpun informasi tentang pemberdayaan perempuan dan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) yang responsif gender, maka ICRAF Indonesia menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPPPA NTT) dan Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan […]

  • Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika St. Paulus Ruteng secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas, David Djerubu, S.Fil,.MA di lapangan sepak bola Unika St. Paulus ruteng, pada Senin, 24 Agustus 2020. Dalam sambutan pembuka, David Djerubu, S.Fil,.MA mengungkapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa baru […]

expand_less