Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Lombok Ini Pulau Bukan Penyedap Rasa

Lombok Ini Pulau Bukan Penyedap Rasa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Diksi lombok sempat menjadi pembahasan seru dan memantik saat penyegaran berbahasa Indonesia yang dihelat Balai Bahasa Provinsi NTT pada 7—10 Mei 2025. Dari diksi lombok lalu dibahaslah dengan alot makna penyedap rasa pedas ini menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Keseruan perspektif pun bermunculan dari sekitar 50 perwakilan media yang memadati aula BPMP Provinsi NTT, meski memakai pendingin ruangan, namun suhu saat itu terasa panas ulah diksi lombok.

Tertarik menelisik apa makna diksi lombok menurut KBBI? Bagi yang sudah mengunduh dan memiliki aplikasi versi daring atau luring, maka silakan ditelisik, namun jika Anda belum memiliki di gawai kesayangan, maka berikut tautannya : https://play.google.com/store/apps/details?id=yuku.kbbi5

Eits !, sabar.., kali ini saya tak membahas lombok tentang penyedap rasa, namun lombok sebagai pulau di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan ini pertama kali, saya menginjakkan kaki di pulau seluas 4.738,65 km² yang dipadati oleh suku Sasak (suku asli Pulau Lombok), suku Jawa, dan Bali. Di pulau inilah, Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat berada.

Dan ini bukan sebuah kebetulan loh, saya dapat menginjakkan kaki (menggunakan sepatu tentunya [bukan tanpa alas kaki], hehee), juga berkat perhelatan media gathering Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus pada Senin, 30 Juni hingga Rabu, 2 Juli 2025, mengikutsertakan 42 jurnalis dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemilihan waktu media gathering pada waktu akhir Juni memasuk awal Juli 2025, mungkin merupakan era transformasi Pertamina dengan semangat Onward to Next Level of Excellence, sebuah semangat, cara berpikir, cara pandang, dan cara bertindak yang menekankan pentingnya mengutamakan serta memperkuat semangat korporat. Salah satu dari 3 (tiga) kaidah one action Pertamina, sinergi dan kolaborasi.

Lagi, ini bukan kebetulan loh, saya bisa berada di pulau yang memiliki sirkuit Mandalika, lokasi ajang balap bertaraf internasional. Sirkuit Mandalika memiliki panjang lintasan 4,31 kilometer. Sirkuit ini juga dikenal dengan nama Pertamina Mandalika International Circuit dan memiliki 17 tikungan yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KAK) Mandalika.

Puji Tuhan, bisa melihat langsung sirkuit, lokasi jatuhnya pembalap Repsol Honda Marc Marquez di tikungan ketujuh dalam sesi kualifikasi MotoGP Mandalika 2024, saat Marquez hendak menyalip rider Gresini Racing MotoGP hingga terjatuh dua kali.

Tak hanya itu, kami pun memperoleh kesempatan berharga menjajal Sirkuit Mandalika pada Selasa siang, 2 Juli 2025. Meski mengendarai motor matic 150cc dan 4 (kali) mengitari sirkuit (total 17,24 kilometer, diterpa angin, suhu udara panas dan teriknya matahari) dengan panduan dari tim MotoGp Mandalika, namun sensasi berkendara benar-benar memompa jantung dan melecut adrenalin. Tentunya, ini berkat persiapan dari panitia penyelenggara, JP Pro Bali yang dipercaya Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melayani kami dengan penyedap rasa.

Pengalaman berkendara di Sirkuit Mandalika menjadi pengalaman berharga yang tak bisa terulang lagi, namun hanya bisa dikenang sepanjang hidup. Sensasi berkendara pun layaknya disiapkan dan disediakan seperti kami sementara balapan. Namun, ini sebatas experience.

Walah, kok dengan penyedap rasa? Ya, karena mereka memperlakukan kami dengan sangat teliti, tersistem, dan memberikan layanan superior. Terima kasih JP Pro Bali.

Sekali lagi, ini berkat dukungan Danantara Indonesia dan Pertamina menginisiasi media gathering bertajuk, Energizing Moments Strengthning Connections. Namun di tengah euforia media gathering, suasana duka menyelimuti salah satu peserta asal NTT, Siti, suami tercinta berpulang ke ribaan-Nya. Ucapan duka dan empati teman sesama jurnalis dan panitia perhelatan memenuhi dinding WhatsApp grup.

Sebelumnya, pada pagi hari, kami menikmati indahnya matahari terbit dari balik bukit di Selong, Desa Sembalun, Lombok Timur. Dinginnya suhu udara sekitar 16 derajat tak sebanding dengan suguhan panorama indah sambil menikmati sarapan pagi.

Dan, sensasi semakin bertambah dengan menikmati kopi Lunaco jenis Arabika di Kebon Kupi pada ketinggian 1.277 mdpl di kaki Gunung Rinjani.

Terima kasih Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, kami juga disuguhi malam ramah tamah dengan taburan entertainment & doorprize. Suatu saat nanti, momen seperti ini mungkin tak bisa terulang, namun hanya bisa dikenang.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komodo Dijual Ke Luar Negeri, Ini Sikap Tegas Pemprov NTT

    Komodo Dijual Ke Luar Negeri, Ini Sikap Tegas Pemprov NTT

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komodo atau juga disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies biawak besar yang hanya terdapat di Pulau Komodo dan Pulau Rinca di Provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia. Komodo telah ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia dan habitatnya dipelihara dan dilindungi di Taman Nasional Komodo (TNK) Namun pada Rabu/27 Maret […]

  • Pemegang Saham Senang, Produk UMKM Bank NTT Tembus Pasar Nasional

    Pemegang Saham Senang, Produk UMKM Bank NTT Tembus Pasar Nasional

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Salah satu pemegang saham seri A Bank NTT,  Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh mengaku sangat senang usai melihat belasan produk UMKM binaan Bank NTT yang diakui kualitasnya sehingga berhasil masuk pasar nasional.  Bahkan 2 (dua) lembaga bisnis besar di tanah air, yakni Indomaret dan Krealogi mengaku sangat senang bisa berkolaborasi […]

  • Lion Air Tawarkan Tarif Promo Jelajahi Medan & Jayapura

    Lion Air Tawarkan Tarif Promo Jelajahi Medan & Jayapura

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lion Air (Kode Penerbangan JT) member of Lion Air Group mengumumkan program promo bertajuk #LIBURANMAKINMUDAH pada beberapa rute penerbangan domestik efektif 1 Maret 2019 untuk menggugah minat ‘Trend Traveling’ Era Milenial. Tarif promo 50% dibawah tarif normal tersedia di rute yang dilayani dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) menuju Medan […]

  • Bank NTT Bakal Kelola KUR Rp1 Triliun

    Bank NTT Bakal Kelola KUR Rp1 Triliun

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Ditekankan Laka Lena, dirinya dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma fokus pada program one product one village (OPOV) membuka peluang pasar hingga permodalan dari sektor jasa keuangan.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sesi penutupan Program Bangun Karya pada Rabu sore, 4 Juni 2025, mendorong semua kabupaten/kota untuk memiliki produk unggulan yang […]

  • Tutup Lokalisasi KD, Tiap PSK Bakal Peroleh Uang Pembinaan 5,5 Juta

    Tutup Lokalisasi KD, Tiap PSK Bakal Peroleh Uang Pembinaan 5,5 Juta

    • calendar_month Sen, 17 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Rencana Pemerintah Kota Kupang melaksanakan penutupan Lokalisasi Karang Dempel (KD) tetap akan berlangsung pada Januari 2019. Tersisa 16 hari menuju pada penutupan, Pemkot Kupang tetap pada pendirian dan tidak akan merubah keputusan yang telah ditetapkan; pencabutan ijin penginapan di area KD akan tetap dilaksanakan. Wakil Walikota Kupang, dr Herman Man kepada […]

  • Masa Bodoh dengan Hasil Rapat, Ruangan Kepsek SMAN Kie Disegel Komite

    Masa Bodoh dengan Hasil Rapat, Ruangan Kepsek SMAN Kie Disegel Komite

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kie-TTS, Garda Indonesia | Menindaklanjuti hasil rapat bersama Komite, Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Dewan Pendiri SMAN Kie pada Selasa, 3 September 2019, dengan rekomendasi kepala sekolah harus melakukan rekonsiliasi bersama para guru dalam jangka waktu satu minggu. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/09/05/bersikap-tak-acuh-kepala-sman-kie-tuai-protes-dari-gurukomite-dewan-pendiri/ Maka pada Senin, 9 September 2019, Komite dan dewan pendiri hadir di sekolah […]

expand_less