Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Makanan Pedas Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Tips Aman dan Sehat

Makanan Pedas Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Tips Aman dan Sehat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Loading

Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, M.Gizi. menjelaskan cabai sebagai sumber utama rasa pedas mengandung berbagai zat aktif penting, seperti vitamin C dan vitamin A yang berperan sebagai antioksidan dan capsaicin.

 

Bogor | Makanan pedas sudah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner di Indonesia. Mulai dari ayam geprek, seblak, ayam taliwang, dendeng balado, hingga oseng mercon, rasa pedas tak hanya membangkitkan selera, tapi juga memberikan sensasi yang banyak dicari para pecinta makanan. Namun, di balik sensasi panas di lidah, hidangan pedas ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan.

Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, M.Gizi, menjelaskan bahwa cabai sebagai sumber utama rasa pedas mengandung berbagai zat aktif penting, seperti vitamin C dan vitamin A yang berperan sebagai antioksidan, serta capsaicin yang menghasilkan rasa pedas khas. “Kandungan ini membantu memperkuat sistem imun dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit,” ujarnya, dikutip dari situs resmi IPB University, Sabtu, 28 Juni 2025.

Capsaicin juga dikenal efektif meningkatkan metabolisme, sehingga pembakaran kalori lebih cepat dan membantu proses penurunan berat badan. Selain itu, penelitian menunjukkan zat ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Capsaicin pun memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik, serta bermanfaat bagi kesehatan jantung karena membantu memperbaiki profil lemak darah dan fungsi pembuluh darah. Meski demikian, pakar tetap mengimbau agar konsumsi makanan pedas dilakukan dalam batas wajar agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Manfaat kesehatan dari makanan pedas yang didukung oleh penelitian, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar:

1. Meningkatkan metabolisme. Kandungan capsaicin (zat pedas pada cabai) dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori dengan cara mempercepat metabolisme tubuh.

2. Menekan nafsu makan bberlebihan Beberapa studi menunjukkan makanan pedas bisa membantu merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi keinginan makan berlebih.

3. Baik untuk kesehatan jantung, Capsaicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan sirkulasi darah.

4. Membantu meredakan nyeri, Capsaicin sering digunakan dalam krim atau salep pereda nyeri karena sifatnya yang bisa memblokir sinyal rasa sakit ke otak.

5. Menjaga daya tahan tubuh Cabai kaya vitamin C dan antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Baik untuk pencernaan (dengan syarat), Bagi sebagian orang, makanan pedas bisa merangsang produksi asam lambung, membantu pencernaan, dan melawan bakteri jahat. Tapi jika punya maag atau GERD, justru bisa memperburuk gejala.

7. Membantu melegakan hidung tersumbat. Saat makan pedas, hidung sering meler. Ini karena capsaicin membantu mengencerkan lendir, sehingga saluran pernapasan lebih lega.

Tips aman makan pedas

  1. Makan pedas setelah makan nasi atau makanan pokok dulu. Jangan makan cabai atau sambal saat perut kosong, karena bisa memicu iritasi lambung.
  2. Campur dengan makanan penetral. Kombinasikan cabai dengan protein (telur, ayam, ikan) atau sayur berserat untuk menyeimbangkan efek pedas.
  3. Pilih cabai segar dan bersih. Hindari sambal basi atau cabai busuk — bisa menyebabkan keracunan makanan.
  4. Perhatikan porsinya. Cukup sedikit dulu, lihat reaksi tubuhmu. Kalau sudah biasa, boleh naikkan sedikit demi sedikit.
  5. Minum susu atau makan yogurt kalau kepedasan. Susu mengandung kasein yang bisa menetralkan capsaicin lebih cepat dibanding air putih.
  6. Jika punya masalah lambung, konsultasikan dulu. Orang dengan maag kronis, GERD, atau radang lambung sebaiknya batasi konsumsi cabai.(*)

Sumber (*/Goodnews+ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSSI NTT Tetapkan Jadwal Soeratin Cup U-13 dan U-15

    PSSI NTT Tetapkan Jadwal Soeratin Cup U-13 dan U-15

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Dibeberkan Muis, per 20 Juni 2025, sudah ada 9 tim sepak bola yang mendaftar untuk terlibat dalam Soeratin Cup U-13 dan ada 12 tim yang akan ikut dalam Soeratin Cup U-15.   Kupang | PSSI Provinsi NTT resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Soeratin Cup U-13 dan U-15 yang dihelat mulai Sabtu, 28 Juni 2025. Event sepak […]

  • Tarif Cukai Rokok Naik Bertahap Pada Tahun 2023—2024

    Tarif Cukai Rokok Naik Bertahap Pada Tahun 2023—2024

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen pada tahun 2023 dan 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan tarif CHT pada golongan sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret kretek tangan (SKT) akan berbeda sesuai dengan golongannya. “Rata-rata 10 persen, […]

  • Beredar Hoaks Berhenti Total 3 Hari, Ini Penjelasan Gugus Tugas Kota Kupang

    Beredar Hoaks Berhenti Total 3 Hari, Ini Penjelasan Gugus Tugas Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak Rabu—Kamis, 8—9 April 2020, beredar informasi di berbagai platform media sosial tentang penghentian aktivitas sosial seluruh masyarakat Kota Kupang selama tiga hari penuh, mulai tanggal 10—12 April 2020. Informasi ini kemudian diklarifikasi langsung oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang, selaku Humas Gugus Tugas Covid-19 […]

  • Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

    Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Komunitas Karaja diinisiasi oleh perempuan muda Roswita Asti Kulla, sejak tahun 2019, berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelestarian budaya lokal.   Sumba Barat | PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan bantuan bahan baku kain tenun berupa 80 bantal/ball […]

  • Lagi, YPKM dan KASOGI Bantu Rumah untuk Warga Desa Pusu TTS

    Lagi, YPKM dan KASOGI Bantu Rumah untuk Warga Desa Pusu TTS

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM), dan Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) kembali memberikan bantuan 1 (satu) unit rumah layak huni ke Adelina Missa (40) warga desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); diserahkan secara simbolis pada Sabtu 11 Juni 2022. Informasi yang dihimpun dan […]

  • Kemenparekraf Terapkan Kebijakan Bekerja dari Rumah bagi ASN

    Kemenparekraf Terapkan Kebijakan Bekerja dari Rumah bagi ASN

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi sebagian aparat sipil negara (ASN) dalam upaya menekan penyebaran wabah Covid-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam pernyataannya, pada Senin, 16 Maret 2020, mengatakan keputusan ini diambil sesuai dengan […]

expand_less