Alumni Semarakkan Jalan Sehat 75 Tahun SMPK Giovanni Kupang

Loading

Para alumni yang rata-rata berusia 40+ hingga 50+ pun bersemangat dan menyisihkan waktu akhir pekan mengikuti jalan sehat menempuh jarak 4,5 kilometer yang dihelat pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025 pukul 06:30—08:16 Wita.

 

Kupang | Olahraga jalan kaki memiliki banyak manfaat bagi orang berusia di atas 50 tahun. Aktivitas ini mudah dilakukan, minim risiko cedera, dan tidak memerlukan peralatan khusus.

Olahraga berbiaya murah dan praktis ini kerap digunakan berbagai lembaga/instansi dalam memeriahkan peringatan hari ulang tahun maupun seremonial lainnya.

Layaknya dihelat oleh SMP Katolik Giovanni Kupang dalam memeriahkan hari ulang tahun ke-50 pada Jumat, 1 Agustus 2025. Sekolah yang didirikan di bawah pengelolaan Kongregasi Bunda Hati Kudus (BHK) kemudian resmi berubah nama menjadi SMPK Giovanni Kupang pada 11 Januari 2003, di bawah pengawasan Yayasan Swastisari ini melibatkan para alumni.

Para alumni yang rata-rata berusia 40+ hingga 50+ pun bersemangat dan menyisihkan waktu mengikuti jalan sehat yang dihelat pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025 pukul 06:30—08:16 Wita. Para alumni tahun 1990 hingga 1998 kelahiran 1973—1980, melumat rentang jarak sekitar 4,5 kilometer dari Jalan El Tari hingga finish di Lapangan Sport Center Giovanni.

Iring-iringan peserta jalan sehat diwarnai aksi drum band dari Kwarda Pramuka Provinsi NTT dan SMP Katolik Giovanni Kupang.

Kepala SMP Katolik Giovanni Kupang, Romo Joannes Paulus Bria, Pr., S.Fli., M.M. mengajak para alumni untuk berpartisipasi memeriahkan pesta intan 75 tahun sekolah yang telah melahirkan sekitar dua puluh ribu lulusan yang telah bekerja dan berkarya di berbagai instansi pemerintah maupun swasta yang tersebar di dalam negeri maupun luar negeri.

“Berziarah dalam terang pengharapan, saya mengajak para alumni sekalian mengikuti dan berpartisipasi dalam jalan sehat maupun puncak perayaan, misa syukur yang akan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni,” imbau Romo Jobri, sapaan akrabnya.

Perhelatan jalan sehat pun berjalan lancar, panitia menyiapkan mobil ambulans yang mengikuti para peserta dari garis start hingga finis.

Simak video jalan sehat: https://www.instagram.com/reel/DMkxI13TFoL/?igsh=MXQ3a2Y4ODg0eDU0dw==

Lantas, apa saja manfaat utama olahraga berjalan kaki atau jalan sehat?. Berikut manfaatnya :

1. Menjaga kesehatan jantung. Jalan kaki secara rutin membantu memperkuat jantung, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki sirkulasi darah—mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Mengontrol berat badan. Dengan membakar kalori dan meningkatkan metabolisme, jalan kaki membantu mencegah kenaikan berat badan yang umum terjadi di usia lanjut.

3. Meningkatkan kesehatan tulang dan sendi. Berjalan secara teratur mengurangi kekakuan sendi, memperkuat tulang, serta menurunkan risiko osteoporosis dan radang sendi (osteoarthritis).

4. Menurunkan risiko diabetes tipe 2. Aktivitas ini membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih baik, sehingga cocok bagi yang ingin mencegah atau mengendalikan diabetes.

5. Meningkatkan kesehatan mental. Jalan kaki di pagi hari atau sore hari dapat mengurangi stres, kecemasan, dan risiko depresi. Ini juga membantu meningkatkan kualitas tidur dan menjaga fungsi otak.

6. Menjaga keseimbangan dan mencegah jatuh. Berjalan melatih otot kaki dan koordinasi tubuh, yang penting untuk menjaga keseimbangan dan mencegah cedera akibat jatuh.

7. Memperpanjang harapan hidup. Studi menunjukkan bahwa lansia yang rutin berjalan kaki memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding yang tidak aktif.

Penulis (+Roni Banase/ragam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *