Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rekomendasi Gubernur NTT Kepada Pengembang Geotermal

Rekomendasi Gubernur NTT Kepada Pengembang Geotermal

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Loading

Di PLTP Sokoria, disebutkan bahwa sebagian besar warga (sekitar 85%) mendukung PLTP Sokoria karena manfaat listrik, kerja, dan ekonomi. Sisanya menolak karena dugaan dampak lingkungan yang tidak terbukti secara signifikan di lapangan.

 

Mataram | Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, hadir di kantor PT PLN (Persero) Pusat, menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan-perbaikan berkelanjutan kepada pimpinan pengembang panas bumi demi keberlangsungan sejumlah proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di NTT, Senin, 28 Juli 2025.

Kunjungan Gubernur Laka Lena merupakan tindak lanjut atas uji petik yang dilakukan Satgas Pemprov di sejumlah wilayah kerja panas bumi (WKP) guna memverifikasi dan memvalidasi fakta lapangan terkait pengembangan PLTP, serta kunjungannya ke beberapa titik geotermal dalam rangka berdialog dengan masyarakat terdampak beberapa waktu lalu.

Di hadapan PT PLN (Persero) serta tim pengembang yang terdiri dari PT Sokoria Geothermal Indonesia, PT Daya Mas Nage Geothermal, dan PT Geo Dipa Energi, Gubernur Melki bersama pejabat Pemprov NTT lainnya, menjabarkan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pengembangan panas bumi di lapangan, mulai dari manifestasi, kondisi jalan, realisasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), sampai isu kesehatan dan lingkungan yang berputar di sekitar masyarakat.

“Intinya adalah pelaksanaan dialog antara pemprov, pemkab, desa, pengembang geothermal dan masyarakat yang pro dan kontra harus dilakukan secara masif dan terukur serta dilaksanakan di lokasi itu saja, agar pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak dapat menyusup dalam dialog tersebut,” jelas Gubernur Melki.

Berdasarkan temuan tim Satgas, Gubernur Melki menegaskan perlunya tindakan antisipasi retakan untuk mencegah timbulnya manifestasi baru. Ini dapat dilakukan melalui kajian pemetaan pola sebaran keretakan, terutama di lokasi WKP PLTP Mataloko. Di samping itu, penting untuk menggunakan teknologi presisi tinggi agar manifestasi tidak muncul di lokasi lain.

Terkait proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Gubernur Laka Lena menegaskan pembangkit ini patut dipertahankan dan ditingkatkan sebagai pemasok utama listrik di Kabupaten Manggarai. Sejalan dengan itu, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang konsep dan dampak geothermal terhadap manusia dan ekosistem perlu ditingkatkan agar masyarakat semakin memahami pentingnya perluasan kapasitas PLTP Ulumbu demi terpenuhinya energi listrik yang andal.

“Dialog harus dikedepankan, terutama dengan penolak geotermal. Jika dialog sudah dilaksanakan dengan baik, kegiatan konstruksi bisa dilanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, di PLTP Atadei, Gubernur Laka Lena menyampaikan tim pengembangan mesti segera menyelesaikan penyesuaian harga ganti rugi pemilik tanah melalui pendekatan intens dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Gubernur NTT berpose bersama Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero), Suroso Isnandar. Foto : tim PLN

Di PLTP Sokoria, disebutkan bahwa sebagian besar warga (sekitar 85%) mendukung PLTP Sokoria karena manfaat listrik, kerja, dan ekonomi. Sisanya menolak karena dugaan dampak lingkungan yang tidak terbukti secara signifikan di lapangan.

Tim pengembang dinilai perlu mengadopsi mekanisme pengaduan dan pemantauan partisipatif, melaksanakan sosialisasi yang konsisten dan berkelanjutan dalam setiap tahapan aktivitas, serta mengarahkan program CSR agar lebih menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Menanggapi rekomendasi Gubernur Melki, EVP Panas Bumi PT PLN (Persero), John Y.S. Rembet, mengurai sejumlah agenda ke depan mengacu pada temuan tim satgas, akan dilakukan kegiatan pada green area terlebih dahulu (access road, wellpad G, J, dan D) setelah pelaksanaan FPIC di Poco Leok.

Sementara terkait manifestasi di PLTP Mataloko, akan dilakukan studi risiko kemunculan manifestasi baru, serta rencana pembangunan geopark (remidiasi lingkungan) yang saat ini sedang dalam tahap proses pengajuan anggaran.

Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menyampaikan untuk swasembada energi, geotermal di Flores merupakan berkah yang punya potensi besar mendorong laju perekonomian di NTT.

“Akan dilakukan perbaikan dan penyempurnaan sesuai rekomendasi,” ucap Suroso.

Hadir di lokasi, General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Yasir, mengungkapkan dalam upaya swasembada energi, PLN melibatkan beberapa teknologi kunci yang teruji dalam hal konversi energi panas bumi menjadi listrik.

PLN, kata GM Yasir, juga harus memastikan sepanjang penggarapan dan operasional PLTP di NTT selalu sejalan dengan pemantauan kondisi lingkungan sekitar. Pemantauan lingkungan sekitar wilayah geothermal ini mencakup aspek kualitas air, udara, getaran, kebisingan, termasuk kondisi sosial masyarakat sekitar proyek.

“Lahan di PLTP Atadei sedang proses pembebasan dan program CSR penyediaan air bersih sedang berjalan. Dengan hadirnya Pak Gubernur, turun langsung dan berdialog dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan, ini menunjukkan dukungan pemerintah,” ucap GM Yasir.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Covid-19, Webinar Edukasi IGI Flores Timur Jadi Wahana Belajar

    Belajar dari Covid-19, Webinar Edukasi IGI Flores Timur Jadi Wahana Belajar

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, membuat banyak perubahan di segala bidang kehidupan manusia pada skala besar maupun kecil, pada tingkat desa maupun nasional bahkan internasional. Pandemi Covid-19 begitu kuatnya mengguncang dunia hingga dalam jangka waktu yang begitu singkat, sang virus sudah menjadi objek yang mengerikan karena memakan jutaan […]

  • Komisaris & Direksi Bank NTT Berani ‘Pink’ dan Turun ke Jalan di ‘Valentine Day’

    Komisaris & Direksi Bank NTT Berani ‘Pink’ dan Turun ke Jalan di ‘Valentine Day’

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Warna pink sering kali dikaitkan dengan hal-hal yang romantis karena warnanya yang lembut dan dikaitkan dengan Hari Valentin, warna ini bukan berasal dari bunga mawar yang notabene sering dijadikan sebagai hadiah di hari kasih sayang. Warna pink juga jadi latar kegiatan Bank NTT pada momentum Valentine Day pada Jumat, 14 Februari […]

  • Harbelnas PLN, Puluhan Ribu Order Banjiri Marketplace UMKM

    Harbelnas PLN, Puluhan Ribu Order Banjiri Marketplace UMKM

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Program Hari Belanja Nasional (Harbelnas) PLN dengan bonus promo diskon tambah daya di  marketplace aplikasi PLN Mobile sukses membuat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dibanjiri puluhan ribu pelanggan. Tercatat jumlah pelanggan yang mengikuti program ini lebih dari 28 ribu pelanggan atau mencapai 114 persen dari target. Khusus di NTT, sebanyak […]

  • Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny JA Isu perubahan yang diusung koalisi Capres Anies Baswedan saat ini tidak terlalu bergema. Ini ikut menyumbang elektabilitas Anies yang masih kalah selisih dua digit ( di atas 10 persen) dibandingkan elektabilitas Ganjar Pranowo, terlebih lagi Prabowo Subianto. Tapi mengapa isu perubahan tidak bergema? Jawabnya adalah hukum besi politik. Isu perubahan hanya […]

  • Retret Dalam Biara Kemiskinan Rakyat

    Retret Dalam Biara Kemiskinan Rakyat

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 2Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot, Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Undana Ketika rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT) sempoyongan memikul beban kemiskinan sekujur hidupnya sembari diancam oleh pertanyaan paling primitif: “apa hari ini ada makan?” Gubernur Lakalena dan ratusan hulubalangnya malah ugal-ugalan menghabiskan uang 1.6 miliar rupiah dengan menyemburkan diksi begitu suci, retret. Padahal, beberapa hari […]

  • Penantian 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Teken PKB

    Penantian 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Teken PKB

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) dan Serikat Pekerja PLN meneken perjanjian kerja bersama (PKB) dalam upaya bersama mempercepat proses transformasi perusahaan. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali. Turut disaksikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor pada Rabu, 12 Oktober 2022 di Kantor Pusat […]

expand_less