Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Loading

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi ancaman ini dengan optimis, menyebut warga Papua tetap mencintai Indonesia.

 

Papua | Menjelang peringatan HUT RI ke-80, ketegangan memanas di Papua. Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa larangan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) adalah bentuk teror terhadap masyarakat.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Candra Kurniawan, menyebut seruan tersebut sebagai propaganda untuk menakuti warga.

“Tahun-tahun sebelumnya OPM juga melakukan hal yang sama, yaitu melakukan teror berupa ancaman larangan pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus,” kata Candra, Minggu, 3 Agustus 2025.

Candra memastikan Kodam XVII/Cenderawasih bersama pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat akan bersinergi menyemarakkan peringatan kemerdekaan tahun ini. Ia menegaskan, kedaulatan dan keutuhan wilayah akan tetap dijaga, baik melalui pembinaan teritorial maupun penindakan.

“Untuk tugas tersebut tidak ada penambahan pasukan,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengonfirmasi larangan tersebut dengan alasan “edukasi rakyat Papua” agar hanya mengibarkan Bendera Bintang Kejora dan menggelar upacara pada 1 Desember.

“Kami ingin rakyat Papua paham bahwa Papua bukan bagian dari Indonesia,” tegas Sebby dilansir dari Tempo, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Sebby menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan penyerangan terhadap warga yang tetap mengibarkan Merah Putih, namun akan membubarkan upacara jika di lokasi terdapat keterlibatan TNI-Polri.

“Jadi, kami mengimbau agar TNI-Polri tidak menyamar supaya bisa menaikkan bendera Merah Putih di Papua,” katanya.

OPM juga telah merilis daftar sembilan wilayah yang mereka tetapkan sebagai zona konflik dan terlarang dimasuki oleh non-Papua, khususnya aparat keamanan: Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Puncak Jaya, Intan Jaya, Maybrat, Dogiyai, Paniai, dan Deiyai.

“Di wilayah ini tidak boleh ada orang luar Papua dan TNI-Polri masuk, tak boleh ada pengibaran bendera Merah Putih juga,” ujar Sebby.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi ancaman ini dengan optimis, menyebut warga Papua tetap mencintai Indonesia.

“Kecintaan rakyat di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, saya yakin tidak akan tertukar dengan apa pun. Itu adalah sesuatu yang luar biasa,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Minggu, 3 Agustus 2025.

Koordinator Pastor Pribumi se-Tanah Papua, John Bunay, mengungkapkan bahwa di wilayah seperti Intan Jaya jarang terlihat persiapan pengibaran Merah Putih. Menurutnya, upacara biasanya hanya dihelat di pos TNI atau Polres, dan tidak semua lokasi melaksanakannya.

“Biasanya upacara hanya digelar di pos TNI atau Polres. Tidak semua lokasi mengadakan acara tersebut,” kata John.

John menambahkan, di Papua Tengah dan Pegunungan, upacara bendera jarang dilakukan karena potensi gangguan keamanan.

“Hanya di tempat-tempat tertentu saja yang berani melakukannya,” ujarnya.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lansia Jemaat GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Hidup Penuh Berkat & Bernilai

    Lansia Jemaat GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Hidup Penuh Berkat & Bernilai

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kekayaan sesungguhnya bukanlah kaya harta, namun kaya akan pengalaman,” ujar Dr. Welliam Jayapranata kepada para lansia (opa dan oma) dari Gereja GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/04/14/wisata-lansia-ala-gereja-bait-el-kampung-baru-penfui-kupang/ Sekitar 50 lansia mengikuti Workshop Lansia Bahagia (Happy) yang mengusung tema “Strategi Hidup yang […]

  • Dirut Bank NTT: Festival Desa Binaan Topang Digitalisasi Bank NTT

    Dirut Bank NTT: Festival Desa Binaan Topang Digitalisasi Bank NTT

    • calendar_month Sab, 18 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, Festival Desa Binaan yang diselenggarakan Bank NTT dimaksudkan untuk menopang digitalisasi Bank NTT. Ketika tampil pada Special Dialogue Digitalisasi Bank untuk Mendukung UMKM Provinsi saat Live di Channel YouTube Berita Satu pada Kamis, 16 Juni 2022. Harry mengatakan, Festival Desa Binaan menjadi salah satu […]

  • Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) era pemerintahan Jokowi menjadi prioritas utama melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengingat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) NTT rendah dan masuk kategori provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa kepada […]

  • ‘Digital Lounge’ Ketiga Bank NTT Hadir di Labuan Bajo

    ‘Digital Lounge’ Ketiga Bank NTT Hadir di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Terus hadir dengan inovasi baru dalam layanan perbankan, itulah Bank NTT. Menjawab kebutuhan akan layanan perbankan yang cerdas dan serba digital, maka PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) menghadirkan digital lounge di Labuan Bajo. Ini adalah satu-satunya layanan digital di seluruh daratan Flores, dan menjadi satu-satunya […]

  • Hermanus Man : Calon Pemimpin Perlu Tahu Kelola Konflik

    Hermanus Man : Calon Pemimpin Perlu Tahu Kelola Konflik

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menjadi nara sumber dalam latihan dasar kepemimpinan (LDK) yang dihelat pusat pengembangan anak (PPA) Dewan Anak Kluster Kupang Barat pada Jumat, 29 April 2022, menekankan bahwa anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan perlu mengetahui cara mengelola konflik yang timbul akibat perbedaan. Wakil […]

  • Kadis Kominfo Belu Harap Kemitraan RRI dengan Pemda Ditingkatkan

    Kadis Kominfo Belu Harap Kemitraan RRI dengan Pemda Ditingkatkan

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah adalah pelayan masyarakat, dan masyarakat adalah pendengar RRI. Ke depan, kemitraan antara RRI Atambua dan Pemerintah Daerah semakin ditingkatkan sehingga upaya–upaya pelayanan terhadap masyarakat dapat dilakukan secara optimal. Tentu, pemerintah siap memberi support agar konten–konten RRI lebih melibatkan masyarakat level bawah. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten […]

expand_less